Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Headline » Fakta Dibalik 63 Blok WPR, YSK Beberkan Cerita Perjuangan yang Tak Banyak Diketahui

Fakta Dibalik 63 Blok WPR, YSK Beberkan Cerita Perjuangan yang Tak Banyak Diketahui

  • account_circle Media Alternatif
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling (YSK), mengungkap berbagai fakta di balik perjuangan panjang Pemerintah Provinsi Sulut dalam mewujudkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang legal dan berkeadilan bagi masyarakat.

Menurut YSK, proses menghadirkan WPR bukan perkara mudah. Dari total 203 blok yang diusulkan, hingga saat ini baru 63 blok yang mendapat persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

banner 336x280

“Awalnya ada 203 blok yang kita usulkan. Saat ini yang sudah di-acc oleh Kementerian ESDM sebanyak 63 blok dan tersebar di sembilan kabupaten/kota di Sulawesi Utara,” ungkap YSK Baru-baru ini.

Untuk memastikan manfaat WPR benar-benar dirasakan masyarakat lokal, Pemprov Sulut menggandeng Dekopin Sulut guna menghimpun para penambang ilegal ke dalam wadah koperasi yang nantinya akan menjadi pemegang izin pengelolaan.

YSK menegaskan, para penambang yang masuk dalam koperasi wajib merupakan warga setempat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pemerintah desa.

“Kami ingin masyarakat yang tinggal di wilayah itu yang menikmati hasilnya. Jangan sampai orang luar yang datang mengambil keuntungan,” tegasnya.

Tak hanya itu, setiap koperasi nantinya diwajibkan memiliki minimal dua sarjana yang bertugas sebagai administrator dan pengawas.

‎Para sarjana tersebut akan mendapatkan pelatihan khusus dari lembaga-lembaga profesional seperti PT Antam agar memahami tata kelola pertambangan rakyat yang baik, kewajiban administrasi, hingga aspek keselamatan kerja.

YSK meminta masyarakat bersabar karena program WPR merupakan terobosan baru yang belum pernah diterapkan dalam skala besar di Indonesia.

‎”WPR ini perlu kesabaran. Pemerintah sedang bekerja untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Kata kuncinya adalah sabar,” ujarnya.

‎Menurut dia, selama ini aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) membuat para penambang hidup dalam ketidakpastian hukum karena selalu dibayangi penertiban aparat.

‎Karena itu, WPR hadir sebagai solusi agar masyarakat bisa bekerja secara aman, nyaman, dan memiliki kepastian hukum.

‎”Kami tidak ingin WPR menjadi wajah baru pertambangan ilegal. Kami ingin masyarakat bekerja tanpa rasa takut, tetapi tetap tunduk pada aturan yang berlaku,” katanya.

Cegah Munculnya Cukong 

Salah satu perhatian utama Pemprov Sulut adalah mencegah munculnya para cukong yang selama ini kerap menguasai hasil tambang rakyat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah menyiapkan skema pembiayaan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk bank daerah, agar koperasi pemegang izin WPR bisa memperoleh akses modal secara resmi.

‎”Kami tidak ingin yang kaya hanya satu orang. Karena itu pemerintah menyiapkan solusi pembiayaan agar koperasi tidak bergantung pada cukong,” jelas YSK.

Penggunaan Alat Berat Tetap Diatur 

Terkait penggunaan alat berat, YSK menjelaskan bahwa seluruh aktivitas WPR akan mengikuti regulasi dari pemerintah pusat.

Karena model pertambangan yang diterapkan adalah tambang terbuka (open pit), kedalaman aktivitas tambang dibatasi maksimal sekitar 100 meter.

Penggunaan alat bantu seperti ekskavator dan dump truck masih dimungkinkan, namun penggunaan teknologi pengeboran canggih untuk tambang bawah tanah (underground mining) tidak diperbolehkan.

Pergub Sedang Difinalisasi 

Saat ini Pemprov Sulut bersama seluruh instansi vertikal dan horizontal tengah merampungkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang akan menjadi dasar pelaksanaan WPR.

Pergub tersebut juga akan mengatur Iuran Pertambangan Rakyat (IPRA) yang nantinya menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut YSK, dana yang terkumpul dari IPRA akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan, termasuk reklamasi dan reboisasi lahan pascatambang.

‎”IPRA ini nantinya kembali ke masyarakat. Digunakan untuk reklamasi, reboisasi, dan berbagai program pembangunan lainnya,” jelasnya.

Tidak Ada Ampun Bagi Penambang Ilegal 

Gubernur YSK juga mengeluarkan peringatan keras kepada para penambang yang tetap memilih beroperasi secara ilegal setelah WPR resmi berjalan.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan solusi yang sah melalui WPR sehingga tidak ada lagi alasan untuk melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin.

‎”Kalau masih ada yang memilih menambang ilegal padahal pemerintah sudah memberikan solusi, maka aparat penegak hukum akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku. Saya tidak toleransi lagi soal itu,” tegas YSK.

Ia menambahkan, potensi ekonomi dari sektor pertambangan rakyat sangat besar.

Selain dari iuran pertambangan, aktivitas pendukung seperti penggunaan bahan bakar, alat berat, hingga kebutuhan operasional lainnya juga akan memberikan kontribusi terhadap PAD Sulawesi Utara.

Di akhir keterangannya, YSK menegaskan bahwa seluruh upaya yang dilakukan pemerintah semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Saya sebagai gubernur memikirkan nasib masyarakat. Kami ingin rakyat sejahtera. WPR adalah salah satu solusi untuk kesejahteraan itu. Saat ini tim sedang menyempurnakan Pergub, dan saya berharap seluruh masyarakat nantinya mengikuti aturan yang ada. Saatnya kita berbakti dan bersama-sama membangun Sulawesi Utara,” pungkasnya.

‎(*/toar)

  • Penulis: Media Alternatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gala Dinner Hari Ulang Tahun ke-67 BKOW Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (20/7/2026).

    Gubernur Yulius: BKOW Mitra Strategis Pemerintah, Perempuan Jadi Penggerak Sulut Maju

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE menegaskan bahwa Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sulawesi Utara merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Gala Dinner Hari Ulang Tahun ke-67 BKOW […]

  • Gubernur YSK saat menyerahkan hewan qurban, Senin (25/5/2026), (foto : RM, grafis : mediaalternatif)

    Idul Adha 2026 : YSK Serahkan 46 Ekor Sapi Hewan Qurban

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H Tahun 2026 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menyerahkan 46 bantuan hewan qurban. Penyerahan 46 ekor sapi ini dilakukan langsung Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus, Manado, Senin (25/5/2026). ‎Gubernur menyampaikan […]

  • Christiany Eugenia Paruntu, (foto : ist)

    Bantuan CEP Tembus 2,5 Miliar, Bukti Komitmen Nyata Untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Anggota DPR RI dapil Sulut Christiany Eugenia Paruntu (CEP) terus menunjukkan komitmennya sebagai wakil rakyat yang peduli dengan konstituen. Kerja nyata tersebut dibuktikan dengan terus turunnya bantuan sosial kemasyarakatan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang dilakukan secara berkelanjutan. ‎Terbukti bantuan bagi UMKM dan kelompok masyarakat sepanjang tahun 2025-2026 mencapai nilai 2,5 Miliar. […]

  • Gubernur YSK Ajak Kader GMKI Makassar Kenali Diri dan Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045

    Gubernur YSK Ajak Kader GMKI Makassar Kenali Diri dan Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Makassar, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK) disela kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menghadiri agenda dialog kepemudaan bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Makassar. ‎Dalam kesempatan tersebut, Gubernur berbagi pengalaman perjalanan kariernya serta memberikan suntikan semangat bagi para pemuda untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa. ‎Di hadapan […]

  • Penguatan Kapasitas, Steffen Linu Ingatkan PTPS Tomohon Timur Bekerja Profesional

    Penguatan Kapasitas, Steffen Linu Ingatkan PTPS Tomohon Timur Bekerja Profesional

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Tomohon, MEDIAALTERNATIF.ID – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Steffen Linu memberikan penguatan kapasitas kepada jajaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang bertugas di kecamatan Tomohon Timur, bertempat di Vila Marion, Paslaten, Senin (4/11/2024). Dalam kesempatan tersebut, Steffen mengingatkan jajarannya agar profesional dan selalu siap siaga dalam segala situasi dilapangan. “Pentingnya […]

  • Monica Tambajong bersama Wapres Gibran di Bandara Sam Ratulangi, Senin (29/6/2026). (dok.istimewa)

    Monica Tambajong Antar Wapres Gibran di Bandara, Sebut Kunjungan Berulang Bukti Perhatian untuk Sulut

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Manado, Monica Tambajong, turut mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Senin (29/6/2026), usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja di Sulawesi Utara. Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran menghadiri pembukaan Perkemahan Regional Pemuda dan Remaja GPdI Sulawesi Utara Tahun 2026 yang digelar di […]

expand_less