Buka FSS 2026, Wagub Victor Tekankan Layanan Kesehatan Dekat, Cepat, dan Bermutu
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Wakil Gubernur Sulut, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H saat membuka Festival Sulut Sehat 2026 di Atrium Mantos 3.
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah dijangkau masyarakat kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Wakil Gubernur Sulut, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., resmi membuka Festival Sulut Sehat (FSS) 2026 dengan menekankan pentingnya layanan kesehatan yang dekat, cepat, dan bermutu bagi seluruh masyarakat.
Pembukaan festival dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional tersebut berlangsung di Atrium Mantos 3, Manado, Kamis (5/11/2026).
Dalam arahannya, Victor Mailangkay menyebut pembangunan sektor kesehatan sebagai fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang produktif, tangguh, dan sejahtera.
Menurutnya, kualitas pembangunan manusia sangat berkaitan erat dengan capaian Angka Harapan Hidup (AHH). Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian utama pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Pemprov Sulut, lanjutnya, terus memperkuat berbagai program strategis di bidang kesehatan. Upaya tersebut mencakup pemenuhan gizi masyarakat, percepatan penanganan stunting, perlindungan kesehatan ibu dan anak, hingga perluasan akses pelayanan medis di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Lebih lanjut, Wagub Victor mengingatkan pentingnya penerapan tiga pilar utama pelayanan publik di sektor kesehatan, sebagaimana selalu ditekankan Gubernur Sulawesi Utara, yakni dekat, cepat, dan bermutu.
Ia menegaskan, pelayanan kesehatan harus mampu menjangkau masyarakat hingga pelosok desa dan wilayah kepulauan. Tidak boleh ada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses layanan medis hanya karena keterbatasan geografis.
Selain dekat, pelayanan kesehatan juga dituntut bergerak cepat, terutama dalam memberikan pertolongan medis kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan segera, tanpa prosedur yang berbelit-belit.
Sementara aspek mutu menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Setiap pelayanan harus memenuhi standar keamanan, keselamatan pasien, serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Prinsip tersebut diharapkan menjadi acuan bagi seluruh fasilitas kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mengusung tema “Sulut Sehat, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” serta tagline “Kolaborasi Layanan, Edukasi, dan Inovasi Kesehatan untuk Sulawesi Utara”, Festival Sulut Sehat 2026 dirancang sebagai ruang interaksi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Festival yang berlangsung hingga 7 November 2026 ini menghadirkan beragam kegiatan dan fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara cuma-cuma.
Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi medis, gelar wicara atau talkshow kesehatan, hingga berbagai edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Kehadiran festival ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemprov Sulut berupaya mendorong transformasi pelayanan kesehatan yang semakin inklusif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Festival Sulut Sehat 2026 sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya tentang fasilitas dan tenaga medis, melainkan juga tentang memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan yang layak, berkualitas, dan berkeadilan.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar