Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Headline » YSK Pangkas Pemborosan : Tak Ada Program Tumpang Tindih, Setiap Rupiah Harus Kembali ke Rakyat

YSK Pangkas Pemborosan : Tak Ada Program Tumpang Tindih, Setiap Rupiah Harus Kembali ke Rakyat

  • account_circle Media Alternatif
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) memperketat arah penggunaan anggaran daerah.

‎Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) menegaskan, setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak boleh terserap untuk pemborosan maupun program yang tumpang tindih.

banner 336x280

‎Penegasan itu disampaikan YSK dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (2/9/2026), dalam agenda penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.

‎Menurut YSK, perubahan anggaran bukan sekadar penyesuaian angka dalam dokumen fiskal. Lebih dari itu, perubahan tersebut harus menjadi instrumen untuk memastikan anggaran daerah benar-benar bekerja mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎“Alokasi sumber daya finansial daerah harus dimanfaatkan secara optimal tanpa ada pemborosan. Kita memastikan tidak ada program yang tumpang tindih,” tegas YSK.

‎Ia menekankan, belanja pemerintah daerah harus mampu menjadi stimulus bagi perekonomian kerakyatan. Karena itu, arah penggunaan anggaran difokuskan pada sektor-sektor yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

‎Di antaranya penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pertanian, perikanan, pariwisata hingga investasi daerah.

‎Belanja Harus Tepat Sasaran

‎Yulius meminta seluruh perangkat daerah tidak hanya melihat perubahan anggaran dari sisi administratif, tetapi juga dari manfaat yang akan dihasilkan bagi masyarakat.

‎Belanja daerah, kata dia, perlu diarahkan agar lebih fokus, responsif dan tepat sasaran, terutama dalam menghadapi dinamika perekonomian nasional maupun global.

‎“Setiap penyesuaian dan alokasi anggaran yang disepakati harus diarahkan pada program prioritas yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

‎Sejumlah agenda prioritas yang ditekankan meliputi pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, pembangunan infrastruktur strategis, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan.

‎Arah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulut dalam menjalankan hasil kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

‎Tekankan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel

‎Tak hanya soal efisiensi, Yulius juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

‎Ia menyatakan seluruh proses pengelolaan keuangan daerah, mulai dari penyusunan perubahan APBD, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban, harus berpegang pada prinsip akuntabilitas, transparansi serta kepatuhan terhadap regulasi.

‎Pengawasan internal pemerintah daerah juga diminta terus diperkuat untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai perencanaan dan tujuan pembangunan.

‎Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam menyesuaikan instrumen anggaran dengan kondisi dan kebutuhan pembangunan Sulawesi Utara.

‎Dokumen tersebut telah mempertimbangkan dinamika makroekonomi, penyesuaian pendapatan daerah, efisiensi belanja serta berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak.

‎Melalui perubahan anggaran ini, Gubernur berharap tidak ada lagi anggaran yang sekadar habis dibelanjakan tanpa menghasilkan manfaat.

‎Targetnya jelas, setiap rupiah anggaran daerah harus tepat sasaran, memperkuat ekonomi masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi Sulawesi Utara.

  • Penulis: Media Alternatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati FDW saat mengikuti Orientasi Organisasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di The Sentra Hotel Manado, (foto : ist)

    Ratusan Bupati Kumpul di Minut, Bupati FDW Sebut Forum APKASI Beri Wawasan Baru

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Minut, MEDIAALTERNATIF.ID – Top Eksekutif Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar (FDW) mengikuti orientasi organisasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di The Sentra Hotel Manado, kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dibuka sejak Kamis (29/5/2025) hingga Sabtu (31/5/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang […]

  • Aser Tuama Kewas, (grafis : mediaalternatif)

    Petinju Berdarah Minsel Mengamuk! Aser Kewas Rebut Sabuk WBA Asia Lewat KO Sadis Ronde 7

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dunia tinju Indonesia kembali bergemuruh, Petinju berdarah Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut) Aser Tuama Kewas, sukses mengukir sejarah setelah merebut sabuk juara WBA Asia dengan cara yang spektakuler. Menghadapi petinju tangguh asal Filipina, Angilou Dalogdog, Aser tampil garang sejak ronde awal. Dengan tekanan tanpa henti dan pukulan-pukulan mematikan, petinju kebanggaan Sulawesi […]

  • Gelar Rapat Banmus, Penandatanganan Nota Kesepakatan Ranwal RPJMD Kota Manado Tahun 2025-2029 Segera Diparipurnakan

    Gelar Rapat Banmus, Penandatanganan Nota Kesepakatan Ranwal RPJMD Kota Manado Tahun 2025-2029 Segera Diparipurnakan

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Manado menggelar Rapat Badan Musyawarah (Banmus), di Ruang Rapat Ketua DPRD, Selasa (6/5/2025). Rapat tersebut membicarkan hal-hal penting terkait agenda DPRD Manado. “Kita sudah rapat Banmus dalam rangka membicarakan agenda-agenda kerja DPRD dalam waktu dekat,” ungkap Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey. Hasil rapat Badan Musyawarah […]

  • Lurah Kakaskasen Dua Fendy Mongdong (foto ist/kolase alternatif)

    Viral Terkait Larangan Untuk Memakamkan Jenazah, Ini Kata Lurah Fendy Mongdong

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Tomohon, MEDIAALTERNATIF.ID – Lurah Kakaskasen Dua Fendy Mongdong angkat bicara terkait beredarnya informasi bahwa dirinya melarang Keluarga Besar Kaunang Wakari memakamkan anggota keluarganya yang meninggal dunia di lahan pekuburan keluarga yang terletak di wilayah Kelurahan Kakaskasen Dua. Fendy menjelaskan bahwa kejadian saat pemakaman almarhumah istri dari Lambertus Kaunang sepenuhnya tidak seperti dengan kondisi yang diberitakan […]

  • BSG Raih Penghargaan Kepatuhan dari BPJS Kesehatan

    BSG Raih Penghargaan Kepatuhan dari BPJS Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Bank SulutGo (BSG) turut berpartisipasi dalam acara Gathering dan Sosialisasi Program JKN bersama Badan Usaha yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di Grand Ballroom Four Points By Sheraton Manado, Senin (16/6/2025). Acara yang dihadiri oleh berbagai badan usaha di Sulawesi Utara ini mengangkat beberapa agenda penting, antara lain: Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) […]

  • Gubernur Yulius saat berkunjung di Kabupaten Bolaang Mongondow, (foto : ist)

    Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Yulius Percepat Penyesuaian RTRW

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Kotamobagu, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus menegaskan pentingnya penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai langkah strategis dalam mendorong investasi dan memacu pertumbuhan ekonomi di Sulut. Hal ini disampaikan Gubernur saat membuka rapat RTRW di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Sabtu (15/3/2025). “Saya ingin RTRW ini cepat dituntaskan supaya kita bisa memetakan potensi […]

expand_less