Manado Mendadak Dipenuhi Armada Militer AS, C-130 Siap Bermanuver di Langit Sulawesi
- account_circle RedaksiMedia
- calendar_month 28 menit yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi US Air Force (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Manado mendadak menjadi perhatian setelah armada dan personel militer Angkatan Udara Amerika Serikat (U.S. Air Force) tiba di Pangkalan Udara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara.
Kehadiran kekuatan udara Amerika Serikat itu bukan tanpa alasan. Armada dan personel dari 374th Airlift Wing U.S. Air Force akan bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) dalam latihan militer bersama Cope West 2026.
Latihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 11 September 2026, dengan fokus utama pada operasi angkut udara taktis.
Yang menarik, langit Sulawesi akan menjadi ruang latihan bagi pesawat angkut militer andalan kedua negara, termasuk C-130.
Dalam keterangan resmi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Cope West 2026 akan menguji kemampuan personel AS dan TNI-AU dalam menjalankan operasi udara taktis secara bersama-sama sekaligus meningkatkan interoperabilitas kedua kekuatan udara.
Sejumlah manuver pun telah disiapkan.
Di antaranya penerjunan muatan Low-Cost Low-Altitude (LCLA), penerjunan sistem kontainer berkecepatan tinggi dan rendah, penerjunan personel dengan teknik terjun bebas militer, hingga penerbangan dalam formasi taktis.
Tak hanya menguji kemampuan di udara, latihan ini juga menjadi ajang pertukaran pengalaman dan keahlian militer kedua negara.
Personel Amerika Serikat dan Indonesia akan berbagi pengetahuan mengenai kesehatan penerbangan, evakuasi medis melalui udara serta prosedur penanganan keadaan darurat.
Latihan simulasi di meja atau tabletop exercise juga akan dilakukan untuk memperkuat koordinasi serta kemampuan bersama dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Pengerahan armada dan personel AS ke Manado tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pacific Air Forces yang melibatkan berbagai komponen, sekutu dan negara mitra Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik.
Kegiatan ini diarahkan untuk mendukung kemampuan udara, antariksa dan siber Amerika Serikat dalam mendukung U.S. Indo-Pacific Command, sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Cope West bukan latihan militer perdana. Latihan AS-TNI tersebut telah dilaksanakan secara berkala sejak 1989.
Untuk tahun 2026, latihan di Indonesia ini menjadi pelaksanaan Cope West ke-13 di Tanah Air.
Dengan Manado sebagai salah satu pusat kegiatan, perhatian kini tertuju pada langit Sulawesi. Mulai 7 September, C-130 milik Amerika Serikat dan TNI-AU dijadwalkan melakukan berbagai manuver udara dalam latihan gabungan tersebut.
- Penulis: RedaksiMedia



Saat ini belum ada komentar