IHT Jadi Titik Pacu, SMAN 1 Kumelembuai Bidik Peningkatan Prestasi Akademik
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

IHT SMA N 1 Kumelembuai. (Istimewa)
Kumelembuai, MEDIAALTERNATID.ID – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak berhenti sebagai angka. SMA Negeri 1 Kumelembuai membedah capaian akademik peserta didik melalui In House Training (IHT) Transformasi Pembelajaran.
IHT tersebut menjadi momentum sekolah mengevaluasi proses pembelajaran sekaligus menyusun strategi baru untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Fokusnya pada pembelajaran yang inovatif, adaptif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
Kepala SMA Negeri 1 Kumelembuai, Meylan Rondonuwu, S.Pd., M.AP., mengatakan analisis TKA tahun pelajaran 2025/2026 menunjukkan capaian yang baik pada sejumlah bidang studi.
“Berdasarkan hasil analisis capaian kompetensi TKA, peserta didik SMA Negeri 1 Kumelembuai menunjukkan capaian yang baik di beberapa bidang studi yang diujikan,” ujar Meylan, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, hasil TKA menjadi bahan refleksi untuk melihat penguasaan kompetensi peserta didik sekaligus mengevaluasi strategi pembelajaran yang diterapkan guru.
Meylan menegaskan, kondisi sekolah yang berada di wilayah pedesaan bukan alasan untuk membatasi prestasi akademik peserta didik.
“Walaupun sekolah kami kecil dan berada di daerah pedesaan, peserta didik mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lainnya,” tegasnya.
Hasil analisis menunjukkan potensi peserta didik dalam memahami konsep, menganalisis informasi, dan menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.
Capaian positif terlihat pada sejumlah bidang studi, di antaranya Geografi, Kimia, Bahasa Jepang, Sejarah, Sosiologi, dan Pendidikan Pancasila.
Namun, sekolah tidak ingin berhenti pada capaian tersebut. Data TKA justru dijadikan dasar untuk memetakan kekuatan dan kompetensi yang masih perlu diperkuat.
“Yang terpenting adalah bagaimana hasil ini menjadi dasar bagi guru dan sekolah untuk melakukan refleksi pembelajaran, memperkuat materi yang masih perlu ditingkatkan, serta mengembangkan program akademik secara berkelanjutan,” jelas Meylan.
Melalui IHT, guru didorong menjadikan hasil evaluasi akademik sebagai pijakan dalam merancang pembelajaran yang lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan peserta didik.
Sekolah berharap langkah tersebut mampu meningkatkan kompetensi peserta didik sekaligus memperkuat kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual.
SMA Negeri 1 Kumelembuai memilih menjadikan hasil evaluasi sebagai pijakan untuk terus bergerak maju.
(ster)
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar