Ketua Panitia Ungkap Peran TIDAR di Balik Drag Race Maut Kotamobagu, Tegaskan Bukan Penyelenggara Teknis

Bolmong Raya2597 Dilihat

Kotamobagu, MEDIAALTERNATIF.ID – Ketua Panitia Pelaksana Open Tournament Tidar Drag Race & Drag Bike, Lucky Sugeha, memberikan klarifikasi terkait status dan keterlibatan Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara dalam ajang balap yang digelar di sirkuit non-permanen Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara.

‎Klarifikasi tersebut disampaikan Lucky untuk mencegah simpang siur informasi sekaligus menghindari saling menyalahkan pascainsiden maut yang menewaskan sejumlah penonton.

banner 336x280

‎Lucky menegaskan, panitia pelaksana bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Menurutnya, tanggung jawab itu telah diwujudkan melalui berbagai langkah penanganan terhadap korban dan keluarga.

‎Panitia, kata Lucky, telah mendatangi rumah duka delapan korban meninggal dunia untuk menyerahkan santunan secara langsung.

‎“Kami dari panitia sudah berkunjung ke rumah korban yang delapan orang itu dan memberikan santunan,” kata Lucky.

‎Selain santunan, panitia bersama Pemerintah Kota Kotamobagu turut membantu kebutuhan pelaksanaan takziah atau tahlilan di rumah duka.

‎Untuk korban luka yang dirujuk ke RS Kandou Manado, panitia juga menyiapkan tim pendamping. Lucky memastikan biaya operasional dan kebutuhan keluarga yang mendampingi pasien selama berada di Manado turut dibantu panitia.

‎“Ada empat orang yang dirujuk di Rumah Sakit Kandou, sudah kami adakan pendampingan dan alhamdulillah sudah mendapat tempat. Dilayani oleh teman kami dokter di RS Kandou, dan kami juga membantu biaya selama mereka dan keluarga mendampingi pasien,” jelasnya.

‎Sementara korban luka yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di Kotamobagu disebut tetap mendapat pendampingan penuh dari panitia.

‎“Pasien yang ada di sini juga tetap kami dampingi, tidak ada yang ditinggalkan oleh panitia. Segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan mereka tetap panitia penuhi,” tegas Lucky.

Dampingi Olah TKP

‎Selain penanganan korban, panitia juga mengaku kooperatif dalam proses penyelidikan. Lucky menyebut pihaknya mendampingi tim Korlantas Polri saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

‎Panitia juga memberikan data teknis yang dibutuhkan, mulai dari panjang lintasan, jarak pengereman hingga lisensi pembalap.

‎Dalam kesempatan tersebut, Lucky sekaligus meluruskan posisi TIDAR Sulawesi Utara dalam penyelenggaraan event tersebut.

‎Ia menegaskan TIDAR bukan pihak yang menjalankan teknis perlombaan di lapangan, melainkan berperan sebagai sponsor atau pendukung kegiatan.

‎“Untuk TIDAR itu adalah bagian dari sponsorship. Jadi TIDAR ini memfasilitasi dan mensponsori kegiatan yang dilaksanakan oleh Dewan Penasehat,” ujar Lucky.

‎Menurut Lucky, dukungan TIDAR Sulut juga cukup besar dalam proses penanganan pascakecelakaan, termasuk membantu korban yang dirujuk ke Manado, korban yang dirawat di Kotamobagu serta keluarga korban meninggal dunia.

‎“Dukungan dari TIDAR itu luar biasa. Atas nama panitia, kami juga telah berkoordinasi dan bergerak bersama untuk penanganan korban, baik yang dirujuk ke Manado, dirawat di rumah sakit lokal, maupun keluarga korban yang meninggal dunia, semuanya tidak lepas dari support TIDAR Sulawesi Utara,” jelasnya.

‎Panitia berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai porsi dan peran masing-masing pihak dalam penyelenggaraan event.

‎Panitia bersama pihak sponsor menyatakan akan terus mendampingi para korban dan keluarga yang terdampak hingga seluruh proses penanganan pascainsiden selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *