BSG Buka Akses Tabungan Pelajar di Boalemo, OJK Perkuat Literasi Keuangan Sejak Dini
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

Edukasi dan inklusi keuangan dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Boalemo, Desa Bongo III, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Selasa, (13/10/2026).
Boalemo, MEDIAALTERNATIF.ID – Menanamkan kebiasaan menabung sejak bangku sekolah menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas mengelola keuangan.
Komitmen inilah yang diperkuat Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) bersama industri jasa keuangan melalui edukasi dan inklusi keuangan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Boalemo, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SRT 1 Boalemo, Desa Bongo III, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya mengelola uang secara bijak sejak dini.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, bersama Kepala OJK SulutGo, Robert H.P. Sianipar.
Turut hadir Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo), Louisa Parengkuan, serta Deputi Pegadaian Wilayah Gorontalo.
Dalam kegiatan ini, Bank SulutGo mengambil peran nyata dengan memfasilitasi pembukaan rekening dan menyerahkan saldo awal tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada siswa.
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi para pelajar untuk mengenal layanan perbankan sekaligus membangun kebiasaan menabung secara teratur.
Program SimPel sendiri menjadi salah satu instrumen untuk mendekatkan layanan keuangan formal kepada kalangan pelajar.
Melalui kepemilikan rekening, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori pengelolaan keuangan, tetapi juga mulai mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Boalemo, Rum Pagau, menyampaikan apresiasi atas sinergi OJK, Bank SulutGo, Pegadaian, dan pemerintah daerah dalam memperkuat edukasi keuangan di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, pengenalan dunia perbankan sejak dini merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi muda yang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala OJK SulutGo, Robert H.P. Sianipar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan, terutama di wilayah pedesaan dan satuan pendidikan seperti sekolah rakyat terintegrasi.
Sinergi antara regulator, pemerintah daerah, dan lembaga jasa keuangan dinilai penting agar semakin banyak masyarakat, termasuk pelajar, memperoleh akses terhadap produk dan layanan keuangan formal yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Direktur Operasional Bank SulutGo, Louisa Parengkuan, juga menegaskan komitmen Bank SulutGo untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda di Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Melalui produk tabungan yang aman dan mudah diakses, Bank SulutGo berupaya mendorong pelajar agar lebih disiplin dalam mengelola uang saku, membiasakan diri menyisihkan sebagian uang untuk ditabung, serta memahami pentingnya perencanaan keuangan sejak usia sekolah.
Lebih dari sekadar kegiatan edukasi, program ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk memiliki rekening tabungan resmi di bank.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dalam menggunakan layanan keuangan formal secara bertanggung jawab.
Kolaborasi OJK SulutGo, Bank SulutGo, Pegadaian, dan Pemerintah Kabupaten Boalemo ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar.
Dengan memperkuat literasi sejak dini serta memperluas akses terhadap layanan keuangan, upaya tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya gemar menabung, tetapi juga cakap mengelola keuangan dan lebih siap merencanakan masa depan.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar