Semarang, MEDIAALTERNATIF.ID – Kabar membanggakan datang bagi Sulawesi Utara. Putra asli Minahasa, Reigen Efrata Massie, berhasil menorehkan prestasi dengan dinyatakan lulus terpilih sebagai Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 melalui Panitia Daerah (Panda) Polda Sulawesi Utara.
Keberhasilan Reigen menjadi kebanggaan tersendiri karena ia merupakan satu-satunya putra asli Minahasa yang berhasil lolos melalui Panda Polda Sulut pada seleksi Taruna Akpol tahun ini.
Pengumuman kelulusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Rekrutmen Taruna Akpol Tahun Anggaran 2026 yang digelar Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri di Auditorium Cendekia Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026).
Reigen Efrata Massie tercatat dengan Nomor Panpus 262801 dan dinyatakan lulus terpilih setelah melewati seluruh tahapan seleksi yang berlangsung ketat, mulai dari tingkat daerah hingga seleksi tingkat pusat.
Ayah Reigen, Frede Aries Massie, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian putranya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan anugerah Tuhan sekaligus buah dari proses seleksi yang berlangsung objektif.
”Kami atas nama keluarga besar Massie-Lolowang sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yesus karena telah menolong anak kami, Reigen Efrata Massie, sehingga boleh lulus terpilih dalam penerimaan Taruna Akpol Tahun 2026,” ujar Fredy Aries Massie, Selasa (28/7/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sulawesi Utara, Wakapolda Sulut, serta seluruh jajaran Panitia Daerah (Panda) Polda Sulut yang dinilai telah menjalankan proses rekrutmen secara profesional.
Frede menilai seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sehingga memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta berdasarkan kemampuan dan prestasi.
”Kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda, Wakapolda, serta Panda Polda Sulut yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Semoga ke depan Polda Sulut semakin jaya. Salam Presisi,” tuturnya.
Pada seleksi tahun ini, Polda Sulawesi Utara mengirimkan empat calon taruna dan satu calon taruni yang berhasil lolos hingga mengikuti seleksi tingkat pusat.
Sementara itu, SSDM Polri menyampaikan bahwa kuota penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 sebanyak 350 orang.
Dari total 404 calon taruna dan taruni yang mengikuti sidang penentuan akhir, sebanyak 54 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat, sedangkan 350 peserta dinyatakan lulus, terdiri atas 320 calon taruna dan 30 calon taruni.
Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol. Anwar, menyebut kualitas peserta pada rekrutmen Akpol tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan.
”Penerimaan taruna dan taruni Akademi Kepolisian tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas peserta,” ujar Irjen Pol. Anwar.
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, sidang penentuan kelulusan turut disaksikan berbagai unsur pengawas eksternal, di antaranya perwakilan Ombudsman RI, Ketua Dewan Nasional Setara Institute Hendardi, Ketua Centra Initiative Al Araf, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, serta perwakilan Komisi Percepatan Reformasi Polri Ahmad Dofiri.
Keberhasilan Reigen Efrata Massie diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Utara, khususnya Minahasa, untuk terus berjuang meraih cita-cita melalui kerja keras, disiplin, dan kemampuan terbaik dalam mengikuti setiap proses seleksi yang mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).










