Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Gaya Hidup » Hari Valentine, Ini Sejarahnya

Hari Valentine, Ini Sejarahnya

  • account_circle Media Alternatif
  • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Hari Valentine atau Valentine Day merupakan salah satu perayaan yang dinantikan oleh banyak pasangan di seluruh dunia. Pada hari tersebut banyak orang lebih aktif mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayang mereka.

Adapun Hari Valentine dirayakan setiap 14 Februari dan menjadi tradisi yang umum dilakukan hampir di berbagai negara termasuk Indonesia. Pada hari tersebut, banyak pasangan sering memanfaatkan perayaannya untuk memberikan hadiah.

banner 336x280

Hadiah yang diberikan pun bisa bervariasi seperti bunga, cokelat, perhiasaan, atau menghabiskan waktu bersama ke tempat menarik. Tidak jarang sejumlah pasangan merencanakan kegiatan spesial lainnya untuk mempererat hubungan.

Hari Valentine juga menawarkan kesempatan bagi pasangan untuk meluangkan waktu berkualitas bersama, terutama bagi mereka yang memiliki kesibukan. Merayakan hari ini dapat menjadi pengingat akan pentingnya menjaga komunikasi dalam hubungan.

Selain itu, momen ini sering dimanfaatkan untuk menciptakan kenangan indah yang akan dikenang sepanjang hidup. Perayaan Hari Valentine tahun ini jatuh di hari Jumat sehingga memberikan peluang bagi pasangan untuk merencanakan liburan akhir pekan yang romantis.

Sementara itu, di Indonesia perayaan Hari Valentine tidak hanya untuk pasangan tetapi juga populer untuk menunjukan kasih sayang kepada keluarga dan teman-teman terdekat. Tidak jarang kegiatan seru dan hadiah diberikan untuk mereka orang terkasih selain pasangan.

Melansir dari Gramedia, Hari Valentine tercipta karena adanya kematian dari seorang imam dan uskup di Terni, Italia yang mempunyai nama Santo Valentine. Pada saat itu diceritakan bahwa St Valentine adalah seorang pendeta yang taat pada agamanya dan senang membantu orang lain.

Ia juga dikenal sebagai pendeta yang juga sering membantu orang-orang beragama Kristen yang ingin melarikan diri dari penjara Romawi. Penjara ini dikenal sebagai penjara yang sangat kejam karena banyak perlakukan tidak manusiawi yang terjadi disana.

St Valentine saat itu diketahui mengabdi kepada Kaisar Claudius II dan memerintah Roma. Namun, tiba-tiba saja sang Kaisar memberikan keputusan mengenai para laki-laki yang masih lajang untuk tidak diperbolehkan menikah dan harus menjadi bala tentara.

Ia pun menentang keputusan tersebut karena dinilai tidak adil dan melanggar keputusan tersebut dengan cara menikahkan para pasangan muda-mudi yang sedang jatuh cinta. Namun karena hal tersebut Kaisar Claudius II yang mendengarnya pun akhirnya murka.

Kaisar kemudian menghukum St Valentine berupa hukuman mati dengan cara dipenggal kepalanya.

Adapun sebelum mendapatkan hukuman mati St Valentine sempat dipenjara dan bertemu dengan anak gadis dari kepala sipir penjara yang buta. Ia berusaha menyembuhkannya dan ketika anak gadis tersebut sembuh kepala sipir ingin membalaskan jasanya.

Kepala sipir kemudian membantu St Valentine dalam menyelundupkan surat cinta kepada anak gadis yang ia sembuhkan. Dalam surat terakhirnya tertulis frasa penutup “From Your Valentine” atau “Dari Valentine-mu”.

Karena hal tersebut juga membuat banyak orang yang meniru tindakan dari St. Valentine dengan menulis surat cinta dan puisi kepada orang tersayang mereka. Pada abad ke 17 muncul sebuah tradisi untuk merayakan Hari Valentine di seluruh dunia.

Selain itu, cara orang-orang merayakannya dengan menulis kartu ucapan hingga surat cinta dan bertukar hadiah. Hari Valentine semakin dikenal dan akhirnya jadi tradisi tahunan untuk menunjukan rasa sayang lebih besar.

(lp6/red)

  • Penulis: Media Alternatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • School Holiday Escape

    Liburan Sekolah Lebih Berkesan, ARYADUTA Manado Hadirkan Pengalaman Staycation Keluarga yang Hangat dan Terjangkau

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Musim liburan sekolah menjadi momen yang paling dinanti keluarga untuk kembali mempererat kebersamaan di tengah kesibukan sehari-hari. Menjawab kebutuhan tersebut, ARYADUTA Hotels Manado menghadirkan penawaran istimewa bertajuk “School Holiday Escape – School Holiday Family Package”, sebuah pengalaman staycation yang dirancang khusus untuk menghadirkan kenyamanan, keceriaan, sekaligus kebersamaan keluarga dalam satu paket lengkap. […]

  • Hadir di Sulut, Laskar Prabowo 08 Siap Kawal Program Asta Cita Presiden

    Hadir di Sulut, Laskar Prabowo 08 Siap Kawal Program Asta Cita Presiden

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Kehadiran Laskar Prabowo (LP) 08 di Sulawesi Utara (Sulut) adalah untuk mengawal program Presiden Prabowo Subianto di Bumi Nyiur Melambai. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Prabowo 08 Sulut Bambang Dwijatmiko di sela-sela silahturahmi bersama kader, di Manado, Rabu (08/04/2026). Menurut Bambang, dengan terbentuknya LP 08 di daerah salah […]

  • Kepadatan Penduduk Sulut Semester I Tahun 2026. sumber : Dinas Dukcapil-KB Prov Sulut

    Manado Jadi Wilayah Terpadat di Sulut, Bolsel Paling Rendah

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Kepadatan penduduk di Sulawesi Utara menunjukkan kesenjangan yang cukup signifikan antarwilayah. Berdasarkan data Semester I Tahun 2026, jumlah penduduk Sulut mencapai 2.675.552 jiwa yang tersebar di wilayah seluas 13.892,47 kilometer persegi. ‎Secara rata-rata, kepadatan penduduk Sulawesi Utara tercatat 192,59 jiwa per kilometer persegi. ‎Kota Manado menjadi wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi, […]

  • Rapat perdana sekaligus pembekalan bagi seluruh jajaran pengurus di Hotel Aryaduta Manado, Jumat (3/7/2026).

    Hanura Sulut Gelar Rapat Perdana dan Pembekalan Pengurus, Perkuat Konsolidasi Hadapi Agenda Politik

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulawesi Utara menggelar rapat perdana sekaligus pembekalan bagi seluruh jajaran pengurus di Hotel Aryaduta Manado, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi internal serta meningkatkan kapasitas pengurus dalam menghadapi berbagai agenda politik dan organisasi. ‎Rapat diikuti oleh Dewan Penasihat, Dewan Pakar, pengurus DPD, serta […]

  • Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie saat memimpin Apel di Lapangan Presisi Polda Sulut, Senin (1/9/2026)

    Apel Terakhir Kapolda Roycke di Sulut, 1 Tahun 11 Bulan Pimpin Polda: “Kita Bekerja dan Berjuang Bersama

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Lapangan Presisi Mapolda Sulawesi Utara (Sulut) menjadi saksi momen haru ketika Irjen Pol Roycke Harry Langie memimpin apel pagi terakhirnya bersama jajaran, Selasa (1/9/2026). ‎Setelah 1 tahun 11 bulan 5 hari memimpin Polda Sulut, Roycke harus meninggalkan Sulawesi Utara untuk mengemban tugas baru sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) di […]

  • 26 Tahun Dukung Pembangunan Daerah, Gubernur Yulius Apresiasi Dedikasi DWP Sulut

    26 Tahun Dukung Pembangunan Daerah, Gubernur Yulius Apresiasi Dedikasi DWP Sulut

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus diwakili Asisten III Setdaprov Sulut, Fransiscus Manumpil menghadiri peringatan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang dirangkaikan dengan ibadah Natal di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Selasa (09/12/2025) pekan lalu. Perayaan ini mengangkat tema “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”, […]

expand_less