Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Nasional » Dari Sulut untuk Indonesia, Benny Rhamdani: Politik Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah

Dari Sulut untuk Indonesia, Benny Rhamdani: Politik Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah

  • account_circle RedaksiMedia
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, Benny Rhamdani, menyampaikan pesan kebangsaan yang kuat dalam Musyawarah Daerah (Musda) dan pelantikan pengurus DPD Partai Hanura Sulawesi Utara di M Icon Convention Centre Manado, Kamis (18/6/2026).

Dari tanah kelahirannya, Benny menegaskan bahwa Sulawesi Utara bukan sekadar wilayah geografis, melainkan salah satu ruang terbaik tempat Indonesia dirawat.

banner 336x280

‎”Saya tidak sedang berkunjung ke Sulawesi Utara. Saya sedang pulang kampung,” ujar Benny di hadapan kader, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan tamu undangan yang hadir.

Menurut Benny, Sulawesi Utara selama ini telah menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat tumbuh menjadi kekuatan bangsa. Di tengah berbagai tantangan polarisasi dan konflik identitas yang kerap muncul di berbagai daerah, masyarakat Sulut mampu menjaga toleransi, persaudaraan, dan harmoni sosial sebagai budaya yang hidup.

‎”Di sini kita belajar bahwa perbedaan tidak harus melahirkan pertentangan. Keberagaman bisa tumbuh menjadi persaudaraan, dan persatuan dapat menjadi fondasi pembangunan,” katanya.

Benny menilai Sulawesi Utara memiliki modal sosial yang sangat besar, mulai dari tradisi toleransi yang mengakar, budaya gotong royong yang kuat, kualitas sumber daya manusia yang terus berkembang, hingga posisi strategis yang menghubungkan Indonesia dengan kawasan Pasifik. Potensi ekonomi maritim, pariwisata, pertanian, dan perdagangan juga menjadi kekuatan penting bagi masa depan daerah dan bangsa.

Karena itu, ia menyampaikan penghormatan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara yang selama ini menjaga warisan besar bangsa berupa toleransi, moderasi, dan persatuan.

Pelantikan Bukan Seremoni, Tetapi Awal Perjuangan

Dalam kesempatan tersebut, Benny mengingatkan bahwa pelantikan pengurus Partai Hanura bukanlah akhir dari proses politik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

Menurutnya, partai politik tidak boleh hanya menjadi mesin elektoral yang aktif menjelang pemilu semata. Partai harus hadir sebagai sekolah kepemimpinan, rumah aspirasi rakyat, sekaligus instrumen perubahan sosial.

‎”Pelantikan ini harus dimaknai sebagai konsolidasi ideologi, organisasi, kepemimpinan kader, gerakan politik, serta konsolidasi kebangsaan dan kerakyatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Hanura harus tumbuh bukan hanya sebagai partai yang hadir dalam surat suara, tetapi juga hadir dalam hati nurani rakyat melalui gagasan, harapan, dan perjuangan nyata bagi masa depan Indonesia.

Menjawab Tantangan Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Benny juga menyoroti berbagai tantangan yang sedang dihadapi dunia dan Indonesia, mulai dari meningkatnya persaingan geopolitik, perang dagang, perubahan iklim, hingga perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang mulai mengubah struktur ekonomi dan lapangan kerja.

Di tengah situasi tersebut, ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus menghadirkan keadilan dan pemerataan.

“Pertanyaan penting yang harus dijawab seluruh kekuatan bangsa adalah: Indonesia akan dibawa ke mana? Apakah kemajuan hanya dinikmati sebagian wilayah, atau dirasakan seluruh rakyat Indonesia?” ujarnya.

Hanura Pilih Jalan Politik Akal Sehat

Dalam pidatonya, Benny menegaskan lima sikap politik utama Partai Hanura.

Pertama, menjaga demokrasi konstitusional dengan menghormati pemerintahan yang lahir dari kehendak rakyat melalui mekanisme demokrasi.

Kedua, menjadi kekuatan politik yang rasional dan konstruktif. Hanura, kata Benny, tidak memilih politik kebencian maupun politik yang hanya berorientasi pada kekuasaan.

“Hanura memilih jalan politik akal sehat. Apa yang baik bagi rakyat akan kita dukung. Apa yang belum tepat akan kita koreksi. Dan apa yang menyimpang dari kepentingan bangsa akan kita kritisi secara demokratis dan beradab,” katanya.

Ketiga, menjaga persatuan nasional. Benny menegaskan Indonesia saat ini membutuhkan lebih banyak jembatan daripada tembok, lebih banyak dialog daripada permusuhan, serta lebih banyak kolaborasi daripada polarisasi.

‎”Politik boleh berbeda, tetapi Indonesia harus tetap satu. Tidak ada kemenangan politik yang lebih besar daripada persatuan Indonesia,” tegasnya.

Keempat, mengawal cita-cita Proklamasi dengan memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.

Kelima, memperjuangkan Indonesia dari daerah. Menurut Benny, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan di Jakarta, tetapi juga di daerah-daerah seperti Sulawesi Utara yang selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa.

Ia menegaskan pentingnya memperjuangkan desentralisasi yang efektif, penguatan kewenangan daerah, keadilan fiskal, pembangunan ekonomi maritim, industrialisasi berbasis sumber daya lokal, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

‎”Indonesia tidak boleh menjadi negara yang maju di pusat tetapi tertinggal di daerah. Kemajuan nasional harus lahir dari kemajuan daerah,” ujarnya.

Pesan untuk Kader Hanura Sulut

Kepada para pengurus yang baru dilantik, Benny berpesan agar tidak memandang jabatan partai sebagai kehormatan, melainkan amanah perjuangan.

‎Ia meminta seluruh kader turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan suara rakyat, memahami kesulitan mereka, dan memperjuangkan setiap harapan yang ada.

“Bangun organisasi yang hidup, kaderisasi yang kuat, politik yang beretika, dan partai yang dicintai karena pengabdiannya, bukan karena kekuasaannya,” katanya.

Menurut Benny, kader Hanura harus menjadi pelopor persatuan, pelopor toleransi, dan pelopor perubahan di tengah masyarakat.

Indonesia Harus Menjadi Titik Temu Bersama

Mengakhiri pidatonya, Benny mengajak seluruh elemen bangsa untuk membangun kolaborasi demi kepentingan Republik Indonesia.

Menurutnya, demokrasi memang membutuhkan kompetisi dan perbedaan, namun negara membutuhkan kerja sama dan persatuan.

‎”Politik boleh berbeda. Partai boleh berbeda. Pilihan boleh berbeda. Namun Indonesia harus selalu menjadi titik temu kita bersama,” tuturnya.

‎Benny menegaskan, pada akhirnya sejarah tidak akan bertanya partai apa yang dibela seseorang, melainkan apa yang telah dilakukan untuk rakyat, bangsa, dan negara.

‎”Sejarah hanya akan bertanya: apa yang telah kita lakukan untuk rakyat, bangsa, dan negara?” pungkasnya.

(ken)

  • Penulis: RedaksiMedia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Christiany Eugenia Paruntu (CEP)

    CEP Pastikan Pengawasan Ketat Realisasi APBN 2026 Berjalan Efektif

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Jakarta, MEDIAALTERNATIF.ID – Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026. Hal tersebut disampaikan CEP dalam rapat pembahasan Laporan Realisasi Semester I dan Prognosis Semester II Pelaksanaan APBN 2026 bersama Menteri Keuangan RI dan Gubernur Bank Indonesia di Badan […]

  • Gubernur YSK bersama Herol Vresly Kaawoan, (foto : istimewa)

    HVK : WTP Pemprov Sulut Tak Lepas Dari Kinerja dan Kerja Gubernur YSK

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Kembali Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) ke-12 kali. ‎Opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut disampaikan Akhmad Anang Hernady dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut yang dirangkaikan dengan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, […]

  • Tiba di Manado, Wapres Gibran Disambut Gubernur Yulius

    Tiba di Manado, Wapres Gibran Disambut Gubernur Yulius

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara, Senin (6/4/2026). Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau langsung kondisi wilayah dan masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi yang melanda sejumlah titik di provinsi tersebut beberapa waktu lalu. Pesawat yang membawa Wapres Gibran mendarat di Bandara Internasional Sam […]

  • Gubernur terpilih Yulius Selvanus bersama Sekretaris DPD Gerindra Sulut Harvani Boky

    Harvani Boky : Pelantikan Gubernur Sulut Bulan Maret

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Sempat Terigistrasi Sebagai Perkara Perselisihan Hasil di MK Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sulawesi Utara (Sulut) Harvani Boky ikut menanggapi tentang tanggal pelantikan Yulius Selvanus Komaling (YSK) sebagai Gubernur Sulawesi Utara. Kepada media ini Harvani mengatakan untuk pelantikan harus melewati beberapa tahapan. Pertama, Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk Dismisal pada minggu […]

  • Christiany Eugenia Paruntu (foto : kolase alternatif)

    Jelang Musda, CEP Tak Terbendung !!! Dinilai Layak Pimpin Kembali Golkar Sulut

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara (Sulut) nama Christiany Eugenia Paruntu (CEP) terus menjadi perbincangan hangat. Isu yang berkembang terkait kepemimpinan CEP di Golkar Sulut yang sudah menjababat 2 periode diklarifikasi langsung oleh pihak CEP. Tetty Paruntu sapaan akrabnya menegaskan bahwa dirinya masih sangat layak mencalonkan diri kembali […]

  • ‎Harijadi ke-100 Desa Liandok, Hukum Tua Fraim Monareh Ajak Warga Tingkatkan Kualitas SDM

    ‎Harijadi ke-100 Desa Liandok, Hukum Tua Fraim Monareh Ajak Warga Tingkatkan Kualitas SDM

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Tompaso Baru, MEDIAALTERNATIF.ID – Sederhana tapi sarat makna, hal itulah yang tergambar dari peringatan Hari jadi ke-100 Desa Liandok Kecamatan Tompasobaru Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (25/8/2025). ‎Tidak ada kesan mewah, namun kebersamaan dan kekeluargaan larut dalam sukacita bersama pada ibadah syukur 1 Abad berdirinya Desa Liandok yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. ‎‎Istimewanya seluruh warga tetap […]

expand_less