Tutup FSS 2026, Denny Mangala Tekankan Pelayanan Kesehatan Humanis dan Bermutu
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala, M.Si saat menutup FSS 2026 di Atrium Mantos 3, Sabtu (7/11/2026). (dok.mediaalternatif)
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala, M.Si., menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang humanis, cepat, dan bermutu bagi seluruh masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menutup Festival Sulut Sehat (FSS) 2026 di Atrium Manado Town Square 3, Sabtu (7/11/2026) malam.
Dalam sambutannya, Denny mengatakan Festival Sulut Sehat harus menjadi momentum untuk terus mendorong peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, berbagai inovasi, fasilitas, dan teknologi kesehatan yang ditampilkan selama festival diharapkan terus berkembang dari tahun ke tahun demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sulawesi Utara.
Namun, ia mengingatkan bahwa semangat kebersamaan dan energi positif yang terbangun selama festival tidak boleh berhenti ketika kegiatan berakhir.
”Momentum ini harus menjadi titik pijar bagi kita semua untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis, cepat, dan bermutu bagi masyarakat,” tegasnya.
Denny juga memberikan pesan khusus kepada seluruh tenaga kesehatan dan petugas pelayanan, baik di rumah sakit, puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya, agar senantiasa melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang mengalami kesulitan maupun menyampaikan keluhan ketika membutuhkan akses pelayanan kesehatan.
”Layani masyarakat dengan sepenuh hati. Kita harus berusaha agar tidak ada keluhan dari masyarakat yang ingin mendapatkan akses pelayanan kesehatan,” pesannya.
Dalam sambutannya, Denny turut mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali falsafah luhur masyarakat Minahasa, yakni Si Tou Timou Tumou Tou, yang bermakna manusia hidup untuk memanusiakan manusia lainnya.
Menurutnya, nilai tersebut sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab tenaga kesehatan yang setiap hari berada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dedikasi para tenaga kesehatan, lanjutnya, bukan sekadar menjalankan tugas profesi, melainkan juga bentuk pengabdian kemanusiaan yang menghadirkan harapan bagi banyak orang di Sulawesi Utara.
Semangat memanusiakan manusia harus tercermin dalam setiap tindakan pelayanan, melalui sikap peduli, empati, ketulusan, serta penghormatan terhadap setiap pasien tanpa membeda-bedakan.
Selain menyoroti peningkatan pelayanan kesehatan, Denny juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara menjadikan kesehatan sebagai kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, serta membiasakan diri melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan.
Menurutnya, kesadaran menjaga kesehatan tidak seharusnya baru muncul ketika seseorang sudah mengalami sakit. Pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini.
”Kesehatan yang baik adalah fondasi dari segala kebahagiaan,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Denny mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta berbagai mitra untuk terus bergandengan tangan membangun sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan daerah.
Ia berharap semangat yang lahir dari Festival Sulut Sehat 2026 dapat terus diwujudkan melalui karya dan pelayanan nyata bagi masyarakat.
”Mari terus bergandengan tangan, berkolaborasi, bersinergi, dan memberikan karya terbaik bagi Sulawesi Utara yang kita cintai bersama,” ajaknya.
Penutupan Festival Sulut Sehat 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya berbicara tentang fasilitas dan teknologi, tetapi juga tentang kualitas pelayanan, kepedulian, dan kemanusiaan.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar