Minsel, MEDIAALTERNATIF.ID – Tokoh masyarakat Minahasa Selatan (Minsel), Frede Aries Massie (FAM), menyampaikan ucapan selamat merayakan Pengucapan Syukur kepada seluruh masyarakat Kabupaten Minsel yang menggelar perayaan serentak pada hari ini.
Dalam penyampaiannya, Frede Aries Massie menekankan bahwa momentum Pengucapan Syukur bukan sekadar pesta pora atau tradisi tahunan, melainkan wujud iman yang nyata atas segala berkat dan kelimpahan hasil bumi yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
”Pengucapan Syukur adalah warisan luhur yang mempertemukan iman, budaya, dan kebersamaan. Saya secara pribadi dan keluarga mengucapkan selamat merayakan Pengucapan Syukur kepada seluruh kerabat dan masyarakat Minahasa Selatan,” ujar Frede Aries Massie saat diwawancarai, Minggu (12/7/2026).
Ia menambahkan bahwa perayaan ini merupakan potret keindahan toleransi dan keterbukaan masyarakat Minsel. Tradisi membuka pintu rumah bagi siapapun yang datang bertamu menjadi bukti nyata bahwa nilai gotong royong atau Mapalus masih tertanam kuat.
“Keunikan kita di Minsel adalah kehangatan dalam menyambut sesama. Rumah-rumah terbuka tanpa memandang latar belakang. Inilah esensi kebersamaan yang sejati, di mana kita saling berbagi berkat dan mempererat tali silaturahmi yang mungkin sempat merenggang karena kesibukan sehari-hari,” tuturnya dengan penuh optimisme.
Di akhir penyampaiannya, Frede Aries Massie turut menghimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kesederhanaan selama perayaan berlangsung agar makna religius dari Pengucapan Syukur tetap terjaga dengan khidmat.
”Mari kita rayakan hari yang penuh sukacita ini dengan kesederhanaan, kedamaian, dan tetap menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Semoga berkat Tuhan selalu menyertai tanah Minahasa Selatan,” pungkasnya.
Perayaan Pengucapan Syukur di Kabupaten Minahasa Selatan tahun ini terpantau berlangsung meriah. Ribuan warga dari berbagai daerah berbondong-bondong datang berkunjung (pasiar) untuk bersilaturahmi dan menikmati hidangan khas seperti nasi jaha dan dodol Minsel yang disajikan oleh setiap keluarga.
(Rls)












