YSK Targetkan PAD Sulut Rp8 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi Didorong 8 Persen
- account_circle RedaksiMedia
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

YSK saat melantik pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Sulut, yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (7/9/2026).
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus mendorong jajaran pemerintah daerah bekerja lebih keras mengoptimalkan potensi daerah.
Ia menargetkan PAD Sulut menembus Rp8 triliun pada 2028, sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.
Pesan tersebut disampaikan Yulius saat melantik 318 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Sulut, yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (7/9/2026).
Para pejabat yang dilantik berasal dari empat instansi strategis, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kehutanan, serta Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas).
Yulius menilai Sulut memiliki modal besar untuk meningkatkan kemandirian fiskal, terutama melalui kekayaan sumber daya alam di sektor kelautan, kehutanan dan pertambangan.
Menurutnya, berbagai regulasi pemerintah pusat serta penetapan 63 wilayah Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Sulut membuka peluang besar untuk mengoptimalkan potensi mineral daerah.
“Jika potensi mineral dan sumber daya alam ini kita kelola, kita awasi, dan kita berdayakan secara maksimal, PAD kita dari sektor mineral saja bisa menyumbang sekitar Rp5 triliun,” tegas Yulius.
Dengan tambahan PAD dari berbagai sektor lainnya, Yulius meyakini target Rp8 triliun pada 2028 bukan sesuatu yang mustahil. Peningkatan PAD tersebut diharapkan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Sulut hingga 8 persen.
Saat ini, kinerja ekonomi Sulut tercatat sebesar 5,53 persen secara quarter-to-quarter (q-to-q) dan 5,42 persen secara month-to-month (m-to-m).
Sejumlah indikator pembangunan juga menunjukkan capaian positif. IPM Sulut berada di angka 76,32, tingkat literasi pendidikan mencapai 99,9 persen, sementara angka harapan hidup tercatat 73,44 tahun.
Pemprov Sulut juga mencatat prestasi di tingkat nasional, salah satunya dengan meraih peringkat pertama dalam efisiensi dan transparansi pengadaan barang dan jasa melalui E-Katalog.
Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Yulius menekankan pentingnya birokrasi yang solid, berintegritas dan inovatif untuk mengejar target pembangunan tersebut.
“Kalian adalah pasukan inti di lapangan. Mari kita bersama-sama bekerja keras, menjaga kejujuran, dan mengoptimalkan seluruh potensi daerah demi kemakmuran masyarakat Sulawesi Utara,” pungkasnya.
- Penulis: RedaksiMedia



Saat ini belum ada komentar