Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Berita » BI Kerek Suku Bunga Jadi 5,75 Persen, Rupiah dan Gejolak Global Jadi Pertimbangan Utama

BI Kerek Suku Bunga Jadi 5,75 Persen, Rupiah dan Gejolak Global Jadi Pertimbangan Utama

  • account_circle Media Alternatif
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • print Cetak

Jakarta, MEDIAALTERNATIF.ID – Bank Indonesia (BI) kembali memperketat kebijakan moneternya dengan menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026.

Kenaikan ini menjadi langkah pengetatan moneter ketiga dalam kurun sekitar satu bulan. Sebelumnya, BI telah menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Mei dan kembali menambah 25 basis poin dalam RDG mingguan pada 9 Juni lalu.

banner 336x280

Tak hanya BI-Rate, BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,75 persen dan Lending Facility menjadi 6,50 persen.

Rupiah dan Ketidakpastian Global Jadi Fokus

Keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang masih menghadapi tekanan di tengah tingginya ketidakpastian global. Selain itu, BI ingin memastikan inflasi tetap berada dalam target pemerintah pada periode 2026–2027.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan bahwa situasi global saat ini masih penuh risiko, terutama akibat konflik yang terus berlangsung di Timur Tengah dan dampaknya terhadap pasar keuangan internasional.

Menurut Perry, kenaikan suku bunga ini merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi rupiah sekaligus langkah antisipatif agar inflasi tetap terkendali dalam kisaran target pemerintah sebesar 1,5–3,5 persen pada 2026 dan 2027.

Rupiah Sempat Menyentuh Rp18.171 per Dolar AS

Tekanan terhadap rupiah menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan BI. Konflik di Timur Tengah dinilai mengganggu rantai pasok global, mendorong kenaikan harga energi, dan membuat investor lebih memilih aset-aset aman di negara maju.

Dampaknya, mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, ikut tertekan. Per 17 Juni 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.730 per dolar AS. Meski menguat sekitar 0,76 persen dibandingkan akhir Mei, tekanan terhadap mata uang domestik masih belum sepenuhnya mereda.

Sebelumnya, BI telah menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Mei saat rupiah menembus Rp17.719 per dolar AS. Namun pelemahan terus berlanjut hingga sempat menyentuh Rp18.171 per dolar AS, sehingga bank sentral kembali menaikkan suku bunga menjadi 5,50 persen pada RDG 9 Juni.

Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga

Di tengah kebijakan suku bunga yang lebih tinggi, BI menegaskan tetap menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Kebijakan makroprudensial yang longgar dipertahankan untuk mendukung pembiayaan sektor riil, sementara digitalisasi sistem pembayaran terus diperluas guna menopang aktivitas ekonomi.

BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 tetap berada di kisaran 4,9–5,7 persen. Proyeksi tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga, percepatan belanja pemerintah, serta investasi yang masih tumbuh positif.

Kinerja perbankan juga menunjukkan penguatan. Kredit perbankan tercatat tumbuh 11,51 persen secara tahunan pada Mei 2026, mencerminkan aktivitas pembiayaan yang masih ekspansif.

Ekonom: BI Perlu Waktu Evaluasi

Meski demikian, keputusan kenaikan suku bunga terbaru tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari kalangan ekonom.

Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Teuku Riefky, menilai BI seharusnya mempertahankan suku bunga di level 5,50 persen untuk memberi ruang evaluasi terhadap dampak pengetatan yang telah dilakukan sejak Mei.

Menurutnya, kenaikan bertahap suku bunga, intervensi di pasar valuta asing, serta berbagai langkah stabilisasi yang telah ditempuh seharusnya terlebih dahulu dievaluasi efektivitasnya sebelum kebijakan diperketat lagi.

Meski begitu, Riefky menilai respons BI secara keseluruhan masih berada di jalur yang tepat. Ia menilai pelemahan rupiah bukan hanya dipengaruhi faktor eksternal, tetapi juga mencerminkan kekhawatiran investor terhadap kondisi domestik, termasuk tantangan fiskal akibat besarnya program belanja pemerintah dan meningkatnya beban subsidi energi seiring tingginya harga minyak dunia.

Menurutnya, penyesuaian target program makan bergizi gratis nasional dan kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar menunjukkan adanya dilema fiskal yang harus dihadapi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas anggaran.

‎(cna)

  • Penulis: Media Alternatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Matangkan PSU di Talaud, KPU Sulut Gelar Rakor

    Matangkan PSU di Talaud, KPU Sulut Gelar Rakor

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Komisi Pemilihanan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat koordinasi persiapan Pemungutan Suara Ulang Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud tahun 2024, bertempat di Aula Kantor KPU Sulut, Jumat (14/3/2025) pekan lalu. Ketua KPU Sulut Kenly Poluan, dalam sambutannya menegaskan bahwa PSU akan berlangsung […]

  • Ketua Garda Nusantara Sulut, Miracle Megumi Sengkey saat tampil di diskusi Sapa Manado Kompas TV. (dok.ist)

    Hadir di Sapa Manado Kompas TV, Miracle Sengkey Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Komitmen Gerakan Anti Narkoba Nusantara (Garda Nusantara) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam menekan penyalahgunaan narkoba mendapat apresiasi dari media penyiaran. ‎Ketua Garda Nusantara Sulut, Miracle Megumi Sengkey, diundang sebagai narasumber dalam program Sapa Manado di Kompas TV Manado yang dipandu oleh host Davis Pinontoan, Rabu (15/7/2026). Dalam program tersebut, Miracle memaparkan bahwa […]

  • Gubernur Yulius Lepas Rombongan Mudik Gratis ke Bolmut dan Gorontalo

    Gubernur Yulius Lepas Rombongan Mudik Gratis ke Bolmut dan Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus secara resmi melepas rombongan mudik gratis di halaman Mapolda Sulut, Kamis (27/3/2025). Sebanyak lima armada bus disiapkan untuk mengantarkan 180 pemudik ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Provinsi Gorontalo. Dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, program ini bertujuan membantu masyarakat yang ingin merayakan lebaran […]

  • Pria Bertelanjang Dada Ngamuk Bawa Dua Pisau di Mantos, Pengunjung Panik Berhamburan!

    Pria Bertelanjang Dada Ngamuk Bawa Dua Pisau di Mantos, Pengunjung Panik Berhamburan!

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Suasana sore di kawasan Manado Town Square (Mantos) mendadak mencekam, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 17.45 Wita. Seorang pria bertelanjang dada nekat berlarian sambil mengacungkan dua bilah pisau dapur, membuat pengunjung pusat perbelanjaan tersebut panik dan ketakutan. Pria berinisial MS (32) itu terlihat membawa masing-masing satu pisau di tangan kiri dan kanan. Aksinya […]

  • Ketua Hanura Sulut, Apriano Ade Saerang, ST.,M.Si

    Hanura Sulut Bekali Kader Partai Hadapi Tahapan Pemilu

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan menggelar kegiatan Pembekalan Partai bagi seluruh Pengurus DPD. Kegiatan ini berdasarkan Surat Nomor 01/DPD-HANURA/SULUT/VI/2026 dan akan dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026 di Hotel Aryaduta Manado, pukul 08.00 WITA. Ketua DPD Hanura Sulut Apriano Ade Saerang, ST.,M.Si bersama Sekretaris […]

  • Kakanwil Bulog SulutGo, Ermin Tora, SP (foto : alternatif)

    Stok Beras Bulog SulutGo 35.000 Ton, Bertahan Hingga Februari 2026

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Perum Bulog Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) saat ini memiliki stok atau cadangan beras sebanyak 35.000 ton. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bulog SulutGo Ermin Tora, SP kepada media di ruang kerjanya, Kamis (10/7/2025). ‎Ermin menjelaskan bahwa stok beras 35.000 ton ini merupakan cadangan beras sampai bulan Februari Tahun 2026 […]

expand_less