Berita Terbaru
light_mode
Trending Topik
Beranda » Headline » Pemprov Sulut Matangkan Perubahan Arah Anggaran 2026, Fokus Perkuat Fiskal dan Program Prioritas

Pemprov Sulut Matangkan Perubahan Arah Anggaran 2026, Fokus Perkuat Fiskal dan Program Prioritas

  • account_circle RedaksiMedia
  • calendar_month 41 menit yang lalu
  • print Cetak

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggeser fokus anggaran 2026 ke program yang dinilai lebih berdampak langsung bagi masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan melalui perubahan KUA-PPAS 2026 di tengah keterbatasan ruang fiskal dan kebutuhan memperkuat pendapatan daerah.

banner 336x280

Perubahan arah kebijakan anggaran itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut, Senin (24/8/2026), bersamaan dengan penyampaian Ranperda tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan kepada Masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Gubernur menyampaikan penjelasan mengenai Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Bersamaan dengan itu, Gubernur juga menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan kepada Masyarakat.

YSK menjelaskan, perubahan KUA dan PPAS 2026 disusun berdasarkan evaluasi kinerja pembangunan dan realisasi APBD Semester I, sekaligus mengakomodasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025.

Menghadapi keterbatasan fiskal, Pemprov Sulut akan memperkuat kemandirian daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus melanjutkan efisiensi anggaran.

‎“Merespon keterbatasan ruang fiskal, Pemerintah Daerah menerapkan prinsip Money Follow Program Priority,” tegas YSK.

Program yang memiliki tingkat penyerapan anggaran rendah pada Semester I akan menjadi bagian dari proses refocusing.

Anggaran tersebut selanjutnya diarahkan secara proporsional untuk memenuhi kewajiban yang bersifat mengikat serta membiayai program prioritas yang dinilai memiliki daya ungkit tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah indikator makro pembangunan turut menjadi pertimbangan. Pada Triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara tercatat 5,54 persen.

Sementara tingkat kemiskinan berada di angka 6,62 persen, Tingkat Pengangguran Terbuka 5,75 persen dan inflasi 2,2 persen.

Berdasarkan kondisi tersebut, perubahan KUA-PPAS 2026 diarahkan pada pemenuhan mandatory spending, belanja wajib dan mengikat, percepatan konektivitas jalan serta jaringan irigasi, penguatan perlindungan sosial dan kesehatan, termasuk mendorong pencapaian Universal Health Coverage (UHC).

Sektor pertanian, perikanan dan UMKM juga menjadi perhatian, termasuk berbagai program yang memiliki dampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.

Dari sisi postur anggaran, Pendapatan Daerah direncanakan meningkat dari sekitar Rp3,168 triliun menjadi Rp3,228 triliun atau bertambah sekitar Rp59,32 miliar.

‎Sementara Belanja Daerah disesuaikan dari sekitar Rp3,008 triliun menjadi Rp3,194 triliun, atau meningkat sekitar Rp186,45 miliar.

Ranperda TJSL Perusahaan

‎Selain membahas perubahan anggaran, rapat paripurna juga menjadi momentum penyampaian Ranperda tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan kepada Masyarakat.

Ranperda tersebut diarahkan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat yang adil, inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan.

‎Menurut YSK, keuntungan ekonomi yang diperoleh perusahaan harus berjalan seiring dengan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Ranperda nantinya mengatur peran pemerintah daerah, pembentukan Forum TJSL, pelaksanaan program, sistem informasi, partisipasi masyarakat, pelaporan, pembinaan dan pengawasan hingga pemberian penghargaan bagi perusahaan yang aktif memberikan kontribusi.

‎Program TJSL dapat mencakup pembinaan lingkungan, sosial dan keagamaan, pemberdayaan masyarakat, kemitraan UMKM dan koperasi, bantuan bencana dan sosial, pembangunan infrastruktur dasar dan sanitasi lingkungan, hingga pembinaan kepemudaan dan olahraga.

‎Tak hanya memberikan apresiasi, Ranperda juga menyiapkan sanksi bagi perusahaan yang wajib menjalankan TJSL tetapi mengabaikan tanggung jawabnya.

Sanksi administratif diberikan secara berjenjang, mulai dari teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, pembekuan hingga pencabutan izin usaha.

Sebaliknya, perusahaan yang dinilai berprestasi dalam menjalankan TJSL dapat memperoleh penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Gubernur YSK menekankan pentingnya sinergi antara Pemprov dan DPRD Sulut dalam pembahasan perubahan KUA-PPAS serta Ranperda TJSL tersebut.

Ia berharap pembahasan kedua agenda strategis itu dapat menghasilkan kebijakan yang berkualitas, akuntabel dan benar-benar memberikan dampak bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.

  • Penulis: RedaksiMedia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur saat membersihkan sampah di lokasi Fesbudaton

    Gubernur YSK Beri Contoh Langsung, Ikut Kerja Bakti Bersihkan Fesbudaton

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Minahasa, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, menunjukkan gaya kepemimpinan yang rendah hati dan penuh keteladanan saat meninjau kawasan Fesbudaton di Kelurahan Paleloan, Kabupaten Minahasa, Jumat (24/7/2026). ‎ Bukan hanya memberikan arahan, Gubernur justru turun langsung bergabung bersama jajaran Pemkab Minahasa dan ASN untuk membersihkan lokasi, mulai dari mengumpulkan sampah hingga menebas ilalang. ‎‎”Saya tekankan, […]

  • Gubernur YSK saat memberikan arahan pada Rapat Kerja Perangkat Daerah di wisma negara bumi beringin. (dok.ist)

    YSK Tegaskan OPD Harus Tinggalkan Zona Nyaman

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak lagi terjebak pada pola kerja birokrasi yang hanya berorientasi pada rutinitas. Seluruh jajaran pemerintah diminta bergerak lebih agresif mencari peluang dan sumber pendapatan baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penegasan tersebut disampaikan YSK […]

  • Kunjungi Bitung, Menteri Ekraf Janji Dorong Produk UMKM Promosi ke Market Nasional

    Kunjungi Bitung, Menteri Ekraf Janji Dorong Produk UMKM Promosi ke Market Nasional

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Bitung, MEDIAALTERNATIF.ID – Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi promosi produk ekraf asal Kota Bitung agar bisa menembus pasar nasional. Hal itu disampaikannya usai mengunjungi galeri Dekranasda dan meninjau langsung Festival Kuliner Bitung Street Food yang digelar di Rumah Kreatif Kawasan Pasar Cita, Kecamatan Maesa, Rabu (25/6/2025). Kunjungan kerja Menteri Riefky didampingi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus […]

  • Ketua Bawaslu Minsel Eva JG Keintjem, MAP, M.Pd saat membuka Rakor di Ballroom Sutan Raja Hotel Amurang, Minggu (24/11/2024). (foto:mediaalternatif)

    Sukseskan Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Minsel Gelar Rapat Koordinasi Bersama Pengawas Pemilu

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Amurang, MEDIAALTERNATIF.ID – Menjelang pemilihan serentak (Pilkada) 27 November Tahun 2024 nanti, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Rapat Koordinasi Bersama Pengawas Pemilu Pada Pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Minsel. Ketua Bawaslu Minsel Eva JG Keintjem, MAP M.Pd mengatakan bahwa tujuan dari Rakor ini adalah kembali memberikan penguatan kapasitas […]

  • Kawin Massal Pemprov Sulut, Gubernur Yulius Jadi Saksi 124 Pasutri

    Kawin Massal Pemprov Sulut, Gubernur Yulius Jadi Saksi 124 Pasutri

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Program kawin massal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) sukses digelar. Sebanyak 124 pasangan dari 12 Kabupaten dan Kota diteguhkan dalam nikah yang kudus, di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (30/4/2025). “Tiga kabupaten belum bisa hadir, mungkin karena jarak yang cukup jauh. Saya merasa bangga dan terharu karena hari ini para […]

  • MTPJ GMIM 3 – 9 November 2024 : Aku Harus Berada Dalam Rumah Bapa-Ku

    MTPJ GMIM 3 – 9 November 2024 : Aku Harus Berada Dalam Rumah Bapa-Ku

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle RedaksiMedia
    • 0Komentar

    Lukas 2:41-52 ALASAN PEMILIHAN TEMA Rumah merupakan bangunan sebagai tempat tinggal. Khusus bagi hewan atau binatang sering disebut sangkar, sarang, atau kandang. Tapi bagi manusia, rumah adalah tempat kediaman keluarga untuk membangun kehidupan yang di dalamnya ada perjumpaan antara suami istri dan anak-anak. Karena itu disebut rumah tangga yang di dalamnya mereka bisa saling mengasihi, […]

expand_less