Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara (BNNP Sulut) menggelar serangkaian kegiatan edukatif, sosial, dan kolaboratif sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.
Kaban BNNP Sulut Brigjen Pol. Jemmy G.P. Suatan, S.H., M.Si. bersama Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sulut, dr. J. Tommy Sumampouw, menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
”HANI menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika,” ujar dr. Tommy, Rabu (24/6/2026).
Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dalam peringatan HANI tahun ini adalah aksi donor darah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut terhubung langsung dengan pusat di Jakarta dan melibatkan seluruh kantor BNN Provinsi melalui laporan video secara daring.
Di Sulawesi Utara, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dari 110 peserta yang mendaftar, sebanyak 88 orang dinyatakan lolos skrining kesehatan dan berhasil menyumbangkan 49 kantong darah.
Tak hanya kegiatan sosial, BNNP Sulut juga memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi langsung ke sekolah-sekolah.
Langkah ini dilakukan untuk membangun kesadaran generasi muda sejak dini agar mampu menolak berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.
BNNP Sulut juga mendorong pembentukan Saka Pramuka Anti Narkoba sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Saat ini, Sulawesi Utara telah memiliki lima Saka Pramuka Anti Narkoba yang tersebar di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, yakni di Manado, Bitung, Bolaang Mongondow, dan Kepulauan Sangihe.
Sebagai bagian dari penguatan kampanye anti narkoba di kalangan anak muda, BNN turut menjalin kerja sama dengan Ikatan Putra Putri Anti Narkoba.
Selain itu, sejumlah daerah di Sulut juga telah melaksanakan pemilihan Putra-Putri Anti Narkoba sebagai duta edukasi bagi masyarakat.
Menariknya, BNN juga tengah merancang penyelenggaraan lomba catur tingkat nasional sebagai media kampanye kreatif untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjauhi narkoba dan menyalurkan energi positif melalui kegiatan yang produktif.
Rangkaian peringatan HANI 2026 akan berlanjut dengan upacara puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus 2026 mendatang yang akan dipusatkan di Cibubur.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, BNNP Sulut berharap semangat HANI 2026 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu melahirkan gerakan bersama yang semakin memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika.
(toar)
















