Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Headline » Rasionalisasi Anggaran, YSK Tegaskan Arah Pembangunan Sulut Tak Boleh Surut

Rasionalisasi Anggaran, YSK Tegaskan Arah Pembangunan Sulut Tak Boleh Surut

  • account_circle RedaksiMedia
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melakukan rasionalisasi anggaran dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Sejumlah alokasi yang dinilai lambat dieksekusi pada Semester I digeser untuk memperkuat program prioritas yang memiliki daya ungkit besar bagi masyarakat.

‎Kebijakan tersebut ditegaskan Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) saat menyampaikan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut, Senin (14/9/2026).

banner 336x280

‎Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Sulut, YSK membeberkan kondisi fiskal daerah sekaligus strategi pemerintah menghadapi perubahan kemampuan keuangan daerah.

‎Finalisasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025 oleh BPK RI serta penyesuaian Dana Bagi Hasil (DBH) dan Transfer ke Daerah membuat ruang fiskal Sulut harus kembali ditata.

‎Pemprov Sulut kemudian mengambil langkah rasionalisasi dengan menggeser anggaran dari program yang lambat dieksekusi pada Semester I menuju program prioritas yang dinilai memiliki daya ungkit tinggi bagi masyarakat.

‎Gubernur YSK menegaskan, APBD tidak boleh dipandang sebatas tumpukan angka dalam dokumen pemerintah. Baginya, APBD merupakan instrumen untuk menentukan ke mana uang rakyat diarahkan, bagaimana pembangunan dijalankan, dan sejauh mana kebijakan pemerintah mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

‎“APBD bukan semata dokumen angka-angka finansial,” tegas Gubernur YSK.

‎Karena itu, perubahan APBD 2026 diarahkan untuk melakukan penataan fiskal secara responsif, termasuk mengoreksi dinamika teknis, menata pergeseran alokasi, mengoptimalkan SiLPA, serta menjawab kondisi mendesak dan luar biasa di lapangan.

‎Dalam rancangan perubahan APBD tersebut, belanja daerah mengalami peningkatan cukup signifikan. Belanja yang sebelumnya sebesar Rp3,008 triliun bertambah sekitar Rp191,02 miliar, sehingga menjadi Rp3,199 triliun.

‎Sementara itu, pendapatan daerah meningkat dari Rp3,168 triliun menjadi Rp3,232 triliun, atau bertambah sekitar Rp63,89 miliar.

‎Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan meningkat dari Rp50 miliar menjadi sekitar Rp177,13 miliar. Sementara pengeluaran pembiayaan tetap sebesar Rp210,62 miliar.

‎Angka-angka tersebut menjadi bagian dari skema besar penataan fiskal Sulut di tengah perubahan kemampuan keuangan daerah.

‎Meski ruang fiskal mengalami penyesuaian, YSK memastikan arah pembangunan tidak kehilangan pijakan.

‎“Meskipun ruang fiskal mengalami penyesuaian dan rasionalisasi teknis, arah komitmen pembangunan Sulut tidak akan pernah surut,” tegasnya.

‎Tema pembangunan 2026 tetap dipertahankan, yakni Penguatan Sumber Daya Manusia, Agrobisnis dan Pariwisata yang Didukung Regulasi dan Inovasi.

‎Tema tersebut menjadi jangkar agar perubahan postur anggaran tidak membuat pemerintah kehilangan fokus terhadap target pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

‎YSK kemudian mengarahkan perubahan anggaran pada tiga pilar utama.

‎Pertama, akselerasi belanja modal. Fokusnya antara lain peningkatan konektivitas jalan, jaringan dan irigasi pertanian, pembebasan lahan strategis, serta sarana pendukung pariwisata, pendidikan, kesehatan dan sentra agrobisnis.

‎Kedua, penguatan sektor produktif dan strategis. Pilar ini mencakup promosi pariwisata, olahraga prestasi, ketahanan pangan melalui pertanian dan perikanan, UMKM, hingga kajian strategis bidang AMDAL, pertambangan dan penataan ruang.

‎Ketiga, program pro-rakyat dan perlindungan sosial. Di dalamnya termasuk Universal Health Coverage (UHC), jaminan sosial ketenagakerjaan, Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta mandatory spending.

‎Dengan kata lain, ketika ruang fiskal harus diperketat, belanja yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat justru menjadi perhatian.

‎Tak berhenti pada penyusunan anggaran, Pemprov Sulut juga memastikan pelaksanaan dan pengawasan dilakukan secara terintegrasi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) berbasis digital.

‎Langkah ini ditujukan untuk memastikan program dan alokasi anggaran dapat dieksekusi secara presisi, tepat sasaran, transparan dan efisien.

‎Pesan Gubernur YSK dalam perubahan APBD 2026 pun menjadi jelas.

‎“Tak ada ruang untuk anggaran yang tidak efektif,” pungkasnya.

  • Penulis: RedaksiMedia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sekadar Juara, Jaedon Nagere Bawa Pesan Keteladanan di Retel GMIM Rayon Minut 2026

    Tak Sekadar Juara, Jaedon Nagere Bawa Pesan Keteladanan di Retel GMIM Rayon Minut 2026

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Minut, MEDIAALTERNATIF.ID – Sorak sukacita dan tepuk tangan bergemuruh memenuhi Gereja GMIM Bukit Zaitun Kalawat saat nama Jaedon Nagere diumumkan sebagai Putra Juara I dalam Malam Grand Final dan Penganugerahan Gelar Pemilihan Remaja Teladan (Retel) GMIM Rayon Minahasa Utara (Minut) Tahun 2026, Minggu (7/6/2026). ‎Momen tersebut menjadi puncak dari rangkaian seleksi yang mempertemukan remaja-remaja terbaik […]

  • Gubernur YSK Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Warga Bolmong

    Gubernur YSK Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Warga Bolmong

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Bolmong, MEDIAALTERNATIF.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus menyerahkan bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (26/5/2026). Gubernur Yulius mengatakan bantuan hewan kurban itu menjadi simbol perhatian dan kepedulian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah keberagaman Sulawesi Utara. […]

  • ‎Sinergitas Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial, Pemprov dan Kejati Sulut Teken MOU

    ‎Sinergitas Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial, Pemprov dan Kejati Sulut Teken MOU

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut memiliki komitmen bersama untuk menghadirkan penegakan hukum yang lebih modern, progresif, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi Utara. Komitmen penegakan hukum yang lebih modern itu dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama/ Memorandum of Understanding (MoU) Sinergitas Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial yang dilaksanakan di […]

  • Gubernur YSK saat menyambut parade defile para OPD (foto : alternatif)

    Tegas!!! YSK : Saya ‘Penggal’ Kalau Tidak Mau Ikut Perintah

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Pasca dilantik dan disertijabkan lewat paripurna DPRD sebagai Gubernur Sulawesi Utara (Sulut). Hari ini Rabu (5/3/2025) Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur (Wagub) Victor Mailangkay perdana masuk kantor. Kehadiran Gubernur Yulius di gedung putih disambut antusias ASN Pemprov Sulut dengan parade baris-berbaris serta pawai defile. Gubernur Yulius saat memberikan sambutan menyampaikan terimakasih […]

  • Kompak, Bergerak, Berdampak, Gerindra Sulut Siap Gelar Rakerda 2026

    Kompak, Bergerak, Berdampak, Gerindra Sulut Siap Gelar Rakerda 2026

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Utara (Sulut) bersiap menggelar hajatan politik besar melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026. Agenda strategis partai berlambang kepala garuda itu akan dipusatkan di Four Points by Sheraton Manado dan diproyeksikan menjadi momentum konsolidasi […]

  • Soal Siltap Prades, Ini Penjelasan Pemkab Minsel

    Soal Siltap Prades, Ini Penjelasan Pemkab Minsel

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Amurang, MEDIAALTERNATIF.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) memberi penjelasan perihal sejumlah perangkat desa yang belum menerima siltap. Penjelasan ini diungkap langsung Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Ever Poluakan. Ia menjelaskan siltap merupakan penghasilan tetap atau gaji bagi kepala desa dan perangkat yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) Poluakan mengungkap penyebab […]

expand_less