Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Hukum & Kriminal » LSM dan Ormas Pa’esaan Bersatu, Tonaas Ishak Tambani Ultimatum PT MSM-TTN : Jangan Korbankan Rakyat Demi Tambang!

LSM dan Ormas Pa’esaan Bersatu, Tonaas Ishak Tambani Ultimatum PT MSM-TTN : Jangan Korbankan Rakyat Demi Tambang!

  • account_circle Media Alternatif
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Suara penolakan masyarakat lingkar tambang kembali menggema. Dalam rapat gabungan yang mempertemukan tokoh adat, LSM, Ormas Pa’esaan, dan insan pers, berbagai keluhan terhadap aktivitas PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) mengemuka dengan nada yang semakin tegas.

‎Pertemuan yang dipimpin langsung Tonaas Wangko Ishak Tambani di kediamannya itu menghasilkan satu sikap bersama: kesejahteraan, keselamatan, dan hak hidup masyarakat tidak boleh dikorbankan demi kepentingan operasional perusahaan tambang.

banner 336x280

Sorotan utama tertuju pada kerusakan infrastruktur dan lingkungan yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Salah satunya adalah retaknya sejumlah rumah warga serta putusnya akses Jalan Trans Minahasa Utara–Bitung di Kelurahan Tinerungan Pinasungkulan. Ruas jalan strategis yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat itu berada sangat dekat dengan area penambangan utama perusahaan.

Kerusakan yang terus berulang memunculkan dugaan kuat adanya keterkaitan dengan aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

‎‎”Dalam waktu dekat kami akan turun langsung ke lokasi untuk melihat fakta di lapangan,” tegas Tonaas Ishak Tambani.

Keluhan Warga Menumpuk Selama Bertahun-tahun

Dari Desa Kokole Dua, Adri menyampaikan kekecewaan masyarakat terhadap perusahaan yang dinilai mengabaikan nilai-nilai adat setempat. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan adat oleh perusahaan kerap melibatkan pihak luar, sementara tokoh adat dan masyarakat asli justru tidak dilibatkan.

‎Selain persoalan adat, warga juga mengeluhkan getaran akibat aktivitas peledakan yang terus terjadi dan membuat banyak lansia hidup dalam ketakutan. Janji penyerapan tenaga kerja lokal serta program CSR di bidang pendidikan pun dinilai belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Keluhan serupa disampaikan Ferdinan, pemuda Kokole Satu. Ia menilai berbagai ritual adat yang dilakukan perusahaan hanya bersifat seremonial tanpa penghormatan terhadap masyarakat adat sebagai pemilik budaya dan tanah leluhur.

“Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi soal penghormatan terhadap hak budaya dan tanah warisan leluhur,” ujarnya.

‎Sementara itu, warga Kampung Kijang, Desa Likupang Satu, mengaku telah merasakan dampak aktivitas pertambangan selama lebih dari 15 tahun. Sungai Marawuwung yang selama ini menjadi sumber air bersih masyarakat kini disebut semakin keruh dan diduga mengalami gangguan aliran.

Akibatnya, warga harus menempuh jarak yang lebih jauh hanya untuk mendapatkan air bersih. Bahkan, puluhan ternak warga dilaporkan mati yang diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan yang semakin memburuk.

‎”Anak-anak muda sudah kehilangan harapan masa depan di kampung ini. Bahkan persoalan jual beli tanah semakin meresahkan,” ungkap Rommi.

Perwakilan Brigade Nusantara juga menyatakan sikap tegas terhadap dugaan pencemaran lingkungan dan ketidakadilan dalam penyerapan tenaga kerja.

‎”Kami siap melaporkan perusahaan jika ditemukan pelanggaran terkait pencemaran maupun hak-hak masyarakat. Keluhan warga yang hidup dalam kepanikan akibat pengeboman harus mendapat perhatian serius,” tegasnya.

Kekecewaan juga datang dari warga Desa Maen dan Winuri yang mempertanyakan realisasi berbagai program bantuan, termasuk bantuan ternak sapi dan babi yang disebut telah dijanjikan sejak bertahun-tahun lalu namun belum terealisasi.

Desakan Penutupan Sementara Operasi Tambang

Ketua Forum Peduli Lingkungan Sulawesi Utara, Juent Myhard, menyampaikan tuntutan paling keras dalam pertemuan tersebut, yakni penghentian sementara seluruh aktivitas PT MSM dan PT TTN hingga persoalan yang dikeluhkan masyarakat mendapat kejelasan.

Menurutnya, tuntutan itu didasarkan pada sejumlah persoalan serius, antara lain dugaan kerusakan lingkungan yang terus berulang, longsor jalan, pencemaran lingkungan, lemahnya pelaksanaan pengelolaan lingkungan, hingga dampak aktivitas peledakan yang dinilai mengancam keselamatan warga.

Selain itu, perusahaan juga dianggap belum memberikan penyelesaian yang memadai terhadap berbagai dampak yang dirasakan masyarakat selama ini.

Nada serupa disampaikan Ketua Benteng PEP Kembuan yang mempertanyakan transparansi pelaksanaan delapan bidang program CSR perusahaan, khususnya di bidang kebudayaan.

‎”Ini harga mati. Jika terbukti program CSR budaya tidak pernah direalisasikan, kami siap mengambil langkah tegas hingga melakukan pemblokiran jalur operasional perusahaan,” katanya.

Media Siap Kawal Aspirasi Masyarakat

Pertemuan tersebut turut mendapat dukungan dari kalangan pers. Perwakilan wartawan yang hadir menyatakan komitmennya untuk mengawal dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada publik secara objektif dan transparan.

Seluruh hasil pertemuan, termasuk berbagai keluhan dan tuntutan warga, akan dirangkum dalam dokumen resmi sebagai dasar tindak lanjut ke berbagai pihak terkait.

‎Di akhir pertemuan, Tonaas Wangko Ishak Tambani kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh dibangun di atas penderitaan rakyat.

Pesan yang disampaikan pun sangat jelas, apabila tidak ada perubahan dan langkah nyata dari pihak perusahaan, masyarakat siap menempuh langkah yang lebih besar untuk memperjuangkan hak hidup, lingkungan, dan masa depan mereka.

(*/yw)

  • Penulis: Media Alternatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasat Pol PP Minsel saat membawakan sambutan di Rumah Duka, (foto : ist)

    Hanya Utus Kasat Pol-PP, Tokoh Pemuda Soroti Pemkab Minsel dalam Persemayaman Prof Lombok di Kumelembuai

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Kumelembuai, MEDIAALTERNATIF.ID – Kehadiran Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Minahasa Selatan (Minsel) dalam ibadah persemayaman dan penghiburan jenazah Almarhum Prof Jan Lombok di Desa Kumelembuai, Kecamatan Kumelembuai, Kabupaten Minsel mendapat sorotan dari tokoh Pemuda Minsel. ‎Mereka menilai perhatian pemerintah daerah terhadap kepergian Prof Jan Lombok belum mencerminkan penghormatan yang sepatutnya diberikan kepada […]

  • Meriahkan Hari Jadi Humas Polri ke 73, Polres Minsel dan Bhayangkari Gelar Aksi Donor Darah

    Meriahkan Hari Jadi Humas Polri ke 73, Polres Minsel dan Bhayangkari Gelar Aksi Donor Darah

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Amurang, MEDIAALTERNATIF.ID – Polres Minahasa Selatan (Minsel) dan Bhayangkari Cabang Minsel bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado menggelar kegiatan donor darah di Graha Tatag Trawang Tungga Polres Minsel, Senin (4/11/2024) pagi. Kegiatan donor darah ini diikuti oleh personel Polres Minsel dari berbagai fungsi satuan kerja, serta ibu-ibu Bhayangkari Cabang Minsel. “Polres Minsel […]

  • JPS Peduli, Bakti Sosial Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

    JPS Peduli Bergerak! Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Jurnalis Polda Sulut Salurkan Ratusan Paket Sembako

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Minahasa, MEDIAALTERNATIF.ID – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga aksi nyata yang menyentuh masyarakat. ‎Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam kemitraan bersama Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada para nelayan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga di Desa Teling dan Desa Kumu Kecamatan Tombariri, […]

  • YSK - Victor saat konfrensi pers, (foto : media alternatif)

    KPU Sulut Tetapkan YSK – Victor Gubernur dan Wagub Sulut Periode 2025 – 2030

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) secara resmi menetapkan Yullius Stevanus dan Victor Mailangkay sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut periode 2025-2030 dalam rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih yang digelar Rabu (5/2/2025) di Grand Ballroom Four Point by Seraton Manado. Dalam pleno, KPU Sulut menyerahkan salinan putusan penetapan calon kepada […]

  • Tersangka saat diamankan di Polresta Manado

    Lempar Batu dan Ancam Tikam Pasutri, Pelaku Pengrusakan Mobil di Manado Dibekuk Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Aksi brutal yang menggemparkan warga Kota Manado berakhir cepat di tangan polisi. Seorang pria berinisial FP (32) yang diduga melakukan pengrusakan kendaraan sekaligus mengancam pasangan suami istri menggunakan senjata tajam, berhasil diringkus Tim Resmob Polresta Manado kurang dari 24 jam setelah kejadian. Peristiwa mencekam itu terjadi pada Kamis pagi (18/6/2026) di Jalan […]

  • Harvany Boki Presdir, Ismed Sofyan CEO, Ini Nama Pengurus Persma 1960

    Harvany Boki Presdir, Ismed Sofyan CEO, Ini Nama Pengurus Persma 1960

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Kiprah sepak bola di Sulawesi Utara (Sulit) kembali menggeliat dengan hadirnya formasi manajemen baru klub legendaris Persma 1960. ‎Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar untuk membangkitkan kembali kejayaan Persma sebagai salah satu tim bersejarah di bumi Nyiur Melambai ‎Dengan semangat profesionalisme dan pembenahan menyeluruh, struktur manajemen Persma 1960 kini diisi oleh […]

expand_less