Tomohon, MEDIAALTERNATIF.ID – Kehadiran Anggota Komisi VI DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar Christiany Eugenia Paruntu (CEP), sukses menyita perhatian publik pada upacara pembukaan Tomohon International Flower Festival (TIFF), Sabtu (8/8/2026).
Tampil elegan dan anggun dalam balutan busana bernuansa kuning khas partainya, CEP menambah pesona kemeriahan festival yang identik dengan keindahan ragam flora tersebut.
Bagi tokoh yang akrab disapa CEP ini, TIFF memiliki makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar peragaan visual.
Ia memandang ajang tahunan ini sebagai magnet utama pariwisata yang mampu mengangkat muruah Sulawesi Utara di kancah global.
”Event seperti ini adalah sebuah momentum yang bukan saja sekadar perayaan keindahan bunga, tetapi merupakan representasi kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Sulawesi Utara,” ujar CEP
Ambisi Global: Sejajar dengan Festival Eropa dan Amerika Latin
Kota Tomohon, yang masyhur dengan julukan Kota Bunga dan Kota Toleran, telah membuktikan diri sebagai primadona pelancong.
Udara yang sejuk serta deretan destinasi wisata memukau menjadi nilai tambah yang tak terbantahkan.
Sebagai legislator asal daerah pemilihan Sulawesi Utara, CEP menaruh harapan besar agar agenda rutin ini terus berbenah dan meningkatkan standarnya.
- Visi Kelas Dunia: Mendorong TIFF agar berskala dan berkelas internasional, menyamai kemegahan festival serupa di negara-negara Eropa dan Amerika Latin.
- Katalisator Ekonomi: Peningkatan pesat kunjungan wisatawan ke “Bumi Nyiur Melambai” yang secara otomatis akan membuka peluang emas bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.
- Fokus Kesejahteraan: Memastikan bahwa gemerlapnya pariwisata berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Menularkan Semangat Festival ke Seluruh Pelosok Sulut
Melihat efek ganda yang dihasilkan oleh TIFF, CEP mengajak seluruh elemen masyarakat, pemangku kepentingan, dan warga Tomohon untuk terus solid memberikan dukungan.
”Dari Kota Tomohon, kita tunjukkan bahwa Sulawesi Utara memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi unggulan Indonesia di mata dunia,” ajak CEP penuh semangat.
- Festival Teluk Amurang: Sempat berjaya di Minahasa Selatan dengan merangkum pesona kelautan, pertanian, dan agrowisata dalam satu perhelatan besar.
- Modoinding Potato Festival (MPF): Agenda andalan yang konsisten digelar setiap tahun di Modoinding, wilayah paling selatan Kabupaten Minahasa Selatan, sebagai bentuk selebrasi atas kekayaan agrikultur setempat.
Dengan komitmen dan kolaborasi antar wilayah, pariwisata Sulawesi Utara diyakini akan semakin tangguh dan membawa manfaat luas bagi perekonomian warganya.
















