Keluarga Korban Drag Race Kotamobagu Minta Tak Ada Provokasi
- account_circle RedaksiMedia
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Keluarga korban, (dok.istimewa)
Kotamobagu, MEDIAALTERNATIF.ID – Keluarga korban insiden drag race di Kotamobagu meminta seluruh pihak tidak berkepentingan menghentikan provokasi dan menjaga suasana duka tetap kondusif.
Murdani Pobela, suami almarhumah Risna Longkun, mengaku telah mengikhlaskan kepergian istrinya sebagai takdir. Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah dan panitia terhadap keluarga korban.
“Saya telah melepaskan, mengikhlaskan kepergian almarhumah dengan sepenuh hati, karena mungkin sudah takdir beliau,” ujar Murdani.
Ia meminta pihak luar tidak kembali memperkeruh suasana dan menggali luka keluarga korban.
Hal serupa disampaikan Rusdianto Mokoginta, suami almarhumah Harianti Mokoginta. Ia mengaku menerima musibah tersebut sebagai kehendak Allah SWT dan kini fokus membesarkan kedua anaknya.
Sementara itu, kondisi Rina Longkun, istri Manuel Mokoginta yang sebelumnya dirawat di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, mulai membaik dan sudah dapat berkomunikasi melalui sambungan telepon.
Keluarga korban berharap masyarakat bersama-sama menjaga ketenangan dan mendoakan agar suasana kembali harmonis.
- Penulis: RedaksiMedia



Saat ini belum ada komentar