Sangihe, MEDIAALTERNATIF.ID – Denny Roy Tampi (DRT) resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe periode 2024–2029 setelah mengucapkan sumpah dan janji jabatan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (6/7/2026).
Pengambilan sumpah dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Tahuna dalam agenda peresmian pemberhentian dan pengangkatan Ketua DPRD. Palu sidang kemudian diserahkan secara resmi oleh Ketua DPRD sebelumnya, Ferdy Sondakh, kepada Denny Roy Tampi sebagai simbol estafet kepemimpinan lembaga legislatif.
Rapat paripurna berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua DPRD, Denny Roy Tampi menegaskan komitmennya menjalankan amanah rakyat dengan memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran demi mendorong percepatan pembangunan daerah.
”Amanah ini adalah kepercayaan besar dari rakyat Sangihe yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami berkomitmen memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran DPRD demi mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan,” ujarnya.
DRT mengatakan kepemimpinannya akan mengedepankan transparansi, profesionalisme, dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pada kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada Ferdy Sondakh atas pengabdian dan dedikasinya selama memimpin DPRD.
”Atas nama keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Ferdy Sondakh, SE atas dedikasi, pengabdian, dan tanggung jawab selama menjabat sebagai Ketua DPRD. Beliau telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga marwah lembaga DPRD dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.
Menurut DRT, pergantian kepemimpinan bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan kelanjutan perjuangan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
”Estafet kepemimpinan ini bukan sekadar pergantian semata, tetapi kelanjutan perjuangan yang sama. Apa yang telah dibangun dengan baik akan kami lanjutkan melalui semangat gotong royong, kerja kolektif, dan komitmen untuk selalu berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh unsur DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi membangun Kabupaten Kepulauan Sangihe yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.
Rangkaian Rapat Paripurna Istimewa ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada Ketua DPRD yang baru, dilanjutkan sesi foto bersama.
(ken)















