Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Headline » Akulah, Tuhan Allahmu Yang Membebaskan Kamu

Akulah, Tuhan Allahmu Yang Membebaskan Kamu

  • account_circle Toar Wungow
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • print Cetak

MTPJ 16 – 22 Agustus 2026 -Keluaran 6:1-12

‎Kata “membebaskan” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti “melepaskan dari ikatan, tuntutan, tekanan serta memberi keleluasaan untuk bergerak”. Sedangkan kata dasar membebaskan adalah “bebas” berarti “tidak terikat atau merdeka”. Berkaitan dengan kata merdeka, maka pada tanggal 17 Agustus, negara Indonesia merayakan kemerdekaannya, bebas dari penjajahan dan berhak mengatur bangsanya sendiri.

banner 336x280

‎Namun yang menjadi keprihatinan sampai saat ini, walaupun sudah merdeka/bebas dari penjajah masih juga dijumpai ketidakadilan, penindasan, pemerkosaan hak-hak individu yang justru dilakukan oleh orang-orang Indonesia kepada bangsanya sendiri. Kebebasan beragama seringkali memudar oleh karena kepentingan segelintir orang tertentu yang mengakibatkan pelarangan untuk beribadah, tempat Ibadah dirusak dan lain sebagainya. Hidup damai, merdeka dan berkeadilan menjadi harapan dan kerinduan bersama sebagai sebuah bangsa yang merdeka. Sepanjang minggu ini kita merenungan Firman Tuhan di bawah tema “AKULAH, TUHAN ALLAHMU YANG MEMBEBASKAN KAMU”

‎PEMBAHASAN TEMATIS

‎Pembahasan Teks Alkitab (Eksegese)

‎Kitab Keluaran menceritakan dengan jelas tentang perbuatan besar yang Tuhan Allah lakukan kepada umat-Nya dengan membawa mereka keluar dari tanah perbudakan di Mesir menuju ke negeri yang berlimpah susu dan madu, yakni tanah Kanaan (Kel. 3:8). Siapa Musa? Arti nama Musa (Mosyeh berarti “ditarik dari air” Kel. 2:10). Orang tuanya dari suku Lewi (Kel.2:1). Pada waktu itu orang-orang Israel di Mesir mengalami penindasan yang sangat kejam oleh Raja Firaun. Perintah pengutusan Musa oleh Tuhan Allah untuk membawa orang Israel keluar dari tanah Mesir ditulis dengan jelas dari Pasal 3, ketika Musa melihat nyala api di semak duri yang tidak terbakar. Tuhan Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai Allah Abraham, Ishak dan Yakub dan menugaskan Musa untuk membawa umat-Nya keluar dari Mesir (3:10).

‎Keluaran 6:1-12 adalah penegasan Tuhan Allah kepada Musa untuk membawa umat Israel ke tanah Kanaan. Tuhan Allah kembali memperkenalkan diri-Nya kepada Musa “Akulah Tuhan”, (Ibr. ani YHWH). Tuhan Allah yang sama yang sudah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub (ay. 2

‎Ayat 3-4, Tuhan Allah telah berjanji akan memberikan tanah Kanaan kepada umat Israel. Tuhan Allah juga sudah mendengar rintihan (Ibr. na’aqat: erangan atau rintihan) umat-Nya yang mengalami penindasan dan perbudakan di tanah Mesir. Kata perjanjian (Ibr. Berit) di ulang dua kali menunjukkan bahwa perjanjian Tuhan Allah dengan leluhur Israel adalah bagian yang sangat penting dalam perjalanan hidup umat Israel. Oleh karena itu Ia memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Nya dan mendengar seruan mereka (Kel. 3:7).

‎Ayat 5 – 7, Tuhan Allah menugaskan Musa untuk menyampaikan kepada umat Israel, bahwa, Ia akan membebaskan (Ibr. Wehowseti dari kata yatsa yang berarti pergi atau membawa keluar), melepaskan (Ibr. Natsal yang berarti menyelamatkan atau merebut) dan Menebus (Ibr. Gaal) mereka dari perbudakan Mesir dengan tangan yang teracung (simbol kekuatan atau menunjukkan kekuatan). Ini menunjukkan bahwa karya selamat ini adalah inisiatif Tuhan Allah sendiri bagi umat-Nya. Tuhan Allah terikat pada perjanjian-Nya dengan umat Israel bahwa mereka adalah milik-Nya dan Ia sendiri adalah Allah mereka. Sebab itu dikatakan Tuhan Allah juga akan mengangkat mereka menjadi umat-Nya dan akan membawa mereka ke tanah yang dijanjikan-Nya kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Hal ini mempertegas kepada umat Israel bahwa Tuhan Allahlah yang berkuasa atas Israel dan atas Mesir.

‎Ayat 8, Musa kemudian menyampaikan segala yang diperintahkan oleh Tuhan Allah kepada umat Israel, meskipun mereka tidak mendengarkan dia karena mereka putus asa dan karena penindasan yang mereka alami.

‎Ayat 9-12, Tuhan Allah kembali berfirman kepada Musa untuk menjumpai Firaun dan menyampaikan supaya Firaun harus membiarkan umat Israel keluar dari negerinya. Musa kemudian menyampaikan keluh kesahnya kepada Tuhan Allah bahwa apa yang ia sampaikan kepada umat Israel tidak didengar, apalagi kalau ia hendak menghadap Firaun. Sebab ia tidak fasih berbicara (Ibr. Aral sepatayim yang berarti bibir yang tidak terampil atau tertutup). Musa tidak percaya diri untuk menghadap Firaun, karena ia tidak fasih/pandai berbicara. Hal yang sama juga sudah pernah dikatakan oleh Musa kepada Tuhan Allah, bahwa ia “tidak pandai bicara, berat mulut dan berat lidah” (Kel. 4:10). Namun dibalik kelemahan Musa, Tuhan Allah tetap mengutus dia untuk menyampaikan Firman-Nya kepada Firaun dan membawa umat Israel keluar dari tanah Mesir. Tuhan Allah menjanjikan penyertaan-Nya kepada Musa, bahwa Ia yang “membuat lidah manusia, Ia akan menyertai lidahnya dan mengajarkan apa yang harus dikatakan” (Kel. 4:11-12). Tuhan Allah tetap mengutus dia untuk menyampaikan Firman-Nya kepada Firaun untuk membawa umat Israel keluar dari tanah Mesir. Tuhan Allah menjanjikan penyertaan-Nya kepada Musa, bahwa Ia yang “membuat lidah manusia, Ia akan menyertai lidahnya dan mengajarkan apa yang harus dikatakan” (Kel. 4:11-12). Tuhan Allah tetap mengutus dia untuk menyampaikan Firman-Nya kepada Firaun untuk membawa umat Israel keluar dari tanah Mesir. Tuhan Allah mengutus Musa dan Harun untuk menjumpai umat Israel dan menghadap Firaun, raja Mesir dengan perintah yang sangat jelas, yakni membawa keluar umat Israel dari Mesir.

  • Penulis: Toar Wungow

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • foto kantor Polres Bolaang Mongondow Utara. (dok.istimewa)

    Polda Sulut Tegaskan Transparansi Penanganan Insiden Personel Polres Bolmut yang Gugur dalam Tugas

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Seorang personel Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Briptu EM, gugur saat menjalankan tugas pengamanan di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Minggu (28/6/2026) malam. Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menjelaskan, insiden bermula saat Tim URC menerima laporan masyarakat terkait dugaan keributan yang melibatkan […]

  • Bawaslu Awasi Langsung Debat Perdana Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut

    Bawaslu Awasi Langsung Debat Perdana Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Kotamobagu, MEDIAALTERNATIF.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) lakukan pengawasan langsung proses debat publik paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut di Hotel Sutan Raja Kota Kotamobagu, Rabu (9/10/2024). Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh memimpin langsung pengawasan debat publik tersebut dan didampingi Anggota Bawaslu Sulut […]

  • Wagub Victor resmikan Monumen Patung Pahlawan Nasional Kapten Anumerta Pierre Tendean di Desa Sendangan, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa. (Istimewa)

    Monumen Pierre Tendean di Remboken Diresmikan, Wagub Sampaikan Pesan Patriotisme Gubernur Yulius

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Remboken, MEDIAALTERNATIF.ID – Monumen Patung Pahlawan Nasional Kapten Anumerta Pierre Tendean di Desa Sendangan, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, resmi diresmikan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J Victor Mailangkay, S.H., M.H., Senin (28/9/2026). ‎‎Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung patung dan penandatanganan prasasti. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Victor Mailangkay membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI […]

  • Direktur Utama BSG, Revino Pepah

    Jelang Nataru, BSG Siapkan Likuiditas 1,5 Triliun

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Bank SulutGo (BSG) memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dengan menyiapkan likuiditas sebesar Rp1,5 triliun, BSG berkomitmen menjaga stabilitas layanan perbankan agar kebutuhan nasabah tetap terpenuhi selama periode libur akhir tahun. Langkah ini merupakan bagian dari strategi BSG dalam menjamin ketersedian dana […]

  • Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Rendy NS Umboh

    Rendy NS Umboh: Anggota DKPP yang Terbukti Langgar Etik Harus Mundur, JPPR Desak Sanksi Lebih Berat

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Jakarta, MEDIAALTERNATIF.ID – Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Rendy NS Umboh, menyoroti putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Anggota KPU RI, Parsadaan Harahap, karena terbukti melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP). ‎Sanksi tersebut dibacakan Ketua Majelis DKPP, Heddy Lugito, dalam sidang pembacaan putusan perkara Nomor 10-PKE-DKPP/VI/2026 […]

  • Dr Jemmy Stani Kumendong, MSi saat dilantik sebagai Inspektur Daerah Provinsi Sulut, (foto : istimewa)

    Birokrat Senior Asal Minsel Dipercaya YSK Pegang Jabatan Inspektur Daerah

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    ‎Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dr Jemmy Stani Kumendong, MSi pria kelahiran Kakas 12 Juni 1970 dipercaya Gubernur Yulius Selvanus menakhodai Inspektorat Daerah Sulawesi Utara (Sulut), ia merupakan lulusan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN). ‎Di lingkungan Pemprov Sulut, dia sudah banyak makan asam garam. Sejumlah jabatan strategis berhasil dipimpinnya. Awal karirnya di eselon II dimulai pada tahun […]

expand_less