Manado, MEDIAALTERNATIF.ID – Peta politik di Sulawesi Utara mulai menunjukkan dinamika baru. Di bawah komando Ketua DPW PSI Sulut, Tatong Bara, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tancap gas memperkuat barisan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Langkah tersebut ditandai dengan agenda Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) yang akan digelar pada Jumat (26/6/2026) mendatang.
Kegiatan ini disebut menjadi bagian penting dari strategi PSI Sulut untuk memperkuat mesin partai sekaligus memperluas pengaruh politik hingga ke akar rumput.
”Iya, Rapat Koordinasi Wilayah Khusus akan difokuskan pada penyamaan visi organisasi serta penguatan struktur kepengurusan di seluruh wilayah Sulawesi Utara,” ujar Tatong Bara saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026) malam.
Mantan Wali Kota Kotamobagu itu menegaskan, konsolidasi besar-besaran ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Rakorwilsus menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh kader sekaligus memastikan PSI hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Seluruh pengurus dari 15 kabupaten dan kota di Sulut dijadwalkan hadir bersama jajaran DPP PSI. Kehadiran mereka diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi yang lebih solid dan terstruktur.
“Konsolidasi menjadi tahapan penting dalam memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat. Kami ingin PSI benar-benar menjadi rumah bersama bagi siapa saja yang ingin berkontribusi untuk daerah dan bangsa,” tegas Tatong.
Tak hanya menyasar tingkat kabupaten dan kota, PSI Sulut juga mulai mengarahkan fokus pembentukan dan penguatan kepengurusan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini dinilai sebagai upaya serius membangun basis politik yang kuat menjelang kontestasi politik mendatang.
Pengurus ranting dan simpatisan nantinya diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga menjadi jembatan aspirasi masyarakat di tingkat bawah.
Ke depan penguatan struktur akan difokuskan hingga tingkat desa. Ini sejalan dengan semangat PSI sebagai Partai Super Terbuka yang mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan perempuan,” pungkasnya.
Dengan konsolidasi yang semakin masif hingga ke pelosok desa, PSI Sulut tampaknya sedang memanaskan mesin politiknya lebih awal. Jika langkah ini berjalan efektif, bukan tidak mungkin PSI bakal menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan dalam peta politik Sulawesi Utara ke depan.
(ken)










