Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Menepis tudingan miring sejumlah pihak yang menyebut rencana perbaikan kolam renang Sario hanya sebatas pencitraan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) angkat bicara dengan data konkret.
Di bawah komando Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK), komitmen pembangunan fasilitas olahraga legendaris yang berlokasi di kawasan kompleks KONI Kecamatan Sario Kota Manado tersebut dipastikan telah masuk dalam tahapan eksekusi anggaran tahun 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulut Audy Pangemanan mengatakan bahwa proyek revitalisasi kolam renang dengan anggaran Rp12,9 miliar pada APBD Induk 2026 tidak serta merta langsung dikerjakan fisik.
”Saat ini tahapannya sudah jalan di PUPR, semua harus melalui tahapan resmi sesuai aturan. Tahapan perencanaan telah dilaksanakan dan selesai pada Januari–Maret, meliputi survey lapangan, desain teknis, serta penyusunan RAB, sebagai dasar agar pekerjaan tepat sasaran dan berkualitas,” jelas Pangemanan.
”Selanjutnya masuk tahap tender/lelang fisik pada April–Mei untuk menentukan pelaksana pekerjaan secara terbuka dan transparan. Setelah proses tersebut selesai, barulah masuk pekerjaan fisik di lapangan, kemudian dilanjutkan pengawasan, penyelesaian, dan serah terima pekerjaan,” sambungnya.
Ia menyebut bahwa semua berproses dan tidak bisa instan, karena tujuannya agar hasilnya baik, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Yang jelas, torang semua bersyukur Pak Gubernur sudah menginstruksikan revitalisasi kolam renang tersebut, anggaran sudah tertata di APBD 2026, dan tahapan sudah jalan sehingga di tahun ini juga torang sudah bisa memanfaatkan,” tutupnya.
Dengan tuntasnya revitalisasi ini, kolam renang sario diproyeksikan tidak sekadar menjadi bangunan fisik, melainkan pusat prestasi dan ruang kebersamaan yang menjadi bukti nyata komitmen Gubernur YSK dalam memajukan serta mengembangkan olahraga di Sulut.
Langkah strategis ini merupakan manifestasi visi besar Gubernur untuk membangkitkan kembali kejayaan aset daerah yang terbengkalai, sekaligus menyediakan fasilitas modern demi melahirkan bibit atlet unggul yang mampu mengharumkan nama Bumi Nyiur Melambai di kancah nasional maupun internasional.
(*/toar)
















