Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Headline » MTPJ GMIM 27 Oktober – 2 November 2024 : Orang Yang Takut Akan Tuhan Anak Cucunya Akan Mewarisi Bumi

MTPJ GMIM 27 Oktober – 2 November 2024 : Orang Yang Takut Akan Tuhan Anak Cucunya Akan Mewarisi Bumi

  • account_circle Media Alternatif
  • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
  • print Cetak

Mazmur 25:1-22

ALASAN PEMILIHAN TEMA

banner 336x280

Bumi di mana kita berpijak adalah ciptaan Tuhan Allah untuk di diamini mahkluk ciptaan-Nya.

Ada orang Kristen yang memahami bahwa kebahagiaan bisa teralami jika mampu mewariskan harta yang banyak untuk anak cucu sehingga apa yang diinginkan dapat terpenuhi tanpa kesulitan, tetapi mengabaikan pengajarkan dan pewarisan nilai-nilai kebenaran, kejujuran, etos kerja kepada anak cucu.

Ada yang terjebak berlomba-lomba mendapatkan kekayaan dengan tidak peduli cara mendapatkanya, seperti korupsi, mencuri, merampok, menipu dan lain sebagainya. Sehingga ada anak cucu menjadi generasi penikmat harta warisan bukan menjadi generasi takut akan Tuhan.

Mewarisi bumi sangat berhubungan dengan ketaatan atau takut akan Tuhan. Orang yang takut akan Tuhan berarti mengenal dan mengakui Tuhan Allah telah mengaruniakan segala yang dibutuhkan manusia untuk hidup bahagia. Karena itu tema yang akan menuntun perenungan kita sepanjang minggu ini adalah :

“Orang yang takut akan Tuhan anak cucunya akan mewarisi bumi”

PEMBAHASAN TEMATIS

Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Mazmur diterjemahkan dari bahasa Ibrani Tehillim yang artinya puji-pujian, dalam bahasa Yunani Psalmoi berarti nyanyian yang diiringi alat musik gesek atau petik.

Kitab Mazmur adalah kumpulan nyanyian berbentuk puji-pujian, doa dan ucapan syukur sebagai ungkapan perasaan pribadi dan umat Israel yang mendalam, tentang karya agung Tuhan Allah.

Tujuan kitab Mazmur selain sebagai doa, pujian dan ucapan syukur tapi juga sebagai pengajaran bagi umat untuk tetap percaya kepada Tuhan Allah dalam kondisi apapun juga.

Yesus Kristus mengutip Mazmur saat berkhotbah di bukit “Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi” ( Mat 5:5 band. Maz 37:11).

Mazmur pasal 25 : 1 – 22 adalah bagian pertama kitab Mazmur (psl 1- 41) yang disebut Mazmur Daud yang berisi doa ratapan, pengakuan dosa, permohonan pemulihan disertai pengakuan tentang Tuhan Allah yang dengan hikmat-Nya menuntun, memberkati orang yang takut kepada-Nya.

Daud berada dalam situasi sulit, batinnya tertekan berhadapan dengan para musuh yang sangat membencinya (ayat 2,19). Secara jujur Daud terbuka kepada Tuhan Allah bahwa ia sebatang kara dan tertindas, artinya ia kesepian dan menderita. (ayat 16) Ia merasa tidak nyaman, malu, tersisih digambarkan dengan hati yang sesak ( ayat 17 ).

Ia mengungkapkan dalam kesadaran bahwa sengsara dan kesukaran hidup yang dialaminya adalah karena dosa (ayat 7,11,18). Daud mengakui dosa masa mudanya (2 Sam 12:9,10).

Ayat 3 menggambarkan tentang kondisi umat Tuhan yang terbuang akibat perbuatan mereka yang berkhianat dengan tidak mengindahkan petunjuk dan perintah-Nya. Keadaan ini mendatangkan rasa malu yang mendalam.

Dalam kondisi yang sangat sulit, Daud dengan keyakinan yang sungguh kepada Tuhan Allah, merendahkan diri dan mencari-Nya dalam doa dan permohonan. Ungkapan dalam ayat 1 dan 2 “Kepada-Mu ya Tuhan, kuangkat jiwaku”, “kepada-Mu aku percaya” adalah pernyataan iman yang kokoh. Ia berharap penderitaan yang dialaminya tidak akan membuatnya jatuh dan menjauh dari-Nya.

Ia sadar bahwa apa yang dimiliknya bisa lenyap, tapi hidupnya menjadi bermakna jika sungguh-sungguh berharap dan mengarahkan seluruh perhatian hanya kepada-Nya. Ia yakin Tuhan Allah tidak akan mempermalukan orang yang percaya, sebaliknya yang berkhianat akan dipermalukan.(ayat 3 )

Ayat 4-11 disaksikan bagaimana pengalaman hidup bersama Tuhan Allah, di mana jalan-Nya itu adalah kasih setia dan kebenaran yang memberikan pengampunan. Daud dengan penuh kerendahan hati mengaku dosanya dan berani memohon pengampunan dari Tuhan Allah. Dosa menjadi penghalang untuk mengenal, mendekat dan memahami jalan-Nya.

Orang yang takut akan Tuhan anak cucunya akan mewarisi bumi. Orang yang takut akan Tuhan adalah orang yang sungguh mengenal-Nya secara pribadi, memahami dan melakukan kehendak-Nya agar tidak tersesat ( band. Ams 3 : 5-7 ). Artinya orang yang mau memberi diri dengan bersedia menerima pengajaran dari Tuhan Allah. Kepadanya dijanjikan kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi atau mewarisi tanah. Bagi orang Israel, janji itu menyangkut negeri sebagai tempat kebahagiaan yang memberikan rasa nyaman, aman, sejahtera lahir dan batin yang tidak dinikmati oleh orang fasik ( psl 37:9,29).

Ayat 15-22, Daud menanti dengan sabar pertolongan Tuhan Allah dengan terus menjaga integritas diri; mengedepankan keterbukaan, kejujuran dan ketulusan.

Makna dan Implikasi Firman

1. Di tengah pergumulan yang berat, tertekan dan kesepian, maka yang harus dilakukan orang percaya adalah bergantung penuh kepada Tuhan Allah dalam doa yang sungguh, rajin membaca dan memahami serta melakukan firman-Nya. Dengan doa kita merendahkan diri dan bersedia untuk dididik, dituntun oleh firman-Nya untuk mengenal dengan benar jalan-Nya. Dialah Tuhan Allah yang penuh rahmat dan belas kasihan, yang peduli, setia membimbing dan berkuasa menyelamatkan umat-Nya. Sebagaimana Yesus Kristus saat menghadapi pergumulan yang berat, Dia berdoa di Taman Getsemani dan menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Bapa-Nya. (Matius 26 :39 )

2. Mewarisi iman tidak kalah penting dengan menerima warisan tanah atau harta benda lainnya. Karena mewariskan iman yang benar kepada anak cucu adalah sesuatu yang sangat mendasar untuk menikmati kebahagiaan. Jangan sampai terjebak memfokuskan kebahagiaan pada harta, jabatan dan kehormatan diri.

3. Takut akan Tuhan ditandai dengan hidup menurut firman-Nya. Firman Tuhan yang tertulis dalam Alkitab sebagai sumber ajaran yang benar, yang terus menerus harus ditanamkan dalam benak dan hati anak cucu. Betapa bahagianya kita jika diperkenankan menyaksikan anak cucu/generasi ke generasi menikmati kebahagiaan di dalam kasih-Nya. Karena itu pewarisan firman Tuhan kepada anak cucu akan menghindari persengketaan.

4. Orang tua bertanggung jawab memperkenalkan pengajaran yang benar kepada anak cucu agar menjadi orang yang takut akan Tuhan, sehingga mewarisi iman dan bumi. Sebagaimana juga yang disaksikan dalam Timotius 1:5; tentang Timotius yang hidup takut akan Tuhan, mengenal firman Tuhan karena didikkan dari neneknya Lois dan ibunya Eunike.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI

1.Apa yang dimaksud pernyataan pemazmur dalam Mazmur 25:1-22 “Orang yang takut akan Tuhan anak cucunya akan mewarisi bumi/tanah”?

2. Mengapa persoalan warisan sering menjadi sengketa dalam keluarga?

3. Bagaimana peran Gereja dan keluarga menjadikan Alkitab sebagai dasar pengajaran agar umat Tuhan, hidup takut akan Tuhan?

NAS PEMBIMBING: Mazmur 112:1

POKOK-POKOK DOA

1.Agar keluarga menghadirkan kehidupan yang damai sejahtera penuh kebahagiaan menurut jalan firman Tuhan, di dalamnya mengantisipasi persengketaan tanah.

2. Program bersama pemerintah dan gereja menghadirkan masyarakat aman damai dan sejahtera, menjaga kasih persaudaraan di tengah-tengah berbagai kemelut hidup.

3. Menjadikan Alkitab yang adalah firman Tuhan sebagai pokok pengajaran dalam keluarga.

(ddkg)

  • Penulis: Media Alternatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direct Flight Manado-Toraja, Devi Tanos : Ini Momentum Penting Perkuat Konektivitas Pariwisata di Wilayah Timur Indonesia

    Direct Flight Manado-Toraja, Devi Tanos : Ini Momentum Penting Perkuat Konektivitas Pariwisata di Wilayah Timur Indonesia

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dalam memperkuat konektivitas antar wilayah di Pulau Sulawesi membuahkan hasil. Kali ini, akses transportasi udara antara Manado dan Toraja resmi terwujud lewat pembukaan rute penerbangan baru yang dilayani oleh Lion Group dengan maskapai Wings Air. Kepala Dinas Pariwisata Sulut dr. Devi Tanos mengungkapkan bahwa hal […]

  • MTPJ 22 – 28 Februari 2026 (Minggu Sengsara I) Mazmur 130:1-8 -“Pada Tuhan Ada Pengampunan ”

    MTPJ 22 – 28 Februari 2026 (Minggu Sengsara I) Mazmur 130:1-8 -“Pada Tuhan Ada Pengampunan ”

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    ALASAN PEMILIHAN TEMA Menurut kalender gerejawi, minggu ini kita memasuki minggu sengsara yang pertama dalam menghayati penderitaan Yesus Kristus. Dalam teologi Reformed, sengsara Tuhan Yesus adalah inti doktrin Substitusi Penal (Kristus menanggung hukuman dosa manusia). Prapaskah dalam tradisi Reformed adalah waktu untuk self-examination (memeriksa diri). Di minggu sengsara ini, kita akan menghayati kembali betapa pentingnya […]

  • Christiany Eugenia 'Tetty' Paruntu (CEP)

    Kantongi 14 Dukungan Kabupaten dan Kota serta Sayap Partai, CEP Tinggal Dilantik Ketua Golkar Sulut

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dipastikan akan mempimpin kembali Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara (Sulut). Bukan tanpa alasan karena politisi cantik yang saat ini duduk sebagai wakil rakyat di Senayan sudah mengantongi atau mendapat dukungan penuh dari 14 DPD II Kabupaten dan Kota dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulut yang […]

  • MTPJ GMIM 10 – 16 November 2024 : Bangunlah, Angkatlah Anak Itu dan Bimbinglah Dia

    MTPJ GMIM 10 – 16 November 2024 : Bangunlah, Angkatlah Anak Itu dan Bimbinglah Dia

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Kejadian 21:8-21 ALASAN PEMILIHAN TEMA Kendati keluarga bukan hanya sekedar kumpulan individu yang tinggal satu atap dan merupakan tempat di mana nilai kasih sayang diberlakukan. Kesatuan, harmoni, kerukunan dan solidaritas dalam keluarga mendukung perkembangan setiap anggota keluarga. Namun di era sekarang, sering terjadi tindakan kekerasan terhadap anak. Ironis dan mirisnya, tindakan tersebut ada yang dilakukan […]

  • Ranperda Tentang Penyelenggaraan Kearsipan Diparipurnakan

    Ranperda Tentang Penyelenggaraan Kearsipan Diparipurnakan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar paripurna dalam rangka Pembicaraan Tingkat II dengan agenda Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Kearsipan, di Ruang Paripurna DPRD Manado, Senin (28/4/2025). “Rapat paripurna dengan agenda Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Kearsipan, kami buka dan terbuka untuk umum,” ucap Ketua DPRD Aaltje Dondokambey. Hadir dalam […]

  • Momen kebersamaan Wapres Gibran dan Gubernur YSK di pembukaan Perkemahan Pemuda GPDI Sulawesi Utara. (dok.istimewa)

    Didampingi Gubernur YSK, Wapres Gibran Buka Perkemahan Pemuda GPDI Sulut, Puji Deretan Prestasi Sulawesi Utara

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Minut, MEDIAALTERNATIF.ID – Kehadiran Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam pembukaan Perkemahan Pemuda GPDI Sulawesi Utara menjadi momen yang penuh antusiasme. Sekitar 30 ribu pemuda GPDI memadati Desa Pinilih, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (29/6/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Presiden Gibran secara resmi membuka […]

expand_less