Respons Cepat Dampak Karhutla, Gubernur Yulius Instruksikan Pembagian Masker dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

Tim Ahli Gubernur Bidang Teknologi Informasi (IT), Januardo Binilang saat membagikan masker kepada warga.
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) mengambil langkah cepat untuk melindungi masyarakat dari ancaman gangguan kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selain membagikan masker di sejumlah titik strategis, Pemprov Sulut juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak.
Langkah tanggap darurat tersebut merupakan tindak lanjut instruksi langsung Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di tengah dampak karhutla.
Tim Ahli Gubernur Bidang Teknologi Informasi (IT), Januardo Binilang, mengatakan aksi kemanusiaan ini dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dan Dinas Kesehatan Kota Manado.
Menurut Januardo, pembagian masker dipusatkan di sejumlah lokasi dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi di Kota Manado, di antaranya kawasan Rumah Sakit Siloam, Jalan Roda, pertigaan Jalan Sam Ratulangi, hingga wilayah Malalayang.
“Pembagian masker hari ini berfokus di sejumlah titik strategis Kota Manado, antara lain kawasan Rumah Sakit Siloam, Jalan Roda, pertigaan Jalan Sam Ratulangi, serta Malalayang,” ujar Januardo.
Ia menegaskan, upaya perlindungan masyarakat tidak hanya dilakukan dalam satu hari. Pemprov Sulut akan melanjutkan pemantauan dan pembagian masker selama beberapa hari ke depan, dengan memperluas jangkauan pelayanan ke daerah lain, termasuk Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Tomohon.
Selain langkah pencegahan melalui pembagian masker, pemerintah juga menyiagakan posko pemeriksaan kesehatan gratis di lapangan.
Layanan ini ditujukan bagi masyarakat yang mulai mengalami keluhan kesehatan, khususnya gangguan saluran pernapasan yang berpotensi berkaitan dengan paparan asap karhutla.
Melalui pemeriksaan tersebut, warga diharapkan dapat memperoleh penanganan medis lebih dini sehingga risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dapat diminimalkan.
Respons cepat Pemprov Sulut ini menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan akses pelayanan kesehatan di tengah situasi karhutla.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, serta menggunakan masker saat beraktivitas di area yang terdampak asap.
Dengan memperkuat langkah pencegahan dan memperluas pelayanan kesehatan, Pemprov Sulut berupaya agar penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada dampak lingkungan, tetapi juga pada keselamatan dan kesehatan warga.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar