Festival Sulut Sehat Jadi Wadah Edukasi, RSUD ODSK Perkenalkan Program Layanan Unggulan
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Dirut RS ODSK dr. David Christian Kolibu, MMRS
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Festival Sulut Sehat menjadi momentum strategis bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ODSK Provinsi Sulawesi Utara untuk semakin mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Tak sekadar memperkenalkan fasilitas medis, keikutsertaan rumah sakit ini juga menjadi sarana edukasi mengenai layanan unggulan hingga program operasi bibir sumbing gratis.
Direktur Utama RSUD ODSK Sulawesi Utara, dr. David Christian Kolibu, MM, mengatakan Festival Sulut Sehat merupakan wadah penting bagi rumah sakit untuk memperkenalkan berbagai pelayanan yang selama ini belum sepenuhnya diketahui masyarakat.
Menurutnya, RSUD ODSK memiliki tenaga medis dengan kompetensi berjenjang, mulai dari dokter spesialis, subspesialis, hingga sub-subspesialis.
“Festival Sulut Sehat ini merupakan wadah bagi kami untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat bahwa di rumah sakit, khususnya RSUD ODSK, sudah memiliki dokter-dokter spesialis, subspesialis sampai ke dokter sub-subspesialis,” ungkap Kolibu, Kamis (5/11/2026) di Atrium Manado Town Square.
Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa RSUD ODSK memiliki kapasitas pelayanan kesehatan yang komprehensif untuk menjawab berbagai kebutuhan medis.
Salah satu program yang turut diperkenalkan RSUD ODSK dalam Festival Sulut Sehat adalah pelayanan operasi bibir sumbing gratis.
Kolibu menjelaskan, program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan sebuah yayasan dari Jakarta. Pelaksanaan operasi akan berlangsung di RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara, dengan mekanisme pendaftaran tanpa biaya.
Masyarakat yang membutuhkan pelayanan ini dapat melakukan pendaftaran melalui barcode yang akan dicantumkan dalam flyer informasi program.
Menariknya, program operasi bibir sumbing tersebut tidak terbatas bagi pemegang KTP Sulawesi Utara. Masyarakat dari daerah lain juga dapat mengikuti program tersebut.
“Tidak, semua bisa! Semua bisa,” tegas Kolibu saat menjelaskan cakupan peserta program.
RSUD ODSK bahkan menyiapkan fasilitas tempat tinggal sementara bagi pasien yang membutuhkan selama proses pemeriksaan. Fasilitas tersebut disediakan melalui kerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes).
Tahapan awal program dijadwalkan dimulai dengan pemeriksaan atau skrining pada 27 November 2026. Skrining tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan pasien sebelum menjalani tindakan operasi.
Selain memperkenalkan program operasi bibir sumbing, RSUD ODSK juga menegaskan perannya sebagai pusat layanan rabies atau rabies center di Sulawesi Utara.
Kolibu menyampaikan, masyarakat yang mengalami gigitan anjing dapat langsung mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara untuk mendapatkan penanganan selama 24 jam.
Ia menyoroti keluhan masyarakat terkait ketersediaan vaksin rabies. Sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD ODSK memiliki tanggung jawab memastikan ketersediaan vaksin bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Jadi masyarakat Sulawesi Utara yang digigit anjing, silakan datang ke IGD RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara dan akan dilayani 24 jam,” jelasnya.
Kolibu juga menegaskan bahwa vaksin rabies diberikan secara gratis karena merupakan bagian dari program pelayanan yang tersedia di rumah sakit.
“Kalau cuma untuk penyuntikan vaksin, vaksinnya gratis,” ujarnya.
Sementara itu, untuk penanganan luka akibat gigitan hewan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Fisioterapi dan Hemodialisa Jadi Layanan Unggulan
Dalam kesempatan tersebut, Kolibu turut memaparkan sejumlah layanan unggulan yang dimiliki RSUD ODSK, di antaranya fisioterapi dan hemodialisa.
Keberadaan layanan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulawesi Utara.
Melalui Festival Sulut Sehat, RSUD ODSK berharap masyarakat semakin mengenal berbagai fasilitas dan program kesehatan yang tersedia, sekaligus mengetahui akses pelayanan yang dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan penanganan medis.
Kolibu menegaskan, keterlibatan RSUD ODSK dalam festival ini bukan sekadar promosi institusi, melainkan upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui informasi pelayanan kesehatan yang lebih terbuka dan mudah dijangkau.
Dengan semakin luasnya informasi mengenai layanan rumah sakit, diharapkan masyarakat Sulawesi Utara dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih optimal, baik untuk kebutuhan pengobatan, pencegahan penyakit, maupun penanganan kondisi darurat.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar