Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Bolmong Raya » Alfian Polla Daini: Dinamika Jelang Muktamar PBNU 2026 Harus Tetap dalam Koridor Mekanisme Organisasi

Alfian Polla Daini: Dinamika Jelang Muktamar PBNU 2026 Harus Tetap dalam Koridor Mekanisme Organisasi

  • account_circle Media Alternatif
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dinamika menjelang Muktamar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026 dinilai sebagai bagian yang wajar dalam kehidupan organisasi.

Namun, perbedaan pilihan dan pandangan di tengah proses tersebut diharapkan tetap ditempatkan dalam koridor mekanisme organisasi, etika kepemimpinan, serta kepentingan bersama.

banner 336x280

Pandangan itu disampaikan Alfian Polla Daini melalui pernyataan pribadinya terkait dinamika menjelang Muktamar PBNU 2026.

Menurut Alfian, setiap kader dan pengurus memiliki pandangan, pertimbangan, serta pilihan masing-masing.

Karena itu, perbedaan sikap tidak semestinya secara otomatis dipandang sebagai persoalan integritas maupun ketidakdisiplinan organisasi.

“Dinamika tersebut menurut saya perlu ditempatkan dalam kerangka mekanisme organisasi, etika kepemimpinan dan kepentingan bersama,” ujar Alfian.

Ia menjelaskan, dalam organisasi yang memiliki struktur dan jenjang kepemimpinan seperti Nahdlatul Ulama, merupakan hal yang wajar apabila Ketua PWNU memberikan arahan, pandangan, maupun rekomendasi kepada jajaran PCNU.

Komunikasi dan koordinasi antara pimpinan dengan struktur di bawahnya, kata dia, merupakan bagian dari dinamika organisasi.

Namun, Alfian menekankan bahwa arahan pimpinan tidak selalu identik dengan keputusan organisasi, sepanjang arahan tersebut belum melalui mekanisme dan kewenangan yang ditentukan dalam aturan organisasi.

Menurutnya, hal tersebut penting untuk membedakan antara loyalitas terhadap organisasi dan kebebasan berpikir di dalam organisasi.

“Ketika seorang pengurus memiliki pilihan yang berbeda dari arahan pimpinan, hal itu tentu perlu dilihat secara objektif,” katanya.

Ia menilai, perbedaan sikap perlu dilihat dari alasan yang melatarbelakanginya. Jika perbedaan tersebut lahir dari pertimbangan substantif, visi, kapasitas, gagasan, serta kepentingan masa depan organisasi, maka hal itu justru dapat menjadi bagian sehat dari dinamika organisasi.

Sebaliknya, Alfian mengingatkan agar perbedaan sikap tidak didorong oleh kepentingan politik praktis, kepentingan kelompok, kedekatan pribadi maupun kepentingan tertentu di luar kepentingan organisasi.

“Integritas dalam organisasi bukan hanya soal mengikuti atau tidak mengikuti sebuah arahan. Integritas juga berarti mampu menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi dan kelompok,” tegasnya.

Ia juga menilai disiplin organisasi tidak boleh dimaknai sebagai upaya menghilangkan ruang perbedaan pendapat.

Disiplin, menurut Alfian, harus berjalan bersama aturan, musyawarah, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap mekanisme organisasi.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak tidak sekadar mempertanyakan siapa mendukung siapa, tetapi juga melihat bagaimana dukungan tersebut dibangun dan atas dasar apa keputusan itu diambil.

“Apakah karena pertimbangan objektif terhadap masa depan organisasi? Apakah karena pertimbangan substantif terhadap kapasitas dan visi kepemimpinan? Ataukah karena kepentingan kelompok dan kalkulasi politik tertentu?” ujarnya.

Alfian menyebut pertanyaan-pertanyaan tersebut penting untuk menjadi bahan refleksi bersama tanpa harus menuduh maupun menghakimi pihak tertentu.

Ia berpandangan, semakin besar sebuah organisasi, semakin penting pula membangun budaya organisasi yang terbuka, dewasa, dan objektif.

Arahan pimpinan, kata dia, tetap harus dihormati. Namun, mekanisme organisasi juga harus dijaga. Demikian pula perbedaan pendapat perlu dihargai, tetapi kepentingan organisasi tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan kelompok.

Menurut Alfian, Muktamar bukan semata-mata mengenai upaya memenangkan seorang calon. Lebih dari itu, Muktamar merupakan momentum bagi NU untuk menentukan arah kepemimpinannya melalui mekanisme yang bermartabat sekaligus tetap menjaga persaudaraan.

“Jangan sampai perbedaan pilihan yang seharusnya menjadi bagian dari proses demokrasi organisasi justru berubah menjadi sekat-sekat kelompok,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh pihak menempatkan dinamika menuju Muktamar 2026 secara proporsional.

Jika perbedaan pilihan dilandasi alasan substantif, menurutnya, hal tersebut patut dihormati. Namun, jika perbedaan lebih didorong kepentingan politik, kelompok, atau pribadi, maka organisasi perlu melakukan evaluasi.

“Kalau berbeda pilihan karena alasan yang substantif, mari kita hormati. Tetapi kalau berbeda hanya karena kepentingan politik, kelompok atau kepentingan pribadi, maka menurut saya di situlah organisasi perlu berhenti sejenak untuk melakukan evaluasi dan bertanya: sebenarnya kepentingan siapa yang sedang kita perjuangkan?” tuturnya.

Alfian menegaskan, pandangan tersebut disampaikannya sebagai sikap pribadi dengan tetap menghormati seluruh jajaran pimpinan dan keluarga besar Nahdlatul Ulama.

“Berbeda pilihan adalah hal biasa. Berbeda pandangan adalah bagian dari musyawarah. Tetapi menjaga integritas, persatuan dan marwah organisasi adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia berharap dinamika menuju Muktamar PBNU 2026 justru menjadi momentum untuk memperkuat NU, bukan memperlebar perbedaan di antara sesama warga Nahdlatul Ulama.

  • Penulis: Media Alternatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekprov Sulut, Tahlis Gallang (foto : ist)

    ‎Sekprov TG Tegaskan Ketahanan Keluarga Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut) Tahlis Gallang, menegaskan bahwa ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulut. Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Pengelolaan Kelompok Kerja Bangga Kencana yang Efektif yang dilaksanakan secara daring, Senin (25/5/2026). Sambutan Sekprov dibacakan oleh […]

  • Apel siaga dalam rangka persiapan pengawasan masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara pemilihan serentak tahun 2024, di kantor sekretariat panwascam Desa Kumelembuai Atas, Kecamatan Kumelembuai, Sabtu (23/11/2024. (foto:dok panwascam kumelembuai)

    Jelang Masa Tenang, Panwascam Kumelembuai Gelar Apel Siaga Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Kumelembuai, MEDIAALTERNATIF.ID – Panwascam Kumelembuai menggelar apel siaga dalam rangka persiapan pengawasan masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara pemilihan serentak tahun 2024, di kantor sekretariat panwascam Desa Kumelembuai Atas, Kecamatan Kumelembuai, Sabtu (23/11/2024. Ketua Panwascam Kumelembuai Dan Jusuf Wungow, SH mengungkapkan bahwa apel siaga ini wajib dilaksanakan sebelum masuk masa tenang tanggal 24 November 2024. […]

  • ‎Sumber: StockCake

    RENUNGAN HARIAN: Menemukan Kedamaian di Tengah Badai Kehidupan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Di tengah dunia yang bergerak begitu cepat dan penuh dengan ketidakpastian, rasa cemas seringkali datang tanpa diundang. Tekanan pekerjaan, pergumulan keluarga, hingga kekhawatiran akan masa depan sering kali membuat hati kita merasa lelah dan kehilangan arah. Namun, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa ada satu sumber kedamaian sejati yang tidak dipengaruhi oleh situasi di […]

  • Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kampus Fisip Unsrat. Insert Princesa Maria Kamagi Osorio Soares

    Keke Minut 2025 Ajak Mahasiswa Berani Katakan Tidak pada Narkoba

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Keke Minahasa Utara 2025, Princesa Maria Kamagi Osorio Soares, mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, mengambil peran aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus. ‎‎Ajakan tersebut disampaikan Princesa saat menjadi moderator dalam Sosialisasi Bahaya Narkoba di Lingkungan Kampus yang digelar di FISIP Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Senin (28/9/2026). ‎Menurut Princesa, narkoba merupakan […]

  • Sulut Sabet Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting Terbaik se-Sulawesi

    Sulut Sabet Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting Terbaik se-Sulawesi

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Kendari, MEDIAALTERNATIF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut, Sulawesi Utara sukses mendominasi ajang bergengsi Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang digelar di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026). Dalam ajang yang menjadi barometer kinerja pemerintah daerah se-Kawasan Sulawesi […]

  • Gubernur YSK saat melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 134 Pejabat Eselon III dan IV, (foto : ist)

    Ratusan Pejabat Pemprov Sulut Bergeser, Gubernur YSK Kirim Sinyal Tegas

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Media Alternatif
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) meminta pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) lebih cermat dalam memproses setiap laporan dan usulan yang menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pesan itu disampaikan Gubernur saat melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat Administrator dan Pengawas, Kamis (11/6/2026). Menurut dia, kualitas kebijakan pemerintah sangat […]

expand_less