Buntut 8 Nyawa Melayang di Kotamobagu, IMI Pusat ‘Bekukan’ IMI Sulut dan Tuntut Pertanggungjawaban Izin Maut!

Berita, Nasional2570 Dilihat

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Tragedi berdarah yang merenggut nyawa di ajang Kotamobagu Bersahabat Drag Race–Drag Bike 2026 akhirnya memicu reaksi keras.

‎Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara seluruh kegiatan olahraga bermotor di Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus menyoroti tajam kinerja IMI Sulut selaku pihak yang mengeluarkan rekomendasi event maut tersebut.

banner 336x280

‎‎Sikap tegas ini tertuang dalam surat bernomor 499/IMI/A/VIII/2026 tertanggal 11 Agustus 2026. 

‎‎Melalui surat tersebut, Ketua Umum IMI Pusat Moreno Soeprapto melayangkan teguran keras dan instruksi langsung kepada Ketua IMI Provinsi Sulawesi Utara, Rio A. J. Dondokambey.

‎‎Insiden tragis yang terjadi di sirkuit nonpermanen Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kotamobagu pada Minggu (9/8/2026) itu bermula ketika sebuah mobil peserta kehilangan kendali dan menghantam kerumunan penonton.

Hingga perkembangan laporan terakhir, delapan orang dinyatakan meninggal dunia secara tragis.

‎Bagi IMI Pusat, kelalaian dalam penyelenggaraan ini harus ditindaklanjuti secara serius.

‎Fokus utama tertuju pada aspek keselamatan, ketertiban, serta kepastian apakah pelaksanaan kegiatan telah memenuhi standar operasional dan ketentuan organisasi yang berlaku.

Ultimatum 7 Hari: IMI Sulut Wajib Bongkar Dokumen!

‎Sadar bahwa event mematikan tersebut mengantongi rekomendasi resmi dari IMI Sulawesi Utara (Nomor 80/SR/IMI-SULUT/B/VII/2026), IMI Pusat kini mendesak transparansi total.

‎‎IMI Sulut diberikan waktu sangat terbatas, yakni paling lambat tujuh hari kalender sejak surat diterima, untuk menyerahkan laporan tertulis dan membongkar seluruh dokumen pendukung. Dokumen pertanggungjawaban tersebut wajib mencakup :

  • ‎Seluruh dokumen terkait penyelenggaraan kegiatan.
  • ‎Dasar dan kronologis penerbitan rekomendasi event oleh IMI Sulut.
  • ‎Kronologis lengkap terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
  • ‎Laporan pasca kejadian.

‎Selain itu, IMI Pusat juga menginstruksikan IMI Sulut untuk turun langsung memantau dan membantu panitia penyelenggara guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang layak.

Kewenangan IMI Sulut ‘Dilumpuhkan’ Sementara

‎Sebagai sanksi tegas selama proses evaluasi berjalan, IMI Pusat resmi membekukan kewenangan IMI Sulut terkait perizinan ajang balap.

‎‎IMI Sulawesi Utara dilarang keras menerbitkan rekomendasi baru, memberikan persetujuan, maupun mencabut rekomendasi yang telah terbit sebelumnya, sampai ada keputusan lebih lanjut dari pusat.

‎Dengan demikian, seluruh kegiatan olahraga bermotor di wilayah Sulawesi Utara dipastikan lumpuh dan tidak dapat berjalan sebagaimana biasanya.

‎Pihak kepolisian saat ini juga tengah melakukan penyelidikan intensif, mendalami aspek pengamanan lokasi, kondisi lintasan, hingga perizinan acara yang merenggut banyak nyawa tersebut.

‎”Keselamatan jiwa merupakan hal yang tidak dapat ditawar dalam setiap penyelenggaraan olahraga bermotor,” tegas IMI Pusat dalam suratnya.

‎Kini, bola panas sepenuhnya berada di tangan IMI Sulawesi Utara. Publik dan para pecinta otomotif menanti transparansi dan pertanggungjawaban penuh atas terbitnya izin penyelenggaraan yang berujung pada tragedi paling kelam dalam sejarah otomotif di Kotamobagu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *