Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Ajang Nyong Nona Manado 2026 bukan sekadar tentang siapa yang akan mengenakan mahkota, kris, dan selempang.
Lebih dari itu, ajang ini menjadi ruang untuk melahirkan generasi muda yang siap memimpin, menginspirasi, dan membawa perubahan bagi Kota Manado.
Pesan itulah yang disampaikan Anggota DPRD Kota Manado, Monica Tambajong, saat bertemu dan berdiskusi bersama para Finalis Nyong Nona Manado 2026 dalam sesi bertajuk “The Next Golden Generation: Beyond Beauty, Beyond Achievement, Beyond a Crown & Kris” di Aula Kantor Wali Kota Manado, Jumat (3/7/2026).
Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, Monica mengajak para finalis untuk memaknai ajang tersebut sebagai lebih dari sekadar kompetisi kecantikan dan ketampanan.
Menurutnya, seorang Nyong dan Nona harus mampu menjadi representasi karakter, integritas, kepemimpinan, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
”Semoga para finalis melihat bahwa menjadi Nyong dan Nona bukan hanya tentang mahkota, kris, dan selempang, tetapi tentang karakter, kepemimpinan, dan dampak bagi Kota Manado,” ujar Monica.
Ia juga menyampaikan pesan yang menginspirasi para finalis agar tidak terpaku pada gelar atau popularitas semata.
“Titles expire, beauty changes, popularity fades, but impact remains.”
Bagi Monica, prestasi dan penampilan memiliki batas waktu, tetapi kontribusi dan dampak positif yang diberikan kepada masyarakat akan selalu dikenang.
Tak lupa, ia mengingatkan bahwa para finalis merupakan bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045 yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan membawa nama baik Kota Manado di masa depan.
Menutup sesi motivasi tersebut, Monica memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta agar tetap percaya diri, terus mengembangkan potensi, dan menikmati setiap proses yang dijalani.
”Good luck, guys! Kalian adalah bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045. Teruslah bertumbuh, menginspirasi, dan berikan yang terbaik untuk Manado,” tutupnya.
(toar)
















