Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Bolmong Raya » Alfian Polla Daini: Dinamika Jelang Muktamar PBNU 2026 Harus Tetap dalam Koridor Mekanisme Organisasi

Alfian Polla Daini: Dinamika Jelang Muktamar PBNU 2026 Harus Tetap dalam Koridor Mekanisme Organisasi

  • account_circle RedaksiMedia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dinamika menjelang Muktamar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026 dinilai sebagai bagian yang wajar dalam kehidupan organisasi.

Namun, perbedaan pilihan dan pandangan di tengah proses tersebut diharapkan tetap ditempatkan dalam koridor mekanisme organisasi, etika kepemimpinan, serta kepentingan bersama.

banner 336x280

Pandangan itu disampaikan Alfian Polla Daini melalui pernyataan pribadinya terkait dinamika menjelang Muktamar PBNU 2026.

Menurut Alfian, setiap kader dan pengurus memiliki pandangan, pertimbangan, serta pilihan masing-masing.

Karena itu, perbedaan sikap tidak semestinya secara otomatis dipandang sebagai persoalan integritas maupun ketidakdisiplinan organisasi.

“Dinamika tersebut menurut saya perlu ditempatkan dalam kerangka mekanisme organisasi, etika kepemimpinan dan kepentingan bersama,” ujar Alfian.

Ia menjelaskan, dalam organisasi yang memiliki struktur dan jenjang kepemimpinan seperti Nahdlatul Ulama, merupakan hal yang wajar apabila Ketua PWNU memberikan arahan, pandangan, maupun rekomendasi kepada jajaran PCNU.

Komunikasi dan koordinasi antara pimpinan dengan struktur di bawahnya, kata dia, merupakan bagian dari dinamika organisasi.

Namun, Alfian menekankan bahwa arahan pimpinan tidak selalu identik dengan keputusan organisasi, sepanjang arahan tersebut belum melalui mekanisme dan kewenangan yang ditentukan dalam aturan organisasi.

Menurutnya, hal tersebut penting untuk membedakan antara loyalitas terhadap organisasi dan kebebasan berpikir di dalam organisasi.

“Ketika seorang pengurus memiliki pilihan yang berbeda dari arahan pimpinan, hal itu tentu perlu dilihat secara objektif,” katanya.

Ia menilai, perbedaan sikap perlu dilihat dari alasan yang melatarbelakanginya. Jika perbedaan tersebut lahir dari pertimbangan substantif, visi, kapasitas, gagasan, serta kepentingan masa depan organisasi, maka hal itu justru dapat menjadi bagian sehat dari dinamika organisasi.

Sebaliknya, Alfian mengingatkan agar perbedaan sikap tidak didorong oleh kepentingan politik praktis, kepentingan kelompok, kedekatan pribadi maupun kepentingan tertentu di luar kepentingan organisasi.

“Integritas dalam organisasi bukan hanya soal mengikuti atau tidak mengikuti sebuah arahan. Integritas juga berarti mampu menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi dan kelompok,” tegasnya.

Ia juga menilai disiplin organisasi tidak boleh dimaknai sebagai upaya menghilangkan ruang perbedaan pendapat.

Disiplin, menurut Alfian, harus berjalan bersama aturan, musyawarah, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap mekanisme organisasi.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak tidak sekadar mempertanyakan siapa mendukung siapa, tetapi juga melihat bagaimana dukungan tersebut dibangun dan atas dasar apa keputusan itu diambil.

“Apakah karena pertimbangan objektif terhadap masa depan organisasi? Apakah karena pertimbangan substantif terhadap kapasitas dan visi kepemimpinan? Ataukah karena kepentingan kelompok dan kalkulasi politik tertentu?” ujarnya.

Alfian menyebut pertanyaan-pertanyaan tersebut penting untuk menjadi bahan refleksi bersama tanpa harus menuduh maupun menghakimi pihak tertentu.

Ia berpandangan, semakin besar sebuah organisasi, semakin penting pula membangun budaya organisasi yang terbuka, dewasa, dan objektif.

Arahan pimpinan, kata dia, tetap harus dihormati. Namun, mekanisme organisasi juga harus dijaga. Demikian pula perbedaan pendapat perlu dihargai, tetapi kepentingan organisasi tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan kelompok.

Menurut Alfian, Muktamar bukan semata-mata mengenai upaya memenangkan seorang calon. Lebih dari itu, Muktamar merupakan momentum bagi NU untuk menentukan arah kepemimpinannya melalui mekanisme yang bermartabat sekaligus tetap menjaga persaudaraan.

“Jangan sampai perbedaan pilihan yang seharusnya menjadi bagian dari proses demokrasi organisasi justru berubah menjadi sekat-sekat kelompok,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh pihak menempatkan dinamika menuju Muktamar 2026 secara proporsional.

Jika perbedaan pilihan dilandasi alasan substantif, menurutnya, hal tersebut patut dihormati. Namun, jika perbedaan lebih didorong kepentingan politik, kelompok, atau pribadi, maka organisasi perlu melakukan evaluasi.

“Kalau berbeda pilihan karena alasan yang substantif, mari kita hormati. Tetapi kalau berbeda hanya karena kepentingan politik, kelompok atau kepentingan pribadi, maka menurut saya di situlah organisasi perlu berhenti sejenak untuk melakukan evaluasi dan bertanya: sebenarnya kepentingan siapa yang sedang kita perjuangkan?” tuturnya.

Alfian menegaskan, pandangan tersebut disampaikannya sebagai sikap pribadi dengan tetap menghormati seluruh jajaran pimpinan dan keluarga besar Nahdlatul Ulama.

“Berbeda pilihan adalah hal biasa. Berbeda pandangan adalah bagian dari musyawarah. Tetapi menjaga integritas, persatuan dan marwah organisasi adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia berharap dinamika menuju Muktamar PBNU 2026 justru menjadi momentum untuk memperkuat NU, bukan memperlebar perbedaan di antara sesama warga Nahdlatul Ulama.

  • Penulis: RedaksiMedia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • YSK - Victor saat konfrensi pers, (foto : media alternatif)

    KPU Sulut Tetapkan YSK – Victor Gubernur dan Wagub Sulut Periode 2025 – 2030

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) secara resmi menetapkan Yullius Stevanus dan Victor Mailangkay sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut periode 2025-2030 dalam rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih yang digelar Rabu (5/2/2025) di Grand Ballroom Four Point by Seraton Manado. Dalam pleno, KPU Sulut menyerahkan salinan putusan penetapan calon kepada […]

  • Patrick Kluivert saat tiba di Indonesia, (foto : antara)

    Patrick Kluivert Tiba di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Jakarta, MEDIAALTERNATIF.ID – Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia Patrick Kluivert tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (11/1/2025) pukul 18.15 WIB. Kluivert bersama rombongan berangkat ke Indonesia dari Bandara Schiphol Amsterdam Jumat (10/1/2025) pukul 20.30 waktu setempat, menggunakan maskapai KLM Royal Dutch Airlines dengan kode penerbangan KL 809. Kemudian transit di Bandara Kuala Lumpur Sabtu […]

  • Kunker Presiden ke Miangas dan Manifestasi Disiplin Rantai Komando

    Kunker Presiden ke Miangas dan Manifestasi Disiplin Rantai Komando

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Kunjungan kerja (Kunker) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Pulau Miangas pada 09 Mei 2026 merupakan momentum strategis yang sarat makna geopolitik, kedaulatan negara, serta penguatan kehadiran pemerintah pusat di wilayah terluar Indonesia. Miangas bukan sekadar pulau kecil di utara Nusantara, melainkan simbol batas kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berhadapan langsung […]

  • Gubernur Yulius saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, (foto : kolase alternatif)

    Harla Pancasila, Momentum Refleksi Nilai-nilai Pancasila

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) memperingati momentum Hari Lahir Pancasila dengan melaksanakan Upacara di Halaman Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Senin (2/6/2025). Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat memimpin upacara membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Yudian Wahyudi yang menyampaikan bahwa kita harus terus menjaga […]

  • Penyerahan sertifikat kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Kamis, (5/2/2026).

    Serahkan Sertifikat Kompetensi BNSP, Ini Pesan Rektor Unsrat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus meneguhkan komitmen terhadap penjamin mutu, penguatan kompetensi sumber daya manusia dan peningkatan daya saing lulusan. Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie M.Eng. IPU. ASEAN Eng, saat penyerahan sertifikat kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Kamis, (5/2/2026). Rektor menyebut bahwa sertifikasi kompetensi yang […]

  • Komitmen Tingkatkan Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah, BSG dan Pemkab Mitra Tandatangani Kesepakatan Bersama

    Komitmen Tingkatkan Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah, BSG dan Pemkab Mitra Tandatangani Kesepakatan Bersama

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Ratahan, MEDIAALTERNATIF.ID – Bank SulutGo dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) resmi menandatangani Kesepakatan Bersama mengenai pengelolaan keuangan daerah serta pemanfaatan layanan jasa perbankan. Penandatanganan ini berlangsung di Kantor Bupati Mitra, Selasa (15/4/2025). Kesepakatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah serta mengoptimalkan pemanfaatan berbagai layanan perbankan yang disediakan oleh Bank SulutGo. Dengan sinergi […]

expand_less