10.800 Rumah di Sulut Dapat Program Bedah Rumah hingga September 2026
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 19 jam yang lalu
- print Cetak

Gubernur Yulius Selvanus
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Sinergi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Pemerintah Pusat terus mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui berbagai program pembangunan sektor perumahan.
Hingga 30 September 2026, sebanyak 10.800 unit rumah masyarakat di Sulawesi Utara telah mendapat dukungan program bedah rumah. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak, sehat, aman, dan nyaman ditempati.
Program bedah rumah merupakan hasil sinergi Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pemerintah kabupaten/kota, perbankan, pelaku usaha, serta masyarakat.
Realisasi tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, program bedah rumah di Sulawesi Utara terealisasi sebanyak 747 unit, sedangkan pada 2026 jumlahnya mencapai 10.800 unit, atau meningkat sekitar 1.346 persen.
Setiap rumah penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta per unit untuk mendukung kebutuhan perbaikan rumah.
Selain bedah rumah, pembangunan sektor perumahan di Sulawesi Utara juga mencakup penyediaan fasilitas sanitasi. Hingga periode yang sama, sebanyak 81 unit fasilitas sanitasi telah dialokasikan, baik untuk pembangunan fasilitas baru maupun peningkatan fasilitas yang telah tersedia.
Di sektor hunian vertikal, pemerintah juga membangun 44 unit Rumah Susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (Rusun MBR). Rusun tersebut dibangun di kawasan Paniki, Manado, sebagai bagian dari upaya menyediakan hunian yang layak dan lebih terjangkau bagi masyarakat.
Dukungan terhadap pembiayaan perumahan turut diperkuat melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dari total alokasi 14.845 unit, hingga 30 September 2026 telah terealisasi 1.757 unit, dengan nilai pembiayaan mencapai sekitar Rp216 miliar.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam memperluas akses masyarakat Sulawesi Utara terhadap hunian yang layak sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar