Dari Bumi Totabuan ke ‘Panglima’ ASN Sulut

Jejak Panjang Tahlis Gallang

Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Tidak semua pemimpin lahir dari gemuruh, sebagian justru tumbuh dari kesenyapan dari ruang-ruang kerja yang jauh dari sorotan, dari keputusan-keputusan yang diambil tanpa tepuk tangan. Disanalah perjalanan Tahlis Gallang, S.IP., M.M. bermula.

Kini, namanya berdiri di titik tertinggi birokrasi Sulawesi Utara. Sebuah Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri telah menegaskan itu: ia ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Namun, kisah ini tidak dimulai dari hari ini.

Ia bermula dari tanah Totabuan, Bolaang Mongondow Raya dari tanah yang membesarkan nilai, membentuk karakter, dan menanamkan kesabaran.

Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan V tahun 1997 ini menapaki kariernya tanpa lompatan instan. Satu per satu tangga birokrasi dilalui. Tidak cepat, tetapi pasti.

Kepercayaan datang, lalu datang lagi. Ia dipercaya menjadi Sekretaris Daerah di satu daerah, lalu di daerah lain, hingga tiga kali di wilayah Bolaang Mongondow Raya. Sebuah rekam jejak yang jarang terulang dan tidak datang tanpa alasan.

Perjalanan itu kemudian membawanya ke tingkat provinsi. Ia mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara, sebelum kembali dipercaya memikul peran yang lebih luas sebagai Pelaksana Tugas Asisten II Setdaprov Sulut.

Namun, mungkin justru di masa-masa transisi, peran itu menemukan maknanya yang paling dalam.

‎Ketika birokrasi membutuhkan penopang, ketika kepemimpinan membutuhkan penjaga ritme, Tahlis hadir sebagai figur yang tidak banyak bicara, tetapi memastikan semuanya tetap berjalan.

‎Ia pernah menjadi Pelaksana Harian hingga Penjabat Sekretaris Daerah/Provinsi Sulawesi Utara posisi yang sering kali tidak terlihat, tetapi menentukan arah.

Dalam ruang-ruang itulah, ia bekerja. Menjaga stabilitas, merawat kesinambungan, memastikan bahwa pemerintahan tidak kehilangan arah di tengah perubahan.

‎Ia juga pernah dipercaya menjadi Penjabat Sementara Bupati Bolaang Mongondow Selatan, sekali lagi bukan sekadar jabatan, tetapi amanah di saat keadaan membutuhkan kehadiran yang pasti.

‎Dan kini, perjalanan panjang itu menemukan satu titik terang.

Penetapan sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara bukan sekadar capaian administratif. Ia adalah akumulasi dari kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun, dari tugas yang dijalani tanpa banyak sorotan, dari konsistensi yang jarang terlihat, tetapi selalu terasa.

‎Di Bolaang Mongondow Raya, kabar ini menjalar lebih dari sekadar informasi. Ia menjadi cerita tentang kemungkinan bahwa dari daerah, dari perjalanan yang tidak instan, seseorang bisa sampai pada titik di mana tanggung jawab terbesar diberikan kepadanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelantikan dijadwalkan berlangsung pada 4 Mei 2026 sebuah penanda bagi perjalanan panjang yang akhirnya mencapai puncaknya.

Namun bagi Tahlis Gallang, ini bukan akhir. Ini adalah awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar.

(**)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed