Tahlis Gallang Dukung Garda Nusantara, Perang Narkoba di Sulut Diperkuat
- account_circle Media Alternatif
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

Sekprov Tahlis Gallang saat menerima audiens Garda Nusantara, Kamis (8/10/2026)
Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Upaya mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Sulawesi Utara mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Pemprov Sulut membuka ruang kolaborasi dengan Garda Nusantara Sulawesi Utara untuk memperkuat edukasi, pencegahan hingga upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, saat menerima audiensi pengurus Garda Nusantara Sulut di ruang kerjanya, Kamis (8/10/2026).
Tahlis menegaskan, perang terhadap peredaran gelap narkoba tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan aparat penegak hukum.
Keterlibatan masyarakat melalui berbagai gerakan edukasi dan pencegahan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang lebih terlindungi dari ancaman narkoba.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif ini. Ini luar biasa karena menjadi bagian dari misi utama Provinsi Sulawesi Utara, selain pemberantasan KKN dan penanganan peredaran narkoba,” ujar Tahlis.
Menurut Tahlis, persoalan narkoba memiliki karakter seperti fenomena gunung es. Kasus yang terungkap di permukaan belum tentu menggambarkan keseluruhan persoalan yang terjadi di masyarakat.
Karena itu, ia mendorong agar langkah menghadapi narkoba dilakukan secara masif dan berkesinambungan, mulai dari sosialisasi, edukasi, pencegahan hingga penindakan.
“Semakin tinggi aksi yang kita lakukan, baik sosialisasi, pencegahan, maupun penindakan, maka akan semakin banyak yang terungkap. Cipta kondisi ini penting agar masyarakat terlindungi dan para pelaku berpikir dua kali,” tegasnya.
Tahlis juga menilai pendekatan lintas sektor yang dibangun Garda Nusantara menjadi modal penting dalam memperluas gerakan pencegahan narkoba.
Organisasi tersebut menghimpun berbagai unsur, mulai dari akademisi, mahasiswa, jurnalis hingga aktivis sosial.
Kolaborasi multipihak tersebut dinilai dapat menjadi ruang edukasi sekaligus memberikan contoh kepada generasi muda bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Sulut menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi sekaligus mengolaborasikan program Garda Nusantara dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat program edukasi bahaya narkoba, khususnya di lingkungan sekolah menengah (SMA/SMK) serta masyarakat di tingkat kabupaten dan kota.
Langkah ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berkembang menjadi gerakan pencegahan yang melibatkan sekolah, keluarga, komunitas, pemerintah daerah hingga elemen masyarakat sipil.
Dengan dukungan lintas sektor tersebut, upaya membangun Sulawesi Utara yang lebih terlindungi dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba diharapkan dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
- Penulis: Media Alternatif



Saat ini belum ada komentar