Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK) memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para atlet asal Sulut yang sukses mengharumkan nama daerah dan bangsa di berbagai ajang bergengsi baik tingkat nasional dan internasional.
Penyerahan penghargaan kepada atlit berprestasi tersebut berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (25/5/2026).
Gubernur YSK menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk perhatian tulus dan kewajiban pemerintah untuk mengapresiasi tetesan keringat serta perjuangan tak kenal lelah dari para atlit.
Kesempatan yang sama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut Audy Pangemanan menambahkan bahwa prestasi ini bukan datang secara tiba-tiba.
”Dibalik setiap medali, ada latihan yang melelahkan, ada air mata, ada cedera yg menyakitkan, ada rasa ingin menyerah yang berhasil dilawan,” ucap Kadispora.
Selain itu Pangemanan mengungkapkan ada doa orang tua yang tidak pernah putus, dan dedikasi pelatih yang setia mendampingi, serta ada semangat untuk terus bangkit walaupun berkali-kali jatuh.
”Hari ini Pemprov Sulut, melalui Bapak Gubernur Mayjen TNI purn Yulius Selvanus SE memberikan penghargaan dalam bentuk bonus sebagai bentuk perhatian, penghormatan, dan rasa bangga kepada seluruh atlet yang telah mengharumkan nama daerah,” terangnya.
”Tentu ini juga menjadi pemicu semangat bagi semua atlit untuk lebih berprestasi kedepan,” lanjut Pangemanan.
Diantara para penerima apresiasi, atlit peraih emas cabor tinju pada Sea Games Thailand 2025, Vicky Tahumil Junior membawa pulang bonus sebesar 30 Juta, pevoli Jordan Santoso menerima 20 Juta atas keberhasilan menyabet medali perak.
Selain itu ada dua srikandi ring tinju, Maria Manguntu dan Israela Saweho masing-masing diberikan bonus 10 Juta setelah berhasil bawa pulang medali perunggu.
Pemprov Sulut secara adil juga memberikan bonus motivasi bagi para tunas muda berbakat yang telah berjuang maksimal dan mengukir prestasi dalam ajang Asean School Games Brunei Darussalam 2025, Pekan Olahraga Pelajar 2025, hingga ajang Pekan Paralimpik Pelajar 2025.
(toar)
















