Pertemuan BPMS GMIM dengan Sekjen NasDem di Jakarta Jadi Sorotan, Warganet Berpotensi Berdebat soal Independensi Gereja

Silaturahmi di NasDem Tower disebut mempererat komunikasi, namun berpotensi memunculkan beragam tafsir di tengah dinamika politik nasional

Berita, Nasional2750 Dilihat

Jakarta, MEDIAALTERNATIF.ID – Pertemuan antara Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injil di Minahasa (BPMS GMIM) dan Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, di NasDem Tower, Jakarta, Selasa (28/7/2026), dipastikan menjadi perhatian publik, khususnya masyarakat Sulawesi Utara.

‎Di tengah meningkatnya sensitivitas masyarakat terhadap relasi antara institusi keagamaan dan dunia politik, kunjungan tersebut berpotensi memunculkan beragam persepsi.

banner 336x280

‎Ada yang menilai sebagai bentuk silaturahmi kelembagaan, sementara sebagian lainnya bisa mempertanyakan batas kedekatan gereja dengan partai politik.

‎Rombongan BPMS GMIM dipimpin langsung Ketua BPMS GMIM, Pdt. Dr. Adolf K. Wenas, didampingi jajaran pengurus. Turut hadir Anggota DPRD Kota Bitung dari Fraksi Partai NasDem, Alexander Vouke Wenas.

‎Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat komunikasi dengan GMIM yang merupakan gereja Protestan dengan jumlah jemaat terbesar di Sulawesi Utara.

‎”Saya baru menerima kunjungan dari pimpinan Sinode Gereja Masehi Injil Minahasa. Itu sekte Protestan terbesar di Sulawesi Utara,” kata Hermawi.

‎Menurutnya, hubungan antara Partai NasDem dan GMIM selama ini telah terjalin cukup baik. Ia juga mengungkapkan bahwa banyak kader legislatif NasDem berasal dari wilayah Minahasa.

‎”Ternyata relasi mereka dengan Partai NasDem cukup terjalin erat. Salah seorang tadi ikut mengantar mereka, Anggota DPRD kita dari Bitung, Alex Wenas,” ujarnya.

‎Hermawi menegaskan, silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan salah satu fungsi partai politik.

‎”Jadi, itulah salah satu fungsi partai, menyambung silaturahmi. Kita selalu bergandeng tangan dengan semua eksponen kebangsaan untuk memajukan negeri ini. Hanya itu saja,” katanya.

‎Dalam kesempatan itu, Hermawi juga menitipkan pesan agar GMIM terus mengambil peran menjaga persatuan, ketenteraman, serta ketertiban masyarakat di Sulawesi Utara.

‎”Karena mereka ini gereja dengan jemaat terbesar di Sulawesi Utara, kita titip NasDem juga untuk senantiasa diperhatikan, dikomunikasikan, dan mereka sudah jalankan itu,” ucapnya.

‎Selain itu, ia berharap GMIM bersama seluruh elemen bangsa terus berkontribusi menjaga stabilitas daerah agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan baik dan bersama-sama membangun Indonesia sesuai bidang masing-masing.

‎Sementara itu, Kuasa Hukum BPMS GMIM, Alfian Ratu, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan jajaran Partai NasDem.

‎”Terima kasih untuk Pak Sekjen, terima kasih untuk Partai NasDem yang boleh membantu kami di dalam proses ini,” ujar Alfian.

‎Pertemuan tersebut dipastikan akan menjadi bahan perbincangan publik. Sebagian melihatnya sebagai komunikasi yang lazim antara organisasi kemasyarakatan dan partai politik, sementara yang lain mungkin mempertanyakan sejauh mana independensi lembaga keagamaan dalam menjaga jarak dengan kepentingan politik praktis.

‎Hingga kini, baik BPMS GMIM maupun Partai NasDem menyatakan pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi dan komunikasi kelembagaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *