Turun Langsung ke Tondano Timur, Franky Wolayan Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Kiniar
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Ketua DPRD Minahasa, Franky Wolayan saat turun reses di Kiniar. (dok.istimewa)
Minahasa, MEDIAALTERNATIF.ID – Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, Franky Wolayan, SE., sukses menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026 di Kelurahan Kiniar, Kecamatan Tondano Timur, pada Jumat (6/11/2026).
Ajang serap aspirasi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan usulan pembangunan secara langsung kepada pimpinan wakil rakyat.
Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Kiniar ini diawali dengan sambutan hangat dari Lurah Kiniar, Herta Sela Warouw.
Turut hadir mendampingi jalannya reses, Sekretaris DPRD Minahasa Fabian Mendur, SP.t, Kasat Pol PP Lexi Korengkeng, serta mantan Sekretaris Daerah Minahasa, Frits Muntu, S.Sos.
Dalam pengantarnya, Sekwan Fabian Mendur menjelaskan bahwa rangkaian reses DPRD Minahasa kali ini digelar secara maraton selama tiga hari (Rabu, Jumat, dan Sabtu).
Kehadiran jajaran sekretariat memastikan seluruh fungsi kedewanan berjalan optimal sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dialog Interaktif: Aspirasi Olahraga hingga Infrastruktur
Setelah pemaparan resmi oleh Ketua DPRD Franky Wolayan, suasana langsung cair dalam sesi dialog interaktif.
Sejumlah warga antusias menyampaikan uneg-uneg dan kebutuhan mendesak di wilayah mereka:
Pembinaan Olahraga Catur: Warga bernama Daniel Rompas menyoroti minimnya pembinaan catur yang berimbas pada lambatnya regenerasi atlet.
Menanggapi hal ini, Franky Wolayan langsung menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut ke Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).
Persoalan Sampah dan Drainase: Jonny Sumanti mengeluhkan tumpukan sampah yang menyumbat saluran air hingga berdampak ke Kelurahan Rinegetan.
Wolayan langsung merespons dengan berkoordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sekaligus mendorong edukasi pemilahan sampah di tengah masyarakat.
Kebutuhan Lahan Pekuburan: Warga lainnya, Afilah Masengi, mengusulkan penambahan lahan pekuburan baru untuk wilayah Ranowangko.
Mantan Sekda Minahasa, Frits Muntu, turut memberikan masukan konstruktif. Ia mendukung penuh pengembangan atlet catur, mengusulkan penataan area parkir pasar, hingga pengadaan alat berat ekskavator untuk membersihkan eceng gondok dan endapan kotoran di sungai.
Komitmen Nyata untuk Ditindaklanjuti
Menutup kegiatan reses tersebut, Franky Wolayan memastikan bahwa seluruh catatan dan aspirasi warga telah direkam dengan baik.
Ia meminta masyarakat untuk bersabar karena usulan-usulan tersebut kini telah menjadi atensi khusus lembaganya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.
“Semua usulan dari bapak dan ibu sekalian mohon bersabar. Hal-hal ini memang sudah menjadi atensi kami bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk ditindaklanjuti,” pungkas Wolayan di hadapan warga yang hadir.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar