Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Hukum & Kriminal » Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berujung Ricuh, Pagar Roboh hingga Gas Air Mata Ditembakkan

Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berujung Ricuh, Pagar Roboh hingga Gas Air Mata Ditembakkan

  • account_circle RedaksiMedia
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor DPRD Sulawesi Utara, Rabu (17/6/2026), berujung ricuh. Massa yang mulai berkumpul sejak pukul 16.00 Wita terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian setelah situasi memanas.

Kericuhan diawali saat massa aksi membakar ban bekas dan menggoyang pagar utama Kantor DPRD Sulut hingga roboh dan mengalami kerusakan. Tak lama kemudian, sejumlah peserta aksi terlihat melempar batu, bambu, dan botol air mineral ke arah kompleks kantor dewan.

banner 336x280

Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi langsung merespons dengan menyemprotkan water cannon untuk membubarkan massa. Petugas yang dilengkapi tameng berusaha mendorong mundur demonstran yang berada di barisan depan.

Namun upaya tersebut mendapat perlawanan. Massa kembali melakukan pelemparan batu dan botol ke arah petugas sehingga situasi semakin tidak terkendali.

Untuk meredam kericuhan, polisi akhirnya menembakkan gas air mata. Sejumlah mahasiswa yang diduga terlibat aksi anarkis diamankan aparat di tengah bentrokan yang berlangsung di sekitar kawasan DPRD Sulut.

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berlangsung. Massa terus bergerak mundur sementara aparat tetap melakukan penghadangan. Titik kericuhan bahkan bergeser hingga sekitar satu kilometer dari lokasi awal aksi di depan Kantor DPRD Sulut.

DPRD Mengaku Siap Terima Aspirasi

Sekretaris DPRD Sulut, Nicklas Silangen, mengatakan pihaknya sebenarnya telah menerima informasi terkait rencana demonstrasi tersebut dan sudah menyiapkan ruang untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa.

‎”Kami sudah mendapatkan informasi bahwa hari ini akan ada aksi dari adik-adik mahasiswa. Pimpinan dan anggota DPRD juga sudah siap untuk menerima aspirasi mereka,” ujarnya.

Menurut Silangen, massa tiba sekitar pukul 16.00 Wita dan langsung menyampaikan orasi. DPRD, kata dia, telah membuka ruang dialog, namun demonstran meminta agar diperbolehkan masuk ke dalam gedung.

‎”Pimpinan dan anggota sebenarnya sudah bersedia menemui mereka. Namun mereka meminta untuk masuk ke dalam kantor, sementara situasi saat itu dinilai tidak memungkinkan. Karena itu, anggota DPRD bersedia menemui mereka di bagian depan kantor,” katanya.

Situasi kemudian memanas ketika sebagian peserta aksi diduga melakukan tindakan yang dianggap melampaui batas penyampaian pendapat. Polisi yang berada di lokasi selanjutnya mengambil langkah pembubaran.

‎”Adik-adik mahasiswa sudah bertindak anarkis sehingga aparat kepolisian mengambil tindakan tegas untuk membubarkan aksi demonstrasi itu,” tambahnya.

Delapan Tuntutan Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sedikitnya delapan tuntutan yang berkaitan dengan berbagai persoalan di Sulawesi Utara.

Beberapa di antaranya adalah penolakan terhadap perampasan ruang hidup masyarakat Sulut, desakan agar Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dipublikasikan secara terbuka, hingga tuntutan penanganan kenaikan harga bahan pokok.

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti desentralisasi pendapatan daerah, evaluasi program Trans Manado, penuntasan kasus pelecehan seksual di Sulawesi Utara, serta penolakan terhadap pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh kampus.

Namun aspirasi tersebut belum sempat diterima secara resmi oleh anggota DPRD karena situasi di lapangan lebih dulu memanas.

‎”Belum sempat diterima oleh anggota dewan karena sudah terjadi tindakan di luar koridor yang ada. Akibatnya, kantor DPRD mengalami kerusakan, terutama pada bagian pagar,” tutup Silangen.

(*/ken) 

  • Penulis: RedaksiMedia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto bersama Delegasi Uni Eropa, perwakilan Kementerian Kehutanan ‎Republik Indonesia, WCS Indonesia, dan masyarakat Desa Bahoi, dalam ‎rangka kunjungan peninjauan program kerja sama pelestarian ekosistem ‎pesisir di Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Insert foto Kadis Pariwisata dr. Kartika Devi Tanos, MARS (grafis : mediaalternatif)

    Bahas Wisata Berkelanjutan dengan Uni Eropa, Kadispar Sulut Siap Genjot Kunjungan Wisman Tanpa Rusak Alam

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Sektor pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) bersiap naik kelas ke panggung dunia. Kunjungan strategis 14 Duta Besar negara-negara Uni Eropa ke Bumi Nyiur Melambai pada Jumat (17/7/2026) menjadi momentum emas untuk Pemerintah Provinsi. ‎Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, dr. Kartika Devi Tanos, MARS, menegaskan bahwa kehadiran para diplomat tertinggi Eropa ini adalah kesempatan […]

  • ‎Sumber: StockCake

    RENUNGAN HARIAN: Menemukan Kedamaian di Tengah Badai Kehidupan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Di tengah dunia yang bergerak begitu cepat dan penuh dengan ketidakpastian, rasa cemas seringkali datang tanpa diundang. Tekanan pekerjaan, pergumulan keluarga, hingga kekhawatiran akan masa depan sering kali membuat hati kita merasa lelah dan kehilangan arah. Namun, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa ada satu sumber kedamaian sejati yang tidak dipengaruhi oleh situasi di […]

  • foto kantor Polres Bolaang Mongondow Utara. (dok.istimewa)

    Polda Sulut Tegaskan Transparansi Penanganan Insiden Personel Polres Bolmut yang Gugur dalam Tugas

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Seorang personel Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Briptu EM, gugur saat menjalankan tugas pengamanan di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Minggu (28/6/2026) malam. Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menjelaskan, insiden bermula saat Tim URC menerima laporan masyarakat terkait dugaan keributan yang melibatkan […]

  • Ny. Anik Yulius Selvanus.

    Menyapa Dunia Lewat Karya, Anik Selvanus Siapkan Batik Eksklusif untuk TIFF 2026

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Ajang bergengsi Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 dipastikan bakal tampil lebih istimewa. Tidak hanya dimanjakan oleh keindahan parade bunga berskala internasional, mata dunia juga akan tertuju pada sebuah karya seni sarat makna, batik khusus rancangan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus. Komitmen kuat ini ditegaskan […]

  • Norwegia donasikan seluruh hasil keuntungan Piala Dunia untuk bantuan kemanusiaan di Gaza, Palestina. (AFU)

    Norwegia Donasikan Keuntungan Piala Dunia 2026 untuk Bantuan Kemanusiaan di Gaza

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) memutuskan untuk mendonasikan seluruh keuntungan yang diperoleh dari partisipasi tim nasional di Piala Dunia 2026 guna mendukung bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza. Kebijakan tersebut diumumkan setelah Norwegia mencatat sejarah dengan melaju hingga babak perempat final turnamen. Presiden NFF, Lise Klaveness, mengatakan seluruh pendapatan bersih yang berasal dari […]

  • Bawaslu Minsel Ingatkan Netralitas ASN, TNI dan Polri di Pilkada 2024

    Bawaslu Minsel Ingatkan Netralitas ASN, TNI dan Polri di Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Amurang, MEDIAALTERNATIF.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menegaskan pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Hal ini disampaikan dalam rangka memastikan proses demokrasi yang adil dan tidak berpihak, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem […]

expand_less