Sulut Raih Penghargaan Pendidikan, YSK Bawa Pulang Insentif Fiskal Rp2 Miliar
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 19 jam yang lalu
- print Cetak

Gubernur YSK terima penghargaan terbaik 1 Pendidikan Regional Sulut.
Makassar, MEDIAALTERNATIF.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapat apresiasi pemerintah pusat berupa insentif fiskal Rp2 miliar setelah meraih predikat Terbaik 1 Kategori 2 Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dalam ajang Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi.
Penghargaan tersebut diterima Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) dalam acara yang digelar di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (18/9/2026) malam.
Penghargaan diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Djamari Chaniago.
YSK mengaku sempat dibuat tegang saat menunggu pengumuman. Nama Sulawesi Utara menjadi salah satu yang dipanggil terakhir dalam agenda tersebut.
“Malam ini saya sedikit terkaget dipanggil terakhir Sulawesi Utara dan Pak Menteri bikin deg-degan,” kata YSK usai menerima penghargaan.
Ia mengaku sempat khawatir Sulut tidak masuk sebagai penerima apresiasi.
“Saya agak khawatir juga tidak terpanggil. Tapi Puji Tuhan Sulut mendapatkan penghargaan apresiasi di bidang pendidikan,” ujarnya.
Menurut YSK, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi dorongan untuk terus memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Tantangan tersebut tidak ringan. Sulut memiliki banyak wilayah kepulauan dengan sekolah yang tersebar di berbagai daerah.
“Memang kita lagi berjuang karena kami memiliki 300 pulau yang sekolahnya tersebar,” ungkapnya.
YSK mengatakan Pemprov Sulut terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk memastikan layanan pendidikan dapat dijangkau siswa maupun tenaga pendidik.
“Saya dan Pak Menteri Dikdasmen berupaya menghadirkan pendidikan yang mudah dijangkau, didatangi baik siswa maupun guru,” katanya.
Perhatian terhadap pendidikan di wilayah perbatasan juga menjadi bagian dari upaya tersebut. YSK menyebut pemerintah pusat turut membantu fasilitas sekolah di Miangas, wilayah terdepan Indonesia bagian utara.
“Saat ini Bapak Presiden membantu sekolah yang berada di Miangas di perbatasan Indonesia bagian utara,” ujarnya.
YSK menegaskan pemerataan akses pendidikan akan terus digenjot agar kondisi geografis Sulut yang terdiri dari banyak pulau tidak menjadi penghalang bagi masyarakat mendapatkan pendidikan.
“Ini yang terus kita tingkatkan. Masyarakat Sulut tidak susah lagi menikmati pendidikan karena memiliki pulau,” pungkasnya.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar