Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Laga bertajuk persahabatan antara Persma Manado kontra Persmin Minahasa pada Sabtu (28/2/2026) dipastikan tak sekadar uji coba biasa.
Meski berlabel pertandingan persahabatan, duel dua tim bertetangga ini justru disebut-sebut sebagai “final terlalu dini”.
Atmosfer panas sudah terasa bahkan sebelum peluit kick-off dibunyikan di Stadion Klabat Manado.
Kedua tim dikenal memiliki karakter permainan menyerang.
Persma Manado dengan permainan cepat dari sisi sayap dan pressing tinggi, sementara Persmin Minahasa mengandalkan transisi cepat serta kekuatan lini tengah yang solid.
Pertemuan ini diprediksi berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal.
Tak ada ruang untuk bermain aman. Kedua pelatih diyakini akan menurunkan komposisi terbaiknya demi menjaga gengsi sekaligus mengukur kesiapan skuad menghadapi kompetisi resmi musim ini
Adu taktik di pinggir lapangan bakal sama panasnya dengan duel fisik para pemain di atas rumput hijau.
Manajer Persma Manado, Christian Yokung, menegaskan timnya tidak menganggap laga ini sebagai pertandingan biasa.
“Walaupun ini laga persahabatan, bagi kami ini tetap soal harga diri. Anak-anak sudah sangat siap. Kami tahu Persmin tim kuat, tapi Persma juga punya semangat dan determinasi tinggi. Kami ingin menunjukkan karakter permainan menyerang sejak awal,” ujar Christian.
Ia menambahkan, laga ini juga menjadi momentum penting untuk melihat mental bertanding para pemain muda Persma.
“Ini ujian mental. Atmosfernya pasti berbeda. Saya minta pemain tidak ragu, tidak takut duel. Kalau mau berkembang, harus berani lawan tim kuat,” tegasnya.
Dengan tensi tinggi, gengsi daerah, serta ambisi kedua tim untuk saling membuktikan diri, Sabtu nanti dipastikan bukan sekadar laga uji coba. Ini adalah pertarungan strategi, mental, dan harga diri.
Siapapun yang lengah, bisa jadi pulang dengan kepala tertunduk.
(*/toar)
















