BSG Perkuat Budaya Menabung, 1.000 Pelajar Ramaikan Puncak HIM dan BLK 2026
- account_circle RedaksiMedia
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Puncak Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Kamis (20/8/2026).
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Bank SulutGo (BSG) kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan generasi muda Sulawesi Utara.
Komitmen tersebut terlihat dalam Puncak Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Kamis (20/8/2026).
BSG sebagai Bank Pembangunan Daerah terus mengambil peran dalam memperluas akses keuangan sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak usia pelajar dan mahasiswa.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan produk simpanan yang menyasar generasi muda, di antaranya Simpanan Pelajar (SimPel) serta Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda).
Kepala OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert H.P. Sianipar menyebut tingkat literasi dan inklusi keuangan Sulut berada di atas rata-rata nasional.
Berdasarkan survei OJK terbaru, indeks literasi keuangan Sulut mencapai 69,98 persen, sedangkan inklusi keuangan mencapai 94,37 persen.
Secara nasional, masing-masing berada pada angka 65,43 persen dan 75,02 persen.
Meski demikian, Robert mengingatkan masih terdapat kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan.
Artinya, masih ada masyarakat yang telah menggunakan produk jasa keuangan namun belum sepenuhnya memahami manfaat maupun risikonya.
“Lewat momen Hari Indonesia Menabung, kita fokus menyasar segmen pelajar dan mahasiswa yang populasinya mencapai 31 persen dari total penduduk Indonesia,” ujar Robert.
Perkembangan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Sulut juga menunjukkan tren positif. Hingga Juni 2026, jumlah rekening tabungan pelajar mencapai 568.965 rekening atau tumbuh 10,88 persen secara tahunan.
Sementara nominal tabungan pelajar tercatat Rp218,08 miliar, meningkat 7,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
OJK bersama industri perbankan juga telah melaksanakan 119 kegiatan edukasi keuangan di 12 kabupaten/kota dengan jangkauan lebih dari 90 ribu peserta.
Gubernur Yulius Selvanus mengapresiasi antusiasme para pelajar dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa kebiasaan menabung bukan hanya berkaitan dengan pengelolaan uang, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan karakter generasi muda.
“Menabung bukan sekadar menyisihkan uang, melainkan bentuk latihan kedisiplinan dan pembentukan karakter bangsa,” kata Yulius.
Ia menambahkan, pemerintah bersama lembaga keuangan, termasuk BSG, akan terus mendukung generasi muda Sulut dalam mempersiapkan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
Kehadiran jajaran manajemen BSG dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bank untuk mendukung percepatan akses keuangan daerah sekaligus memperkuat edukasi keuangan di kalangan generasi muda.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, OJK dan pelaku industri jasa keuangan, BSG diharapkan semakin berperan dalam menciptakan generasi muda Sulawesi Utara yang cerdas mengelola keuangan, gemar menabung dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.000 pelajar dan mahasiswa dari 22 sekolah dan perguruan tinggi se-Sulawesi Utara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Umum BSG Joubert Dondokambey, jajaran OPD Pemprov Sulut, instansi vertikal, Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulut serta pimpinan 16 Industri Jasa Keuangan (IJK).
- Penulis: RedaksiMedia



Saat ini belum ada komentar