Ishak Tambani: Kami Tidak Akan Biarkan Prabowo Berjuang Sendirian
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Komitmen mendukung kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali ditegaskan Tonaas Wangko Paesaan Ne Tua Tua Minaesa, Ishak Tambani.
Ia memastikan, organisasi yang menaungi sekitar 50 LSM dan Ormas adat di Sulawesi Utara tersebut tetap solid dalam semangat kebersamaan, persatuan, dan dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo.
Bagi Ishak, dukungan tersebut bukan sekadar pernyataan politik, melainkan bentuk komitmen dan kebersamaan yang telah terbangun sejak perjuangan Pilpres 2024.
Ia menegaskan, keluarga besar Paesaan Ne Tua Tua Minaesa tidak akan meninggalkan Prabowo dalam menjalankan amanah kepemimpinan nasional.
“Kami bersama Presiden Prabowo. Torang tidak akan membiarkan Bapak Prabowo berjuang sendirian. Torang akan selalu bersama Bapak Prabowo,” tegas Ishak Tambani.
Ia menjelaskan, Paesaan Ne Tua Tua Minaesa telah mengambil bagian dalam menggalang serta mengonsolidasikan dukungan bagi Prabowo di Sulawesi Utara sejak tahapan Pilpres 2024.
Organisasi tersebut, menurutnya, turut menjadi salah satu elemen penggerak awal yang menghimpun berbagai kekuatan dan elemen masyarakat untuk memberikan dukungan.
Ishak juga mengingatkan besarnya dukungan masyarakat Sulawesi Utara dalam Pilpres 2024. Berdasarkan angka yang disampaikannya, Prabowo berhasil meraih 75,33 persen suara di Sulawesi Utara.
Capaian tersebut dinilainya menjadi bukti kuat besarnya kepercayaan masyarakat daerah terhadap kepemimpinan Prabowo saat itu.
Kebersamaan tersebut juga memiliki catatan tersendiri ketika Prabowo berkunjung ke Manado pada Februari 2024.
Ishak Tambani bersama keluarga besar Paesaan Ne Tua Tua Minaesa turut ambil bagian dalam penyambutan Prabowo di Bandara Internasional Sam Ratulangi.
Penyambutan berlangsung dalam nuansa kental adat Minahasa. Tarian perang Kabasaran ditampilkan sebagai bentuk penghormatan, sementara penyematan kain adat Minahasa kepada Prabowo menjadi simbol penerimaan dan penghormatan secara adat.
Bagi Ishak, momen tersebut bukan sekadar seremoni penyambutan, melainkan bagian dari perjalanan kebersamaan yang hingga kini tetap menjadi landasan organisasi dalam menjaga komitmen kebangsaan.
Meski menegaskan dukungan politiknya, Ishak menilai kebersamaan dengan pemerintah harus berjalan seiring dengan semangat menjaga keutuhan bangsa, memperkuat persaudaraan, serta memperjuangkan keberadaan dan hak-hak masyarakat adat.
Menurutnya, masyarakat adat tidak boleh hanya dipandang sebagai penjaga identitas dan warisan budaya.
Lebih dari itu, masyarakat adat harus diberikan ruang, kesempatan, serta peran strategis dalam pembangunan dan kehidupan berbangsa maupun bernegara.
Karena itu, ia berharap pemerintahan Presiden Prabowo terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat, sekaligus memberikan perhatian serius terhadap perlindungan hak, keberadaan, dan kontribusi masyarakat adat di seluruh Indonesia.
Ishak menegaskan, Paesaan Ne Tua Tua Minaesa akan terus menjaga semangat persatuan dan persaudaraan sebagai bagian dari kontribusi organisasi dalam memperkuat kehidupan kebangsaan.
“Kami ingin kebersamaan ini tetap kuat. Paesaan Ne Tua Tua Minaesa akan terus membawa semangat persatuan, persaudaraan, dan kebangsaan. Torang bersama Bapak Prabowo,” pungkasnya.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar