Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Momen penuh haru mewarnai rangkaian kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) dan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulawesi Utara di M Icon Convention Centre Manado, Jumat (18/6/2026).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Hanura, Benny Rhamdani, menunjukkan sikap penuh empati saat bertemu dengan seorang penyandang disabilitas bernama Anta.
Usai menghadiri agenda partai tersebut, Benny Rhamdani menghampiri Anta yang berada di lokasi kegiatan. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Benny terlihat berlutut di hadapan Anta, kemudian mencium tangannya dan memeluknya dengan penuh rasa hormat.
Momen tersebut sontak menarik perhatian para kader dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Tidak sedikit yang mengabadikan peristiwa itu karena dinilai sebagai bentuk penghargaan terhadap sesama manusia tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisik.
Benny mengatakan bahwa setiap warga negara memiliki martabat yang sama dan berhak mendapatkan penghormatan serta perhatian.
”Persaudaraan dan kemanusiaan harus menjadi nilai utama dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak ada perbedaan dalam memandang sesama anak bangsa,” ujar Benny.
Sementara itu, Anta tampak terharu menerima perhatian dari Sekjen DPP Hanura tersebut. Kehangatan yang ditunjukkan Benny menjadi simbol kedekatan antara pemimpin dan masyarakat akar rumput.
Momen sederhana namun sarat makna itu juga menjadi pesan bahwa politik tidak hanya berbicara tentang kekuasaan dan kebijakan, tetapi juga tentang kepedulian, empati, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Rangkaian Rakerda dan pelantikan DPD Hanura Sulut sendiri berlangsung dengan semangat konsolidasi organisasi guna memperkuat struktur partai hingga ke tingkat daerah. Namun di tengah agenda politik tersebut, peristiwa antara Benny Rhamdani dan Anta justru menjadi salah satu momen yang paling menyentuh dan mendapat perhatian dari para peserta.
Dengan sikap rendah hati yang ditunjukkan, Benny Rhamdani dinilai berhasil menghadirkan pesan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari kedekatan dengan rakyat serta penghormatan kepada setiap manusia tanpa terkecuali.
(ken)
















