FSS 2026 Sukses Digelar, Lidya Tulus Tekankan Kolaborasi untuk Perkuat Layanan Kesehatan
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 15 jam yang lalu
- print Cetak

Kadis Kesehatan, dr. Lidya Tulus saat penutupan Festival Sulut Sehat 2026 di Atrium Mantos 3, Sabtu (7/11/2026).
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Festival Sulut Sehat (FSS) 2026 resmi ditutup di Atrium Manado Town Square 3, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang melibatkan 62 mitra kesehatan dari berbagai sektor ini menjadi wadah kolaborasi sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat Sulawesi Utara.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, dr. Lidya Tulus, dalam sambutannya saat penutupan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Festival Sulut Sehat 2026.
Menurutnya, festival ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, memperkenalkan layanan kesehatan, serta memberikan akses pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat.
”Melalui kegiatan ini, kita menghadirkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari laboratorium, klinik pratama, klinik utama hingga rumah sakit terbaik di Sulawesi Utara, baik milik pemerintah, TNI/Polri maupun swasta, untuk bersama-sama memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat,” ungkapnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, Festival Sulut Sehat menghadirkan berbagai kegiatan edukasi kesehatan dengan beragam topik yang menyasar masyarakat luas.
Selain itu, pameran kesehatan memberikan kesempatan kepada setiap peserta untuk memperkenalkan layanan, fasilitas, serta program unggulan masing-masing.
Suasana festival juga semakin semarak dengan berbagai permainan dan perlombaan yang melibatkan komunitas kesehatan maupun masyarakat umum.
Lidya menjelaskan, penyelenggaraan Festival Sulut Sehat sejalan dengan pesan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., yang terus menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan berkualitas.
”Fasilitas kesehatan itu harus dekat, cepat, dan bermutu, sehingga masyarakat Sulawesi Utara dapat menikmati layanan kesehatan seperti masyarakat di provinsi lain di Indonesia,” demikian pesan Gubernur yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Salah satu capaian Festival Sulut Sehat 2026 adalah partisipasi 62 peserta dan mitra yang berasal dari tujuh kategori sektor kesehatan dan pendukungnya.
Rinciannya meliputi 12 rumah sakit pemerintah, 10 rumah sakit swasta, 10 klinik, laboratorium dan layanan terapi, serta 11 dinas kesehatan dan lembaga pengawasan.
Selain itu, terdapat 11 perusahaan dan mitra usaha, lima organisasi profesi, yayasan dan penjamin kesehatan, serta tiga institusi pendidikan dan pelatihan kesehatan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia usaha, organisasi profesi, lembaga pendidikan dan masyarakat dalam membangun ekosistem kesehatan yang semakin kuat.
Pada kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pihak swasta, mitra kesehatan hingga seluruh peserta yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperluas jangkauan informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Melalui Festival Sulut Sehat 2026, diharapkan semangat kebersamaan yang telah terbangun tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi terus berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, cepat, dan bermutu bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar