Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Hukum & Kriminal » Chyntia Kalangit Gugat Balik Kejati Sulut

Chyntia Kalangit Gugat Balik Kejati Sulut

  • account_circle Media Alternatif
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dugaan kasus perkara korupsi dana bantuan bencana erupsi Gunung Ruang memasuki babak baru.

Bupati nonaktif Chyntia Kalangit (CK) melalui kuasa hukum Supriadi menggugat balik pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) lewat langkah hukum praperadilan.

banner 336x280

Supriadi mengungkapkan bahwa timnya sedang menyiapkan gugatan praperadilan guna menguji legalitas proses penyidikan yang dilakukan Kejati Sulut.

‎“Kami akan mengajukan praperadilan untuk menguji proses penetapan tersangka, penyitaan, penggeledahan, termasuk dasar penetapan kerugian negara,” ujar Supriadi kepada wartawan usai pemeriksaan kliennya di Kantor Kejati Sulut, Jalan 17 Agustus, Teling Atas, Manado, Rabu (13/5/2026).

‎Pihak kuasa hukum menilai terdapat sejumlah persoalan mendasar dalam penanganan perkara tersebut, khususnya terkait audit kerugian negara yang dijadikan dasar penetapan tersangka.

Menurut Supriadi, hingga kini pihaknya belum memperoleh penjelasan rinci mengenai lembaga auditor maupun metode penghitungan kerugian negara sebesar Rp22,2 miliar yang dipakai penyidik.

‎“Kami tidak tahu audit apa yang dilakukan,” katanya.

‎Ia menegaskan, dalam perkara tindak pidana korupsi, unsur kerugian negara tidak dapat ditetapkan secara asumtif, melainkan harus berdasarkan audit resmi dan kerugian nyata atau actual loss sebagaimana ditegaskan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 25 Tahun 2016.

‎“Kerugian negara harus nyata dan riil, bukan sekadar asumsi atau total loss,” tegasnya.

‎Selain mempersoalkan audit, tim kuasa hukum juga menyoroti tindakan penyitaan dan penggeledahan yang dilakukan penyidik pada November 2025.

Mereka berpendapat, saat tindakan hukum dilakukan, proyek bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana masih berjalan dan belum memasuki tahap akhir penyelesaian pekerjaan.

Menurut pihak kuasa hukum, proyek tersebut ketika itu baru memasuki termin kedua, sementara mekanisme penyelesaian tender disebut baru akan berakhir pada Maret 2026.

‎Karena itu, mereka mempertanyakan dasar penyidik menyimpulkan kerugian negara secara final ketika proyek disebut belum sepenuhnya selesai.

Penjelasan Kejati Sulut :

Di sisi lain, Kejati Sulut menegaskan seluruh proses penetapan tersangka hingga penahanan dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup dan proses hukum yang terukur.

Asisten Intelijen Kejati Sulut, Eri Yudianto, mengatakan penyidik memiliki dokumentasi serta fakta-fakta lapangan terkait dampak penyaluran bantuan kepada korban erupsi Gunung Ruang.

‎“Kami memiliki dokumentasi dan fakta-fakta terkait penderitaan para korban. Penyidikan dilakukan berdasarkan bukti yang cukup,” ujar Eri di Manado, Senin (11/5/2026).

Dalam penyidikan kasus tersebut, Kejati Sulut telah memeriksa sekitar 1.350 saksi dari total kurang lebih 1.900 korban terdampak erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

‎Penyidik menduga terjadi penyalahgunaan dana bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana. Dana yang seharusnya segera disalurkan kepada masyarakat terdampak pada akhir tahun 2024 disebut justru mengendap hingga hampir satu tahun.

“Distribusi bantuan terakhir masih tersisa sekitar 10 persen pada Desember 2025. Artinya dana itu terlalu lama mengendap,” kata Eri.

Kejati menilai kondisi tersebut sebagai dugaan perbuatan melawan hukum karena kepala daerah memiliki tanggung jawab penuh terhadap pengelolaan dan distribusi bantuan kepada masyarakat korban bencana.

Selain keterlambatan distribusi bantuan, penyidik juga mendalami dugaan adanya pengondisian dalam proses pembagian dana kepada korban erupsi Gunung Ruang.

‎‎(*/red)

  • Penulis: Media Alternatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berdasarkan Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara yang dirilis 5 Agustus 2026, persentase penduduk miskin di Sulut pada Maret 2026 turun menjadi 6,32 persen, dibandingkan 6,62 persen pada September 2025.

    Kemiskinan Sulut Turun Jadi 6,32 Persen, Terendah di Pulau Sulawesi

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Tingkat kemiskinan di Sulawesi Utara (Sulut) kembali menunjukkan tren positif. Berdasarkan Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara yang dirilis 5 Agustus 2026, persentase penduduk miskin di Sulut pada Maret 2026 turun menjadi 6,32 persen, dibandingkan 6,62 persen pada September 2025. ‎Penurunan tersebut turut diikuti berkurangnya jumlah penduduk miskin. […]

  • Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokambey saat memimpin rapat paripurna LKPJ Walikota Manado

    Dekot Manado Gelar Paripurna LKPJ Walikota Manado

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Manado akhir tahun anggaran 2024, di ruang paripurna DPRD Manado, Kamis (27/3/2025). “Rapat paripurna mendengarkan LKPJ Walikota Manado yang digelar Kamis ini, kami buka dan terbuka untuk umum,” ucap Ketua DPRD Aaltje Dondokambey. Sementara itu, Wakil Walikota Manado […]

  • Gubernur Yulius Selvanus saat menghadiri Sidang Raya XXXV Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Tahun 2026

    Sidang Raya KGPM XXXV, Gubernur YSK Tegaskan Gereja Jangan Terlibat Politik Praktis

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Minahasa, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), menghadiri sekaligus memberikan materi penguatan pada Sidang Raya XXXV Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Tahun 2026 yang digelar di Kiawa Resort, Selasa (30/6/ 2026). Kehadiran Gubernur YSK menjadi perhatian peserta sidang karena tidak sekadar membuka kegiatan, tetapi juga memberikan pandangan strategis kepada para peserta yang […]

  • Gubernur Yulius saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin Samrat, (foto : istimewa)

    Gubernur Yulius Pimpin Apel Operasi Lilin Samrat 2025

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) resmi memulai Operasi Kepolisian Terpusat ‘Lilin Samrat’ 2025 untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kesiapan pengamanan ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Lapangan Presisi Polda Sulut, Jumat (19/12/2025) sore. Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), didampingi Kapolda […]

  • ilustrasi pepaya, foto : (ist)

    Perhatikan ! Ini 10 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Pepaya

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Jakarta, MEDIAALTERNATIF.ID – Pepaya merupakan salah satu buah-buahan tropis yang digemari banyak orang. Buah ini kaya akan kandungan serat tinggi, indeks glikemik rendah dan rasa manis. Buah ini menawarkan banyak hal yang menjadikannya wajib dikonsumsi oleh semua kelompok umur. Beberapa diantaranya yakni dapat meningkatkan kekebalan tubuh hingga meningkatkan kesehatan pencernaan dan metabolisme. Manfaat makan pepaya […]

  • Frede Aries Massie (FAM)

    ‎Jelang Idul Adha 1447 H, FAM : Maknai Hari Suci Sebagai Perekat Persaudaraan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    ‎Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Tokoh Politik Minahasa Selatan (Minsel) Frede Aries Massie (FAM) mengemukakan bahwa Idul Adha 1447 H merupakan momen yang mengajarkan tentang keikhlasan, pengorbanan, kasih, dan ketakwaan. Menurutnya, Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Perayaan yang juga dikenal sebagai hari raya qurban ini tidak hanya […]

expand_less